Example floating
Berita

Reses I Tahun 2026, Legislator Yanuarius Sedik Temui Warga di Distrik Kasih dan Mumbrani serta Mahasiswa Irires

5
×

Reses I Tahun 2026, Legislator Yanuarius Sedik Temui Warga di Distrik Kasih dan Mumbrani serta Mahasiswa Irires

Sebarkan artikel ini

Tambrauw, Detikpapua.Net – Anggota DPR Papua Barat Daya Yeremias Yanuarius Sedik, ST.,M.Ling menggelar pertemuan dengan warga di Distrik Mumbrani dan Distrik Kasih serta para mahasiswa asal Distrik Irires, Kabupaten Tambrauw. Kegiatan dalam rangka pelaksanaan agenda Reses I Tahun 2026 tersebut dilakukan pada tanggal 29 Maret – 1 April 2026.

Di Distrik Kasih titik pertemuan berlangsung di Kampung Kasih Indah, sedangkan di Distrik Mumbrani pertemuan dilakukan di Kampung Arfu. Ia juga melakukan pertemuan bersama para pelajar dan mahasiswa yang ada di Distrik Irires. Pertemuan berlangsung aman dan tertib serta dibalut dengan nuansa keakraban dan kekeluargaan.

Di semua titik pertemuan, Legislator Yanuarius Sedik mengawali penyampaiannya dengan mengutarakan maksud dan tujuan dirinya hadir bersama masyarakat, yakni dalam rangka melaksanakan agenda reses I tahun 2026. Dimana semua anggota dewan termasuk dirinya, turun ke daerah pemilihan (Dapil) atau daerah pengangkatan (Dapeng) masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus monitoring implementasi program pemerintah di lapangan.

Sebagai Anggota DPR yang datang dari jalur pengangkatan, Yanuarius Sedik menyebut dirinya fokus mengawal kepentingan dan aspirasi orang asli Papua (OAP) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tambrauw sebagai daerah pengangkatannya. Ia pun meminta para peserta yang hadir dalam sejumlah pertemuan tersebut untuk dapat menyampaikan segala keluhan, aspirasi bahkan kritik sekalipun kepada pemerintah.

Adapun sejumlah aspirasi yang sempat dirangkum awak media dari beberapa titik pertemuan diantaranya:

  • Jaringan Air bersih yang masih belum baik. Masyarakat berharap adanya perhatian pemerintah dalam layanan penyediaan ari bersih, sehingga bisa memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
  • Perlu adanya pelabuhan perikanan dan rumah pendingin serta peralatan tangkap ikan untuk nelayan.
  • Belum ada angkutan kampung untuk masyarakat dan anak sekolah. Warga berharap pemerintah bisa menyediakan fasilitas kendaraan umum seperti bus untuk melayani mobilisasi masyarakat dan anak sekolah hingga ke kampung-kampung.
  • Akses jalan raya menuju Distrik Kasih masih belum selesai. Selama ini masyarakat bangun dengan menggunakan dana dari patungan sukarela warga dari 5 kampung. Masyarakat sementara juga masih menumpang membangun rumah di pinggiran ruas jalan nasional Manokwari – Sorong.
  • Perlu adanya transparansi anggaran beasiswa yang diperuntukkan untuk orang asli Papua.
  • Perlu ada pendampingan dan pelatihan yang berkelanjutan untuk perikanan laut, pengembangan ekowisata dan ekonomi kreatif bagi masyarakat di dua distrik (Kasih dan Mumbrani) yang menjadi batas langsung antara Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya.
  • Perlu dibangun tugu/gapura selamat datang dan selamat jalan sebagai pintu masuk dan keluar antar provinsi.
  • Perlu adanya pemondokan yang permanen untuk pelajar dan mahasiswa Tambrauw di Kota Studi Manokwari.

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan aspirasi lainnya, yang masih berkutat pada kebutuhan dasar mereka yang harus segera mendapatkan jawaban dari pemerintah. Warga berharap, kehadiran Anggota DPR Yanuarius Sedik bisa menjadi jembatan untuk mempertemukan kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat dengan program nyata dari pemerintah.

Menanggapi aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat, Anggota DPR Papua Barat Daya Yeremias Yanuarius Sedik, menegaskan pihaknya juga sangat berharap agar pemerintah segera memberikan perhatian lebih, khususnya untuk masyarakat orang asli Papua (OAP) yang ada di daerah perbatasan dan daerah terpencil. Mengingat selama ini, kondisi mereka cukup memprihatinkan namun belum begitu diperhatikan secara baik.

Senada dengan penyampaiannya diawal setiap pertemuan, dirinya hanya bisa menampung dan mencatat semua aspirasi yang disampaikan. Selanjutnya dengan kapasitas dan kewenangan yang ada semua aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui forum-forum resmi DPR Papua Barat Daya, maupun melalui jalur koordinasi dengan pemerintah daerah.

“Semua aspirasi yang disampaikan telah kami cacat dan memang kami lihat masih berkutat pada kebutuhan dasar masyarakat. Tentunya aspirasi ini menjadi tanggungjawab moril bagi saya untuk memperjuangkannya. Saya juga berharap pemerintah bisa memberikan perhatian melalui program nyata dan tepat sasaran bagi masyarakat,” ujar Yanuarius Sedik.

Pada sejumlah momen pertemuan tersebut, tak lupa Legislator Yanuarius Sedik mengajak seluruh masyarakat, pelajar, mahasiswa dan para tokoh untuk terus memberikan dukungan kepada pemerintah dalam rangka melancarkan semua program pembangunan, pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga situasi Kambtibmas yang kondusif serta memelihara rasa persatuan dan kekeluargaan antar sesama masyarakat. Hal ini penting sebagai jaminan utama semua program pembangunan bisa dilaksanakan dengan lancar dan sukses, sehingga secara perlahan-lahan semua keluhan yang disampaikan masyarakat bisa teratasi.

“Mari kita jaga Kabupaten Tambrauw dan Provinsi Papua Barat Daya ini supaya tetap menjadi rumah bersama, rumah yang aman dan nyaman buat kita semua, sehingga kedepan program-program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah bisa terlaksana dengan lancar dan sukses, demi kesejahteraan kita bersama,” pungkasnya.

Dalam sejumlah pertemuan dengan masyarakat, Anggota DPR Papua Barat Daya Yeremias Yanuarius Sedik juga menyempatkan diri menyerahkan bantuan sarana kontak berupa paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *