Example floating
IMG-20260621-WA0028
BeritaHome

Sejarah Terukir: Putra Pertama Imekko Samuel Fidel Bodory Resmi Lulus AKPOL

6
×

Sejarah Terukir: Putra Pertama Imekko Samuel Fidel Bodory Resmi Lulus AKPOL

Sebarkan artikel ini

“Di dunia ini tidak ada yang bodoh, juga tidak ada yang pintar melebihi orang lain. Yang ada hanyalah momentum dan kesempatan. Jika momentumnya ada dan dimanfaatkan dengan baik, maka seseorang akan meraih kesuksesan” Yohan Bodory, S.Sos.,M.Tr.Ap (Kepala Suku Besar Imekko Sorong Selatan)

Sorong, Detikpapua.Net – Sebuah tonggak sejarah baru bagi masyarakat Suku Besar Imekko terukir indah. Samuel Fidel Bodory resmi dinyatakan lulus seleksi penerimaan Akademi Kepolisian (AKPOL), menjadi putra pertama dari wilayah Imekko yang berhasil menembus seleksi bergengsi tersebut.

Pengumuman kelulusan disampaikan pada Senin, 27 Juli 2026. Samuel termasuk di antara tiga putra-putri Papua Barat Daya yang lolos dari persaingan ketat. Ia melewati rangkaian seleksi berjenjang mulai dari pemberkasan di tingkat Polres, naik ke Polda Papua Barat Daya, hingga tahap akhir seleksi tingkat pusat di Malang.

Samuel Fidel Bodory Putra pertama Imekko yang lolos AKPOL saat foto bersama usai pengumuman kelulusannya, Senin (27/07/2026). Foto/Yohanes Sole

Pencapaian ini murni lahir dari kerja keras dan kualitas pribadi Samuel sendiri, tanpa ada campur tangan pihak manapun, mengingat seluruh tahapan dinilai secara sangat ketat dan objektif oleh tim penilai yang berwenang. Selanjutnya, ia bersiap menuju Magelang untuk menempuh pendidikan pembentukan perwira.

Menyambut keberhasilan bersejarah ini, Kepala Suku Besar Imekko sekaligus Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodory, S.Sos.,M.Tr.Ap menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses tersebut.

“Terima kasih yang tulus kami sampaikan kepada Kapolres beserta jajarannya, Kapolda Papua Barat Daya beserta seluruh jajaran, Pemerintah Provinsi, Bapak Gubernur, hingga jajaran AKPOL Magelang yang telah memfasilitasi proses ini dengan baik,” ujar Bodory saat diwawancarai via telephone, Selasa (28/07/2026).

Ia menegaskan bahwa pencapaian Samuel bukan sekadar keberhasilan pribadi, melainkan tonggak sejarah bagi perjalanan panjang Suku Besar Imekko.

“Ini adalah putra pertama dari Imekko yang berhasil lulus AKPOL. Sebuah sejarah yang sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh generasi muda bahwa tidak ada yang mustahil di dunia ini, asalkan ada kemauan yang kuat,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Bodory juga mengutip kata-kata bijak seorang profesor: “Di dunia ini tidak ada yang bodoh, juga tidak ada yang pintar melebihi orang lain. Yang ada hanyalah momentum dan kesempatan. Jika momentumnya ada dan dimanfaatkan dengan baik, maka seseorang akan meraih kesuksesan.”

Berdasarkan nilai tersebut, Bodory menyampaikan pesan khusus kepada seluruh warga Imekko. “Jangan pernah merasa minder atau merasa diri tidak mampu. Kalian memiliki kemampuan yang sama dengan suku-suku lainnya. Silakan bersaing secara sehat, manfaatkan setiap potensi dan kesempatan yang ada di depan mata,” himbaunya.

Kepada Samuel Fidel Bodory yang akrab disapa Fidel, Bodory berpesan agar menempuh pendidikan di AKPOL Magelang dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik orang tua, keluarga, serta daerah asal.

“Kami menyerahkan Ade Fidel sepenuhnya kepada negara. Dimanapun kelak ditempatkan, kami siap menerima dengan lapang dada,” tambahnya.

Ia berharap langkah ini menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi lain di wilayah Papua Barat Daya untuk terus berprestasi dan tidak ragu bersaing di tingkat nasional.

Penulis: Yohanes SoleEditor: Yohanes Kossay
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *