RAJA AMPAT – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Raja Ampat semakin semarak dengan digelarnya Shekinah Futsal Competition 2026. Turnamen yang diselenggarakan GPdI Shekinah Waisai ini resmi dibuka dan diikuti sebanyak 502 peserta, terdiri atas pemain dan manajer tim dari berbagai kategori usia yang berlangsung di Gedung Olahraga Raja Ampat, Senin (3/8/2026).
Penanggungjawab kegiatan, Frans Geno, mengatakan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan gereja yang hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan positif bagi generasi muda.
“Kami ingin nama Tuhan dipermuliakan melalui kegiatan ini. Selain itu, kami ingin menunjukkan bahwa gereja tidak hanya hadir dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat religius, tetapi juga dapat turun langsung ke tengah masyarakat melalui pembinaan olahraga,” ujar Frans dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, Shekinah Futsal Competition 2026 mempertandingkan lima kategori, yakni U-17 Putra yang diikuti 14 tim, U-15 Putra sebanyak 16 tim, U-12 Putra sebanyak 12 tim, U-10 Putra sebanyak empat tim, serta Kategori Umum Putri. Secara keseluruhan, turnamen ini melibatkan 502 pemain dan manajer tim.
Frans mengungkapkan, penyelenggaraan turnamen tersebut juga merupakan tindak lanjut atas tantangan yang pernah disampaikan Wakil Bupati Raja Ampat pada penyelenggaraan turnamen internal jemaat tahun lalu agar GPdI Shekinah menggelar kompetisi yang terbuka bagi masyarakat umum.
“Awalnya kami hanya membuka tiga kategori, yakni U-12, U-15, dan U-17 putra. Namun atas arahan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Bapak Stenil Sauyai, kami menambahkan kategori U-10 putra dan kategori umum putri. Puji Tuhan, akhirnya kategori putri juga mendapat sambutan yang baik,” katanya.
Hal menarik yang membedakan turnamen ini dengan penyelenggaraan lainnya adalah adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta kategori U-17. Melalui program tersebut, pemain memperoleh perlindungan asuransi apabila mengalami cedera yang memerlukan biaya pengobatan selama mengikuti pertandingan.

Sementara itu, Bupati Raja Ampat Orideko I. Burdam, S.IP., MM., M.Ec.Dev., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Yames Bisai, MM., menyampaikan apresiasi kepada panitia bersama Komisi Pelprap GPdI Shekinah Waisai yang telah menginisiasi turnamen sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Bupati, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter bagi anak-anak dan remaja di Raja Ampat.
“Olahraga futsal memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar permainan. Di dalamnya terkandung nilai kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.
Melalui kompetisi seperti ini, anak-anak dan remaja kita dilatih mengenal arti perjuangan, menghargai lawan, serta menjunjung tinggi fair play sejak usia dini,” demikian sambutan Bupati.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyambut baik setiap inisiatif masyarakat, termasuk gereja dan organisasi kepemudaan, dalam mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat jasmani maupun rohani.
Ia juga mengajak seluruh generasi muda untuk terus memanfaatkan kegiatan-kegiatan positif sebagai sarana menyalurkan bakat dan energi secara produktif.
Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar bertanding secara sportif dan menjadikan lapangan sebagai tempat belajar membentuk mental juara, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Bupati Raja Ampat melalui Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia secara resmi membuka Shekinah Futsal Competition 2026 yang mempertandingkan kategori U-10, U-12, U-15, U-17 Putra, serta Umum Putri.
















