Example floating
Home

Pemprov Papua Barat Daya Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

0
×

Pemprov Papua Barat Daya Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) dengan tema “Data Akurat PBD, Kunci Sejahtera OAP”.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos menegaskan kegiatan ini menjadi proyek strategis daerah karena berperan penting dalam menentukan arah pembangunan.

Ada tiga alasan utama sensus ini dianggap vital: pertama, data yang akurat membuat penggunaan dana Otonomi Khusus senilai Rp 2,8 triliun lebih tepat sasaran; kedua, menjadi dasar untuk menarik investasi dengan menunjukkan potensi ekonomi daerah; ketiga, membantu mengatasi angka kemiskinan yang mencapai 21,7 persen agar program bantuan tidak lagi hanya berdasarkan perkiraan.

Ia mengatakan, sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov menyiapkan anggaran Rp 12 miliar untuk kebutuhan operasional dan pendampingan. Rekrutmen petugas juga diprioritaskan bagi putra-putri asli Papua dengan target 70 persen dari total 1.000 orang, serta diberikan insentif tambahan. Selain itu diterbitkan Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2026 yang mewajibkan seluruh jajaran pemerintah daerah, perusahaan, dan aparat sipil negara mendukung kelancaran pendataan.

Sosialisasi dilakukan secara luas melalui lembaga agama, media radio dan televisi dalam tujuh bahasa daerah. Masyarakat dijamin kerahasiaan datanya sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997, dan hasil sensus nantinya akan dimanfaatkan untuk memberdayakan UMKM, menghidupkan koperasi, serta menyusun peraturan daerah yang mendukung kesejahteraan masyarakat asli Papua.
Pendataan berlangsung dari 1 Mei hingga 30 Juni 2026. Gubernur mengajak seluruh warga, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan aparat untuk berpartisipasi aktif memberikan keterangan yang jujur dan benar.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si menyatakan dukungan penuh dan komitmen total terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pengumpulan data, melainkan fondasi utama perencanaan pembangunan ekonomi daerah yang akurat, inklusif, dan berkelanjutan. Bagi Papua Barat Daya sebagai provinsi termuda, data yang valid dari sensus ini adalah kunci untuk merancang kebijakan pemberdayaan UMKM, koperasi, industri kecil, dan perdagangan yang tepat sasaran,” ujar Dr. Sellvyana saat diwawancarai usai menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Reklamasi Kampung Baru, Kota Sorong, Jumat (12/06/2026).

Dr. Sellvyana merinci bentuk dukungan nyata dari Dinas Koperindag adalah:

  • Fasilitasi Akses dan Koordinasi Lapangan
    Kami akan memobilisasi seluruh jajaran dinas, termasuk penyuluh koperasi dan petugas pasar, untuk mendampingi petugas sensus BPS di lapangan. Kami memastikan akses ke sentra-sentra usaha, pasar tradisional, kawasan industri kecil, dan lokasi koperasi berjalan lancar, aman, dan kondusif.
  • Sosialisasi Intensif kepada Pelaku Usaha
    Melalui jaringan koperasi, asosiasi UMKM, dan forum pedagang pasar, kami akan mengedukasi pelaku usaha tentang pentingnya partisipasi dalam sensus. Kami tegaskan bahwa data yang diberikan bersifat rahasia, dilindungi undang-undang, dan hanya digunakan untuk kepentingan perencanaan pembangunan.
  • Integrasi Data untuk Program Pemberdayaan
    Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi basis data tunggal untuk pemetaan potensi ekonomi, identifikasi sektor unggulan, dan penyaluran bantuan modal serta pelatihan vokasi. Tanpa data sensus yang akurat, program pemberdayaan kami berisiko tidak tepat sasaran.
  • Pengawalan Khusus di Wilayah Terpencil dan Kepulauan
    Mengingat karakteristik geografis PBD yang unik, kami akan berkolaborasi dengan BPS dan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan tidak ada satu pun unit usaha yang terlewat, termasuk di kampung-kampung pesisir, pegunungan, dan wilayah kepulauan.

“Kepada para pemilik usaha, pengurus koperasi, pedagang pasar, dan pelaku industri kecil di seluruh Papua Barat Daya: Mari sambut petugas sensus dengan terbuka dan berikan data yang jujur. Partisipasi Anda hari ini adalah investasi untuk masa depan ekonomi daerah yang lebih sejahtera. Data Anda adalah suara Anda dalam perencanaan pembangunan,” pesan Dr. Sellvyana.

Diakhir penyampaiannya ia berharap agar Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar, akurat, dan partisipatif. Dinas Koperindag PBD berkomitmen untuk menjadikan hasil sensus ini sebagai peta jalan transformasi ekonomi daerah, guna mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Papua Barat Daya yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Mari bersama-sama sukseskan Sensus Ekonomi 2026! Papua Barat Daya Maju, UMKM Tangguh, Rakyat Sejahtera,” pungkasnya.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260530-WA0049