SORONG, DetikPapua.Net– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Sorong Santo Agustinus periode 2025–2027 menggelar rapat di Sekretariat PMKRI pada Rabu (04/11/2026). Rapat tersebut membahas evaluasi mandat PMKRI Cabang Sorong Selatan Santo Albertus Agung sekaligus menentukan langkah strategis untuk memperkuat kembali roda organisasi di wilayah Kabupaten Sorong Selatan.

Dalam rapat tersebut, PMKRI Cabang Sorong Santo Agustinus menunjuk Saudari Regina Joies Bless untuk menahkodai PMKRI Cabang Sorong Selatan. Penunjukan ini bertujuan melaksanakan agenda reorganisasi serta mengaktifkan kembali dinamika organisasi PMKRI di tanah Tehit.
Adapun agenda reorganisasi yang menjadi fokus utama kepemimpinan tersebut meliputi tiga hal penting, yakni konsolidasi organisasi, pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (MABIM), serta Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC).
Ketiga agenda tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun kembali kekuatan organisasi, memperluas kaderisasi, serta mempersiapkan kepemimpinan PMKRI Cabang Sorong Selatan yang lebih solid, progresif, dan bertanggung jawab.
Ketua PMKRI Cabang Sorong Santo Agustinus periode 2025–2027, Marselus Nauw, menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kepercayaan yang diberikan kepada Regina Joies Bless untuk menjalankan mandat organisasi di Kabupaten Sorong Selatan.
Marselus menegaskan bahwa reorganisasi bukan sekadar menjalankan agenda administratif organisasi, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab kader untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan PMKRI hingga menjangkau seluruh wilayah tanah Tehit.
Ia juga menekankan pentingnya mengibarkan panji-panji PMKRI di tanah Tehit hingga ke pelosok-pelosok Kabupaten Sorong Selatan. Menurutnya, kehadiran PMKRI harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui kerja nyata, penguatan kaderisasi, serta keberanian menyuarakan kepentingan rakyat.
“PMKRI harus hadir dan mengibarkan panji-panji perjuangan organisasi di tanah Tehit sampai ke pelosok-pelosok. Kehadiran organisasi jangan hanya terlihat secara struktural, tetapi harus diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” tegas Marselus.
Lebih lanjut, Marselus berharap PMKRI Cabang Sorong Selatan dapat mengambil bagian dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi pemikiran kritis, gagasan konstruktif, serta kemitraan yang baik dengan pemerintah Kabupaten Sorong Selatan.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa PMKRI tetap harus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengawal aspirasi masyarakat, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjadi mitra kritis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Dengan penunjukan Regina Joies Bless, PMKRI Cabang Sorong Santo Agustinus berharap proses konsolidasi, kaderisasi melalui MPAB dan MABIM, hingga pelaksanaan RUAC dapat berjalan dengan baik sehingga PMKRI Cabang Sorong Selatan Santo Albertus Agung kembali tumbuh sebagai organisasi mahasiswa Katolik yang aktif, kritis, dan berkontribusi bagi masyarakat Kabupaten Sorong Selatan.













