Example floating
1-20260801-232714-0000
BeritaHome

Pemprov Papua Barat Daya Gelar Sosialisasi dan Pendaftaran Akun IKM OAP di Aplikasi SIINAS

11
×

Pemprov Papua Barat Daya Gelar Sosialisasi dan Pendaftaran Akun IKM OAP di Aplikasi SIINAS

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus pendaftaran akun Industri Kecil dan Menengah (IKM) bagi pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP) pada aplikasi SIINAS. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Agustus 2026, bertempat di Kota Sorong.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memandu para pelaku usaha IKM asal OAP agar dapat memiliki akun dan memanfaatkan layanan dalam aplikasi SIINAS. Melalui pendaftaran ini, diharapkan para pelaku usaha dapat tercatat secara resmi, mendapatkan akses berbagai kemudahan, serta dukungan yang disediakan pemerintah guna mendorong kemajuan dan perkembangan usaha mereka.

Merah-dan-Putih-Tradisional-Selamat-Hari-Kemerdekaan-Republik-Indonesia-Ban-20260731-145743-0000
Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Papua Barat Daya Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si

Dengan berjalannya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pelaku IKM dari kalangan Orang Asli Papua Barat Daya yang terdaftar, terbantu dalam pengelolaan usaha, serta semakin berkembang dan maju melalui pemanfaatan teknologi yang tersedia.

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Papua Barat Daya Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa SIINAS atau Sistem Informasi Industri Nasional merupakan amanat dari Undang-undang.

Setiap pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) wajib memiliki akun SIINAS yang terintegrasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB). Tanpa SIINAS, IKM tidak akan terbaca secara nasional, tidak bisa mengakses program bantuan pemerintah, sertifikasi, dan pembiayaan.

“Khusus untuk kita di Tanah Papua, perhatian pemerintah kepada IKM OAP sangat besar. Potensi IKM OAP kita luar biasa – mulai dari olahan hasil laut, olahan pangan sagu, kopi, minyak buah merah, kerajinan noken, ukiran, batik Papua, dan ekowisata kreatif. Namun potensi besar ini harus kita dukung dengan legalitas dan data yang valid,” ujar Dr. Sellvyana saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan.

Ia mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 4-6 Agustus 2026 ini, memiliki tujuan yang sangat strategis, yaitu:

  1. Memberikan pemahaman penuh kepada pelaku IKM OAP tentang pentingnya dan manfaat Akun SIINAS
  2. Melakukan pendampingan langsung pendaftaran akun SIINAS sampai tuntas dan valid
  3. Mendata basis IKM OAP secara akurat sebagai dasar untuk program afirmasi, fasilitasi dan pemberdayaan IKM OAP ke depan.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta, agar mengikuti kegiatan ini dengan serius dan tuntas. Jangan sungkan bertanya kepada narasumber dan operator pendamping. Manfaatkan 3 hari ini untuk memastikan usaha Bapak/Ibu terdaftar secara resmi di negara,” harap Dr. Sellvyana.

Kepada tim Dinas Perindag dan para pendamping, ia minta untuk memberikan pelayanan terbaik, dengan sabar dan bahasa yang mudah dimengerti oleh mama-mama dan bapak-bapak pelaku IKM.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi kemajuan IKM OAP di Papua Barat Daya secara keseluruhan,” pungkasnya.

Merah-dan-Putih-Modern-Selamat-Hari-Kemerdekaan-Republik-Indonesia-Banner-H-20260801-230602-0000
Penulis: Yohanes SoleEditor: Yohanes Kossay
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2-20260805-175449-0001