Manggarai, Detikpapua.Net – Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta kerusakan tempat tinggal.
Dampak gempa meluas dan dirasakan oleh warga di seluruh wilayah Flores termasuk Manggarai Raya, melingkupi Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, hingga Manggarai Timur yang menjadi salah satu area terdampak paling parah.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban di Flores-NTT, Perkumpulan Rumah Besar Flobamora (PRBF) Provinsi Papua Barat beberapa waktu lalu telah melakukan aksi galang dana baik di sejumlah titik lampu merah Kota Manokwari maupun melalui pembukaan donasi bagi para donatur.
Bantuan yang terkumpul berupa uang tunai hingga pakayan layak pakai. Bantuan kemudian didistribusikan langsung kepada para korban yang terdampak musibah gempa bumi di Flores Nusa Tenggara Timur.

Adapun bantuan pakaian layak pakai telah lebih dahulu didistribusikan beberapa waktu lalu, dan saat ini proses berlanjut pada pembagian bantuan sembako ke wilayah-wilayah terdampak di Manggarai Raya.
Sebanyak 1.500 paket sembako tengah didistribusikan ke lokasi bencana, dengan pusat posko bantuan dipusatkan di Kabupaten Manggarai (Ruteng). Bupati Manggarai, Heri Nabit, menyampaikan bahwa kebutuhan makanan pokok untuk masyarakat terdampak sudah disalurkan secara bertahap.

Kepada awak media, Ketua PRBF Papua Barat Clinton Tallo, menjelaskan bahwa sampai saat ini proses distribusi bantuan dari PRBF Papua Barat masih terus berlangsung di lokasi bencana di Flores. Ia mengungkapkan untuk mendukung proses distribusi bantuan tersebut, pihaknya turun langsung bersama tim dari Papua Barat.
Proses pendistribusian pun dilakukan secara langsung kepada terdampak dengan cara turun ke kecamatan, desa hingga kampung-kampung yang terdampak bencana. Tim bergerak cepat menyusuri lembah dan mendaki bukit daratan Flores tanpa kenal lelah.

“Sedikit lelah tapi kami tetap semangat karena kami tahu masih ada saudara-saudara kami yang membutuhkan uluran tangan kasih. Kami akan terus menjalankan misi kemanusiaan ini sampai semua bantuan bisa terdistribusi ke para penerima,” ujar Clinton diujung sambungan teleponnya dari Flores NTT, Selasa (15/09/2026).
Di sela-sela penyerahan bantuan, Klinton Talo bersama Perkumpulan Rumah Besar Flobamora Papua Barat Daya mengajak seluruh masyarakat Flobamora, khususnya yang berada di tanah Papua, untuk bersatu dan mengulurkan tangan membantu saudara-saudara di NTT.

Saat ini, lanjut dia, kebutuhan bahan makanan dan obat-obatan masih cukup. Hanya saja, dari hasil pantauan langsung di lapangan, warga masih membutuhkan tempat tinggal baik sementara maupun permanen. Ia menjelaskan, banyak terdampak yang belum mendapatkan tempat tinggal sementara yang layak sehingga butuh perhatian serius dari pemerintah.
“Mari kita bersama-sama menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu keluarga kita yang tertimpa musibah di kampung halaman. Kepedulian dan bantuan sekecil apa pun sangat berarti untuk meringankan beban mereka yang kehilangan tempat tinggal,” ujar Klinton Talo.

Pada kesempatan itu, Clinton juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga dan pemerintah Provinsi Papua Barat, Kabupaten Manokwari dan semua pihak yang telah memberikan bantuan sehingga masyarakat yang terdampak bencana di Flores NTT bisa terbantu.
Ia menegaskan bahwa Solidaritas, kepedulian dan empati menjadi nilai universal hidup yang mampu menembus sekat, melampaui batasan ruang dan waktu. Ia berharap agar hal baik ini terus dipertahankan dalam rangka saling membantu masyarakat yang terkena musibah dimana saja kedepannya.

“Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban gempa di seluruh kawasan Flores selama masa pemulihan pascabencana,” tutup Clinton.












