Sorong, Detikpapua.Net – Pemerintah Pusat melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Sorong Selatan. Kunjungan tersebut dijadwalkan pada awal tahun 2026 mendatang.
Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodory, S.Sos.,M.Tr.AP kepada awak media mengatakan, rencana kunjungan tersebut terkonfirmasi saat dirinya melakukan pertemuan langsung dengan Dirjen Otda di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya pada Jumat (12/12/2025).
Wabup mengatakan dalam pertemuan singkat itu, Dirjen Otda menyampaikan pihaknya sangat bersedia untuk turun melakukan kunjungan ke wilayah yang akan diusulkan menjadi DOB, termasuk di Imekko. Kehadiran Dirjen Otda guna melihat kesiapan di lapangan sekaligus menyampaikan hal-hal penting kepada pemerintah daerah untuk dipersiapkan.
“Disela-sela perjalanan kunjungan kerja ke Papua, Dirjen Otda menyempatkan diri bertemu kami di Kota Sorong. Dalam rapat tersebut kami sampaikan hal-hal berkaitan dengan DOB Imekko dan beliau sangat merespon. Nanti awal tahun antara Februari atau Maret mereka lakukan kunjungan ke Sorong Selatan,” ujar Wabup Yohan melalui sambungan telepon, Jumat (12/12/2025).
Ia mengaku, pemerintah daerah Sorong Selatan bersama seluruh masyarakat Imekko sangat merindukan dan mendukung terealisasinya Kabupaten Imekko. Pihaknya, sebut dia, akan segera mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan sehingga agenda kunjungan Dirjen Otda bersama rombongan di wilayah Imekko bisa terlaksana.
“Sesuai arahan Dirjen, nanti Pemda akan menyurat untuk meminta waktu dari Dirjen dan rombongan, kemudian kita juga akan lakukan persiapan, sehingga kegiatan kunjungan nantinya bisa bermanfaat, khususnya dalam percepatan pemekaran DOB Imekko,” sebut Wabup Yohan.
Diakhir penyampaiannya ia kembali mengajak warga Imekko dimanapun berada untuk terus memberikan dukungan, sehingga DOB Imekko yang saat ini diperjuangkan bisa terealisasi secepatnya. Ia juga berharap agar masyarakat tidak terhasut dengan isu-isu sesat dan provokatif yang hanya akan memecah belah orang Imekko.
“Prinsipnya orang Imekko dimanapun kita berada kita tetap Imekko. Jaga baik prinsip ini agar semua rencana kita untuk kemajuan orang Imekko melalui kehadiran DOB Kabupaten Imekko bisa tercapai,” pungkasnya.














