“Pemain-pemain kami sebagian besar adalah pemain senior. Namun tujuan utama kami ikut dalam Ketimavit Cup-III ini adalah untuk merangsang semangat generasi muda yang ada di Mamteng. Selama ini kegiatan sepak bola di sana sempat vakum,” Tem Yikwa (Pelatih Kumbi Mamteng FC).
WAMENA, Detikpapua.Net— Tim sepak bola Kumbi Mamteng FC tampil penuh semangat dalam ajang Ketimavit Cup-III 2025 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Wouma, Wamena. Keikutsertaan tim ini bukan semata untuk mengejar gelar juara, melainkan sebagai upaya membangkitkan semangat generasi muda Mamteng, Kabupaten Mamberamo Tengah, agar kembali aktif dalam dunia olahraga. Selasa, (11/11/2025).

Kepala pelatih Kumbi Mamteng FC Tem Yikwa, menjelaskan bahwa sebagian besar pemain dalam timnya merupakan pemain senior. Namun, keikutsertaan mereka lebih difokuskan pada pembinaan dan motivasi bagi generasi muda di Mamteng.

“Pemain-pemain kami sebagian besar adalah pemain senior. Namun tujuan utama kami ikut dalam Ketimavit Cup-III ini adalah untuk merangsang semangat generasi muda yang ada di Mamteng. Selama ini kegiatan sepak bola di sana sempat vakum,” ungkap pelatih Kumbi Mamteng FC.
Ia menambahkan, sejak awal kompetisi, timnya telah menunjukkan penampilan yang cukup baik. Pada pertandingan pertama, Kumbi Mamteng FC menang 3-1 atas tim Holil, kemudian menang besar 7-0 melawan Volta PLN Wamena pada laga kedua. Namun di pertandingan ketiga hari ini, mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-1.

“Target kami pada pertandingan berikutnya melawan Yehuda adalah harus menang. Kalau kami menang, peluang untuk lolos ke babak selanjutnya terbuka lebar. Sebenarnya kami tidak menargetkan juara, tapi ingin meramaikan turnamen ini dan menjadi contoh positif bagi anak-anak muda di Mamteng,” tambahnya.
Sementara itu, kapten tim Kumbi Mamteng FC Eli Pagawak, juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras pelatih dan seluruh pemain dalam menjaga kekompakan serta sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Saya sebagai kapten tim sangat mengapresiasi pembinaan dari pelatih. Apa yang beliau sampaikan benar adanya. Kami ingin adik-adik kami di kampung bisa terhindar dari pergaulan yang tidak baik. Melalui sepak bola, kami belajar disiplin, kerja sama, dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga berharap agar kegiatan seperti Katimavit Cup-III terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Kami berharap turnamen seperti ini terus dilaksanakan, karena dapat mempererat kebersamaan dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkembang,” tutup Pagawak.













