SORONG, DetikPapuaNet– Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Keuskupan Manokwari-Sorong resmi melaksanakan serah terima jabatan Kepala Sekolah SD YPPK KMS Kristus Raja II Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Eksekutif YPPK Keuskupan Manokwari-Sorong, Drs. Simon Isak Mendopma, serta dihadiri para kepala sekolah YPPK se-Sorong Raya, guru, tenaga kependidikan, dan pegawai yayasan. Prosesi berlangsung dengan tertib dan khidmat, dipandu oleh Staf YPPK-KMS, Firdaus Soge Kehek, S.Pd.

Serah terima jabatan dilaksanakan berdasarkan Keputusan YPPK Keuskupan Manokwari-Sorong Nomor: 224/A-15/KEP/BP YPPK-KMS/VI/2026.SM tentang Pemberhentian Kepala Sekolah SD YPPK KMS Kristus Raja II Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya dan Keputusan Nomor: 225/A-15/KEP/BP YPPK-KMS/VI/2026.SM tentang Pengangkatan Kepala Sekolah SD YPPK KMS Kristus Raja II Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Melalui keputusan tersebut, Imakulata Tanda, S.Pd. secara resmi mengakhiri masa tugasnya dan menyerahkan kepemimpinan sekolah kepada Marita Wonga Wara Wange Tani, S.Pd.
Dalam sambutannya, Sekretaris Eksekutif YPPK-KMS, Drs. Simon Isak Mendopma, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Imakulata Tanda atas dedikasi serta pengabdiannya selama memimpin SD YPPK Kristus Raja II. Ia menegaskan bahwa pergantian kepala sekolah merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan untuk menjaga kualitas pelayanan pendidikan di lingkungan YPPK.
Simon juga menegaskan bahwa setiap guru maupun kepala sekolah di bawah naungan YPPK harus memiliki kesiapan untuk ditempatkan di seluruh wilayah pelayanan Keuskupan Manokwari-Sorong sesuai kebutuhan yayasan.
“Kalau hari ini ditugaskan ke Wasior, Bintuni, atau Kaimana, harus siap berangkat. Sebagai tenaga pendidik YPPK, kita dipanggil untuk melayani di seluruh wilayah Keuskupan Manokwari-Sorong,” tegas Simon.
Kepada Kepala Sekolah yang baru, Simon berpesan agar membangun kepemimpinan yang mengedepankan semangat kebersamaan. Guru dan tenaga kependidikan, menurutnya, bukanlah bawahan, melainkan rekan kerja yang harus dihargai dan diajak berkolaborasi dalam memajukan sekolah.
Ia juga mengajak seluruh guru membangun budaya komunikasi yang sehat apabila terdapat persoalan dalam pelaksanaan tugas maupun proses belajar mengajar.
“Kalau ada persoalan, mari duduk bersama dan berbicara secara baik demi kemajuan sekolah. Jangan saling menyalahkan. Sekolah akan berkembang apabila seluruh warga sekolah bekerja sama menyelesaikan setiap persoalan,” pesannya.
Dalam sambutan perpisahannya, Imakulata Tanda, S.Pd. menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengabdi sebagai Kepala Sekolah SD YPPK Kristus Raja II. Ia mengucapkan terima kasih kepada YPPK Keuskupan Manokwari-Sorong, khususnya kepada Sekretaris Eksekutif, atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan amanah masih terdapat kekurangan serta mengajak seluruh warga sekolah memberikan dukungan penuh kepada kepala sekolah yang baru.

Sementara itu, Kepala Sekolah yang baru, Marita Wonga Wara Wange Tani, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan YPPK. Ia mengakui bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah besar yang tidak dapat dijalankan seorang diri.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya mengharapkan dukungan, masukan, dan kerja sama dari seluruh guru, tenaga kependidikan, serta keluarga besar SD YPPK Kristus Raja II agar kita bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan dan membangun sekolah ini menjadi lebih baik,” ujarnya.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, doa bersama, serta pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru. Momentum ini menjadi simbol keberlanjutan kepemimpinan sekaligus komitmen YPPK Keuskupan Manokwari-Sorong untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan Katolik di Kota Sorong dan wilayah pelayanan keuskupan.













