Example floating
IMG-20260621-WA0028
BeritaHomePapua PegununganSosial & Budaya

Benyamin Lagowan Apresiasi Musyawarah Umum IKSWAL, Sebut Jadi Contoh Demokrasi Masyarakat Adat Papua

0
×

Benyamin Lagowan Apresiasi Musyawarah Umum IKSWAL, Sebut Jadi Contoh Demokrasi Masyarakat Adat Papua

Sebarkan artikel ini

WAMENA, DetikPapuaNet– Musyawarah Umum Anggota (MUA) Ikatan Keluarga Suku Walak (IKSWAL) se-Papua Raya yang digelar pada 14–15 Juli 2026 di Gedung AITHOSA GKI Wamena mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Benyamin Lagowan, yang menyampaikan pandangannya melalui unggahan di akun Facebook pribadinya. Postingan tersebut diunggah pada Rabu (15/7/2026), bertepatan dengan hari penutupan Musyawarah Umum Anggota IKSWAL.

Ketua Umum Terpilih Ikatan Keluarga Suku Walak (IKSWAL) Piter Togodly, S.Ip (batik biru). Foto/Istimewa.

Dalam unggahannya yang berjudul “Belajar dari Suku Walak”, Benyamin Lagowan menyebut pelaksanaan MUA IKSWAL sebagai tonggak sejarah bagi masyarakat adat Suku Walak. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan musyawarah tersebut bukan karena kemenangan atas kelompok lain, melainkan karena masyarakat Walak mampu menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi, menjaga persatuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai peradaban luhur di tengah masyarakat Papua.

Ia menjelaskan bahwa Musyawarah Umum Anggota IKSWAL merupakan forum tertinggi organisasi yang mempertemukan masyarakat adat Suku Walak dari berbagai daerah untuk memilih kepemimpinan baru sekaligus menentukan arah organisasi selama lima tahun ke depan.

Benyamin menilai penyelenggaraan musyawarah yang dilaksanakan secara mandiri oleh masyarakat Walak mencerminkan tingginya kesadaran kolektif dalam membangun organisasi sebagai “honai bersama” yang menjadi wadah pemersatu seluruh masyarakat Suku Walak. Menurutnya, organisasi adat memiliki peran penting dalam menjaga persatuan sekaligus merumuskan berbagai langkah strategis bagi masa depan masyarakat adat.

Ia juga menyoroti proses demokrasi yang menghadirkan sejumlah kader terbaik Suku Walak sebagai calon Ketua Umum IKSWAL, di antaranya Piter Togodly, S.Ip., Karel Wandikbo, Elkius Uaga, Kornelis Gombo, dan Nikolsus Wandikbo. Menurutnya, kehadiran para kandidat menunjukkan bahwa Suku Walak memiliki banyak sumber daya manusia yang siap memimpin dan membangun organisasinya.

Lebih lanjut, Benyamin berharap semangat persatuan yang ditunjukkan masyarakat Walak dapat menjadi inspirasi bagi suku-suku lain di wilayah Papua Pegunungan untuk membangun organisasi adat yang kuat sebagai wadah konsolidasi, musyawarah, dan pengambilan keputusan strategis.

“Tingginya kesadaran akan kesatuan dan persatuan, serta pentingnya organisasi sebagai honai kolektif Suku Walak menjadi potret ideal bagi suku-suku lain di Papua Pegunungan untuk menggelar musyawarah serupa dalam mengonsolidasikan diri di bawah satu kepemimpinan,” tulis Benyamin Lagowan.

Menurutnya, organisasi adat tidak hanya berfungsi untuk kepentingan politik praktis, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk membahas berbagai persoalan masyarakat, memperkuat identitas budaya, menjaga kelestarian alam, serta merumuskan arah pembangunan berbasis masyarakat adat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Suku Walak yang mendiami wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah karena mampu menyelenggarakan forum konsolidasi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat adat beserta wilayah adatnya.

Di akhir unggahannya, Dr. Benyamin Lagowan menyampaikan ucapan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Musyawarah Umum Anggota IKSWAL.

“Selamat untuk proses Mubesnya, salam sukses dan salam kompak,” tulisnya.

Musyawarah Umum Anggota IKSWAL sendiri telah menetapkan Piter Togodly, S.Ip. sebagai Ketua Umum IKSWAL periode 2026–2031 melalui mekanisme pemilihan demokratis dengan sistem delegasi dari utusan berbagai wilayah di Papua Raya. Selain memilih kepengurusan baru, forum tersebut juga menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) sebagai pedoman organisasi dalam menjalankan program kerja selama lima tahun mendatang.

Penulis: Yohanes KossayEditor: Yohanes Sole
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *