KABUPATEN SORONG, DetikPapuaNet – Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Keuskupan Manokwari-Sorong (KMS) melaksanakan pemberhentian dan pengangkatan Kepala Sekolah SD YPPK KMS Santo Stevanus Aimas, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Prosesi tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Yayasan, yakni SK Nomor 220/A-5/KEP/BP YPPK-KMS/VI/2026.SM tentang Pemberhentian Kepala Sekolah SD YPPK KMS Santo Stevanus Aimas Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya, serta SK Nomor 221/A-5/KEP/BP YPPK-KMS/VI/2026.SM tentang Pengangkatan Kepala Sekolah SD YPPK KMS Santo Stevanus Aimas Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Melalui keputusan tersebut, Yulianus Kaiwai, S.Pd. resmi mengakhiri masa tugasnya dan menyerahkan kepemimpinan kepada Triana Hilary Margaretha Jamco, S.Pd. Acara berlangsung di lingkungan SD YPPK Santo Stefanus Aimas, Kabupaten Sorong, pada Selasa (14/7/2026).

Kegiatan serah terima jabatan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Desi Karunia Oktavia Sentuf, S.Pd., sementara pembacaan Surat Keputusan Yayasan dilakukan oleh Staf YPPK-KMS, Frengky Syufi, S.Pd. Acara dihadiri oleh Sekretaris Eksekutif YPPK-KMS, para kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Eksekutif YPPK-KMS, Drs. Simon Isak Mendopma, mengenang perjalanan panjang pengabdian Yulianus Kaiwai sejak awal mengabdi di sekolah-sekolah YPPK. Ia menceritakan bahwa dirinya telah mengenal Yulianus Kaiwai sejak tahun 1990/1991 ketika pertama kali bertugas di daerah pedalaman dengan segala keterbatasan.

Menurut Simon, Yulianus Kaiwai merupakan sosok pendidik yang bersedia mengabdi di mana pun ditempatkan. Ia pernah bertugas di berbagai wilayah pelayanan YPPK hingga akhirnya dipercaya memimpin SD YPPK Santo Stevanus Aimas. Selama memimpin sekolah, dedikasi dan pengabdiannya dinilai telah memberikan perubahan positif bagi perkembangan sekolah.
“Beliau telah mengabdikan dirinya sejak sekolah ini berdiri hingga hari ini. Pengabdian seperti inilah yang patut menjadi teladan bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan. Melayani pendidikan tidak selalu berbicara tentang kepentingan pribadi, tetapi tentang tanggung jawab terhadap masa depan banyak orang,” ujar Simon.
Ia juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Yulianus Kaiwai yang dinilai berhasil membawa SD YPPK Santo Stevanus Aimas menjadi salah satu sekolah yang berkembang dan mendapat kepercayaan masyarakat di Kabupaten Sorong.
Sementara itu, Kepala Sekolah lama Yulianus Kaiwai, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Yayasan, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah atas dukungan dan kerja sama selama dirinya memimpin sekolah.

Dalam pesan perpisahannya, ia menyampaikan sebuah kalimat yang menjadi prinsip hidupnya.
“Kasih yang tulus tidak menunggu balasan untuk terus memberi.”
Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas serta menitipkan SD YPPK Santo Stevanus Aimas kepada kepala sekolah yang baru.
“Saya yakin dan percaya di bawah kepemimpinan Ibu Triana Hilary Margaretha Jamco, sekolah ini akan semakin maju, semakin berprestasi, dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah baru Triana Hilary Margaretha Jamco, S.Pd. mengaku menerima amanah tersebut dengan penuh rasa syukur sekaligus tanggung jawab yang besar.

Ia menyampaikan penghargaan kepada pendahulunya atas dedikasi yang telah diberikan bagi kemajuan sekolah. Menurutnya, setiap pemimpin memiliki tantangan dan perjuangannya masing-masing yang patut dihargai.
Triana menegaskan bahwa dirinya tidak datang sebagai sosok yang memiliki seluruh jawaban, melainkan ingin membangun budaya kerja sama yang dilandasi saling percaya, saling menghormati, dan saling mendukung.

“Saya mungkin berdiri di sini sebagai kepala sekolah, tetapi saya tetap rekan kerja Bapak dan Ibu semua. Saya berharap kita membangun komunikasi yang terbuka, saling memberi masukan, dan bersama-sama membawa SD YPPK Santo Stefanus Aimas menjadi tempat belajar yang semakin nyaman, berkualitas, dan membanggakan,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Triana memohon doa, dukungan, serta kerja sama dari seluruh guru, tenaga kependidikan, dan Yayasan agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik demi meningkatkan mutu pendidikan di bawah naungan YPPK Keuskupan Manokwari-Sorong.

Prosesi serah terima jabatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Momentum ini menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan di lingkungan YPPK-KMS, sekaligus menegaskan komitmen yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui kepemimpinan yang berdedikasi, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.













