Example floating
Berita

9.172 Warga Raja Ampat Nikmati Bantuan Beras dan Minyak Goreng

16
×

9.172 Warga Raja Ampat Nikmati Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Sebarkan artikel ini

Raja Ampat, Detikpapua.Net – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog Raja Ampat mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Raja Ampat bersama sejumlah pejabat daerah bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (9/5/2026).

Program bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) tersebut menyasar sebanyak 9.172 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 117 kampung dan 4 kelurahan di Kabupaten Raja Ampat. Total bantuan yang disalurkan mencapai 183.440 kilogram beras dan 36.688 liter minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Raja Ampat, Dr. Hosea Ambrauw, mengatakan bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan ke seluruh daerah, termasuk Raja Ampat.

“Tahun ini kuota yang diberikan kepada Raja Ampat mencapai 183 ton lebih beras dan sekitar 36 ribu liter minyak goreng. Bantuan ini menyasar lebih dari 9 ribu penerima di Raja Ampat,” ujar Hosea di Halaman Kantor Dinas Kominfo Raja Ampat, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, setiap penerima bantuan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan dan 2 liter minyak goreng per bulan. Untuk penyaluran tahap pertama kali ini, masyarakat menerima bantuan untuk dua bulan sekaligus, yakni 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

“Menurut aturan penyalurannya dilakukan per tiga bulan. Ini tahap pertama dan seluruh kampung sudah mulai disalurkan,” katanya.

Hosea menambahkan, proses distribusi bantuan dilakukan bersama Bulog dan distributor yang telah ditunjuk, dengan pengawalan dari TNI, Polri, serta aparat kampung guna memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Jangan sampai ada penyalahgunaan di perjalanan atau masyarakat yang seharusnya menerima justru tidak mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Menurutnya, sebagian bantuan bahkan sudah mulai didistribusikan sejak beberapa hari lalu ke sejumlah wilayah seperti Waigeo Utara dan Mawarboni. Sementara untuk wilayah Distrik Kota Waisai, bantuan telah tiba di kantor-kantor kelurahan dan mulai disalurkan kepada masyarakat usai penyerahan simbolis.

Ia juga menekankan pentingnya pembaruan data penerima bantuan yang bersumber dari data Dinas Sosial agar program bantuan ke depan semakin tepat sasaran.

“Data penerima terus kami evaluasi dan perbaiki, karena masih ada penerima yang seharusnya tidak mendapat bantuan tetapi tercatat menerima. Ke depan, data ini akan terus dibenahi,” ujarnya.

Hosea berharap bantuan pangan dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang guna membantu meringankan kebutuhan masyarakat di Raja Ampat.

“Kami berharap bantuan ini tetap ada, karena masyarakat kita masih sangat membutuhkan,” pungkasnya.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *