Tambrauw, Detikpapua.Net – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tambrauw melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bekerjasama dengan Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) menggelar kegiatan Coaching Clinic Peningkatan Lisensi Perwasitan Bagi Guru dan Pelatihan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Wilayah Kabupaten Tambrauw.

Kegiatan yang dihadiri 36 peserta dari sejumlah distrik di Tambrauw ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw Emilianus Baru.S.IP.,M.IP Selasa (14/07/2026). Kegiatan akan berlangsung selama 2 hari dan dipusatkan di Distrik Sausapor, Kabupaten Tambrauw.
Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tambrauw, David Yesnat.S.Pd yang diwawancarai awak media mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar dalam rangka meningkatkan keterampilan dan wawasan pengajaran olahraga futsal di tingkat satuan pendidikan.

Ia menyebutkan, para peserta yang diikutkan dalam kegiatan merupakan guru-guru PJOK yang berasal dari sejumlah distik di Kabupaten Tambrauw seperti Distrik Fef, Yembun, Bamusbama, Morait, Selemkai, Sausapor, Bikar hingga Kwor. Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan sejumlah instruktur atau pemateri yang kompeten.
“Futsal merupakan cabang olahraga yang sangat digemari anak-anak kita. Melalui kegiatan ini, kami ingin guru PJOK tidak hanya mengajarkan gerakan dasar, tapi juga memahami teknik latihan, manajemen permainan, hingga cara membina bakat sejak dini,” ujar David.
Pada kesempatan itu, David tak lupa menyampaikan terimakasih kepada AFK Tambrauw yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan khususnya dalam penyediaan tenaga instruktur, sehingga bisa membagikan ilmu kepada para peserta. Bahkan terhitung sudah 2 kali AFK mendukung Dinas Pendidikan dimana kegiatan serupa sebelumnya telah dilakukan di Distrik Fef dengan melibatkan peserta dari para pemuda.

“Untuk para peserta kami berharap agar bisa memanfaatkan kegiatan ini dengan baik, menyimak semua penjelasan dan arahan dari para instruktur, sehingga saat kembali ke tempat tugas masing-masing, bisa menerapkan ilmu yang diperoleh kepada para peserta didik. Sekali lagi kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” ucap David.
Sementara, Plt Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Tambrauw Chorneles M Skukubun, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw yang menyelenggarakan kegiatan coaching clinic khusus bagi guru PJOK tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan berbasis kerja sama kedua belah pihak guna meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di lingkungan sekolah.
Dalam pernyataannya, Chorneles menyebut inisiatif ini sebagai langkah yang sangat tepat dan strategis. Mengingat guru adalah ujung tombak pembinaan futsal di dunia pendidikan yang merupakan basis generasi penerus bangsa.

Menurutnya, penguasaan teknik dan metode pengajaran yang tepat akan membuat pembelajaran olahraga menjadi lebih bermakna, aman, dan mampu menggali potensi siswa secara maksimal.
“Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya sekadar mengajak siswa bermain, tapi paham cara melatih fondasi teknik, memahami aturan, hingga membangun karakter atlet sejak dini,” jelasnya.
Diakhir penyampaiannya, Chorneles berkomitmen untuk terus mendukung program serupa di masa mendatang, termasuk menyediakan tenaga instruktur berkompeten serta memfasilitasi penyelenggaraan kompetisi antar sekolah sebagai wadah penerapan ilmu yang telah didapat.
“Kami berharap kerja sama ini berkelanjutan, sehingga nantinya lahir atlet-atlet futsal Tambrauw yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” pungkasnya.













