Example floating
BeritaHome

Buka Konferda dan Konfercab PDIP PBD, Komarudin Watubun Tekankan Soliditas dan Kepatuhan

22
×

Buka Konferda dan Konfercab PDIP PBD, Komarudin Watubun Tekankan Soliditas dan Kepatuhan

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net –Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun bersama Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat didampingi Gubernur PBD Elisa Kambu, S.Sos bersama Bupati Sorong Dr. Johnny Kamuru dan Bupati Maybrat Karel Murafer menabuh tifa, pertanda dibukanya Konferensi Daerah (Konferda) PDIP PBD dan Konfercab PDIP se-Papua Barat Daya, yang digelar di Vega Hotel, Kota Sorong, Senin (29/12/2025).

Acara pembukaan Konferensi Daerah (Konferda) PDIP PBD dan Konfercab PDIP se-Papua Barat Daya, yang digelar di Vega Hotel, Kota Sorong, Senin (29/12/2025). Foto/Yohanes Sole

Dalam sambutannya, Watubun menekankan pentingnya menjaga soliditas serta kepatuhan setiap kader terhadap aturan main dan setiap kebijakan partai. Ia menegaskan, Konferda dan Konfercab tersebut, harus menjadi ajang untuk meningkatkan semangat juang, loyalitas dan integritas serta kekompakan para kader.

IMG-20260210-WA0021

Hal ini, lanjut dia, senada dengan semangat dan teladan Sang Proklamator, Bung Karno yang telah mendedikasikan diri secara total dalam perjuangan, hingga Bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan. Para kader harus memahami dengan sungguh bahwa PDIP adalah partai besar, partai yang tentu memiliki aturan main sendiri yang wajib dipatuhi oleh setiap kadernya.

“Setiap kader yang memilih bergabung dengan PDI Perjuangan harus memahami secara sungguh-sungguh makna dedikasi seumur hidup dalam berjuang. Proklamator bangsa telah memberikan teladan pengorbanan yang sangat luar biasa, bahkan hingga akhir hayatnya,” ujar Komarudin.

Ia kemudian menekankan agar kader PDI Perjuangan tidak menjadikan kegiatan partai sebatas seremoni, melainkan sebagai proses pembentukan karakter pejuang politik yang berdisiplin, loyal dan berintegritas.

Pada kesempatan itu, Komarudin juga menegaskan bahwa tidak boleh ada praktik politik kelompok atau faksi di dalam tubuh PDI Perjuangan.

“Tidak ada kubu-kubu, tidak ada grup-grup di partai. Semua kader harus satu barisan, patuh pada garis perjuangan partai,” tegas Komarudin.

Sementara, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos dalam sambutannya mengingatkan, politik tidak boleh berhenti pada perebutan kursi, tetapi harus menjadi jalan pengabdian untuk mengentaskan kemiskinan, membuka lapangan kerja, memperluas akses pendidikan, kesehatan, dan keadilan sosial.

Gubernur pun menyampaikan apresiasi kepada PDI Perjuangan yang konsisten mendorong nilai gotong royong, kemandirian, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Kader partai, siapa pun dia harus menjadi teladan rendah hati, dekat dengan rakyat, dan tidak anti-kritik.

“Mari kita tinggalkan politik yang memecah, dan bangun politik yang mendengar, merangkul, dan melayani,” ucap gubernur Elisa.

Gubernur berharap agar melalui momentum Konferda dan Konfercab tersebut, bisa menghasilkan keputusan terbaik, melahirkan gagasan besar, dan memperkuat komitmen untuk membangun Papua Barat Daya yang maju ekonominya, kuat persatuannya, sejahtera masyarakatnya, dan bermartabat di hadapan bangsa dan dunia.

“Kepada seluruh kader yang hadir, saya titip pesan, jadilah pemimpin yang hadir di tengah rakyat, bukan hanya saat pemilu. Utamakan musyawarah, bukan konflik. Gunakan jabatan sebagai amanah, bukan kesempatan memperkaya diri. Bantu pemerintah mengawal program strategis untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Gubernur Elisa Kambu.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Biru-dan-Putih-Modern-Ucapan-Selamat-Menunaikan-Ibadah-Puasa-Instagram-Post-20260221-033120-0000