Sorong, Detikpapua.Net – Tokoh Pemuda Saireri, Noldy Saweyai, mengimbau seluruh pihak, khususnya masyarakat Yapen Waropen di Sorong Raya, agar tetap tenang dan menjaga kebersamaan menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Suku Besar Yapen Waropen yang dijadwalkan pada 23 Oktober 2026.
Noldy menegaskan bahwa pelaksanaan Mubes tersebut bukan bertujuan untuk mengganggu, meniadakan, ataupun mengambil alih keberadaan organisasi Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Yapen Waropen Sorong Raya yang telah ada. Sebaliknya, Mubes diharapkan menjadi momentum untuk membangun ikatan emosional, mempererat tali persaudaraan, serta menyatukan masyarakat Yapen Waropen dalam semangat kebersamaan.
Menurutnya, perbedaan pandangan dalam kehidupan berorganisasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut hendaknya tidak menjadi alasan untuk menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Harapan saya, semua pihak tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Mubes ini merupakan wadah untuk memperkuat ikatan emosional, membangun persatuan, dan mempererat kebersamaan masyarakat Yapen Waropen. Kita harus melihat kegiatan ini sebagai kesempatan untuk duduk bersama dan membangun hubungan yang lebih baik,” ujar Noldy Saweyai.
Ia juga menyampaikan pesan persatuan melalui sebuah perumpamaan yang menggambarkan pentingnya kesatuan arah dan tanggung jawab bersama.
“Perahu tidak bisa memiliki dua kemudi, perahu tidak boleh bocor, dan pengayuhnya tidak boleh rusak. Artinya, kita membutuhkan arah yang jelas, kebersamaan, serta kerja sama yang baik agar perahu dapat berlayar dengan aman sampai ke tujuan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Noldy mengajak seluruh elemen masyarakat Yapen Waropen, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh pihak terkait untuk berpartisipasi dalam Mubes dengan mengedepankan dialog, sikap saling menghormati, dan semangat persaudaraan.
Ia berharap pelaksanaan Mubes pada 23 Oktober 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi masyarakat Yapen Waropen di Sorong Raya.
“Jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah. Mari kita menjaga persaudaraan, menghormati organisasi yang sudah ada, dan membangun kebersamaan demi kepentingan masyarakat Yapen Waropen ke depan,” tutupnya.
Melalui imbauan tersebut, Noldy Saweyai berharap Mubes Suku Besar Yapen Waropen dapat menjadi ruang pemersatu yang memperkuat solidaritas, menjaga keharmonisan, dan mendorong masyarakat untuk terus hidup dalam semangat persatuan dan kekeluargaan.













