Example floating
IMG-20260621-WA0028
BeritaHome

Wakil Ketua I DPR PBD Anneke Makatuuk Gelar Kunker ke Dapil II Kota Sorong

0
×

Wakil Ketua I DPR PBD Anneke Makatuuk Gelar Kunker ke Dapil II Kota Sorong

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net – Wakil Ketua I DPR Papua Barat Daya, Anneke Lieke Makatuuk, SE.,MM melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Daerah Pemilihan (Dapil) II Kota Sorong, Kamis (16/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi langsung masyarakat, memantau pelaksanaan program pembangunan, serta menjembatani kebutuhan warga dengan kebijakan pemerintah daerah.

Salah seorang warga Km 12 saat menyampaikan aspirasi kepada Wakil Ketua I DPR PBD Anneke Lieke Makatuuk dalam agenda Kunker di Dapil II Kota Sorong, Kamis (16/07/2026). Foto/Yohanes Sole

Dalam kunjungan kali ini, Anneke menggelar pertemuan audiens dengan tokoh adat, tokoh agama, perwakilan perempuan, RT/RW, pelaku UMKM, hingga kelompok masyarakat yang ada di seputaran wilayah Km 12 Kota Sorong.

Agenda pertemuan berlangsung dengan santai namun serius dan dibalut nuansa kebersamaan dan kekeluargaan. Pertemuan diawali penjelasan singkat Anneke terkait maksud dan tujuan kehadiran dirinya di tengah-tengah masyarakat, sekaligus mempersilahkan para peserta yang hadir menyampaikan segala aspirasi, saran maupun pendapat agar bisa menjadi catatan bagi dirinya untuk diperjuangkan melalui forum resmi DPR Papua Barat Daya.

Wakil Ketua I DPR Papua Barat Daya Anneke Lieke Makatuuk, SE.,MM saat memberikan penjelasan dalam agenda Kunker ke Dapil II Kota Sorong yang digelar di Km 12, Kamis (16/07/2026). Foto/Yohanes Sole

Alhasil para peserta yang hadir pun sangat antusias menyampaikan segala keluhan dan aspirasi mereka dihadapan sang wakil rakyat. Sejumlah persoalan mendasar pun mengemuka mulai dari masalah pendidikan, kesehatan, air bersih, hingga masalah sampah, banjir dan keamanan di Kota Sorong yang memang sampai saat ini masih terus dikeluhkan oleh masyarakat.

Menanggapi sejumlah aspirasi tersebut, Kader Partai Demokrat ini menjelaskan sebagaimana agenda yang disampaikan bahwa pihaknya hanya bisa mendengar dan menyerap semua aspirasi yang ada, untuk kemudian dicatat dan akan diperjuangkan melalui forum resmi di DPR.

Namun demikian ia menegaskan bahwa semua aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan amanah yang akan menjadi beban moril bagi dirinya untuk secara sungguh-sungguh mengawal dan memperjuangkannya sehingga bisa mendapat perhatian dari pemerintah.

Ia pun menyampaikan bahwa kehadirannya di lapangan adalah wujud komitmen menjaga hubungan erat antara wakil rakyat dengan konstituen, sekaligus menjadi jembatan penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan bobot kebijakan yang akan diramu oleh pemerintah.

“Kami tidak hanya bekerja di ruang sidang, tapi wajib hadir mendengar suara langsung dari warga. Setiap keluhan dan harapan yang disampaikan hari ini akan menjadi catatan penting untuk kami perjuangkan di tingkat dewan,” ujar Anneke.

Pada kesempatan itu, Anneke menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan serta partisipasi aktif dalam pembangunan daerah Papua Barat Daya.

Ia juga tak lupa mengingatkan masyarakat agar mengedepankan dialog dan penyampaian aspirasi secara bijaksana dan bermartabat, manakala menemukan adanya kekurangan dalam pelayanan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Selain provinsi ini baru, kita juga dibatasi dengan jumlah anggaran yang sangat sedikit, sehingga tidak semua kebutuhan masyarakat bisa dijawab atau dipenuhi sekaligus. Kita berharap diwaktu-waktu kedepan kapasitas fiskal kita semakin membaik agar kita bisa lebih leluasa lagi dalam memberikan pelayanan pembangunan bagi masyarakat,” tutup Anneke.

Kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama serta pembagian bantuan paket sembako kepada para peserta yang hadir.

Penulis: Yohanes SoleEditor: Yohanes Kossay
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *