Example floating
1-20260501-153417-0000
Berita

Dua Dapur SPPG di Tambrauw Siap Beroperasi, Serap Tenaga Kerja dan Bahan Pangan Lokal

223
×

Dua Dapur SPPG di Tambrauw Siap Beroperasi, Serap Tenaga Kerja dan Bahan Pangan Lokal

Sebarkan artikel ini

“Tenaga kerja direkrut dari masyarakat sekitar, kemudian bahan pangan juga diambil dari masyarakat. Mungkin yang didatangkan dari luar itu hanya susu dan tambahan telur” Bartholomeus Asem, S.Pi.,MP (Sekretaris Satgas MBG Tambrauw)

Tambrauw, Detikpapua.Net – Pemerintah Kabupaten Tambrauw, melalui Satuan Tugas Makanan Bergizi Gratis (Satgas MBG) terus mengambil langkah dalam rangka memastikan pelaksanaan program nasional MBG bisa berjalan dan terealisasi di wilayah tersebut.

Sekretaris Satgas MBG Tambrauw Bartholomeus Asem, S.Pi.,MP saat melakukan pemantauan fasilitas dapur MBG di Distrik Kebar, Kamis (30/04/2026). Foto/Yohanes Sole

Pada Kamis 30 April 2026, Tim Satgas MBG Tambrauw melakukan monitoring lapangan untuk melihat kesiapan dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Lembah Kebar. Tim yang dipimpin Sekretaris Satgas MBG Tambrauw Bartholomeus Asem, S.Pi.,MP ini meninjau secara langsung kondisi bangunan dapur, ketersediaan fasilitas, tenaga kerja hingga cadangan bahan pokok yang dibutuhkan.

Sekretaris Satgas MBG Tambrauw Bartholomeus Asem, S.Pi.,MP yang diwawancarai awak media mengungkapkan, dari hasil monitoring tersebut ada dua SPPG yang dipastikan siap beroperasi dalam waktu dekat ini. Dua SPPG tersebut masing-masing berada di Distrik Kebar Timur dan Distrik Kebar.

Tim Satgas MBG Tambrauw saat melakukan pemantauan fasilitas dapur MBG di Distrik Kebar, Kamis (30/04/2026). Foto/Yohanes Sole

Sesuai target, dua SPPG ini akan beroperasi pada akhir Bulan Mei atau awal Juni ini. Bertho sapaan akrabnya menyebut, kedua SPPG ini berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) sehingga bisa melayani penerima manfaat dibawah angka 1000, dengan kategori penerima manfaat yakni siswa SD,SMP dan SMA serta Bayi, Balita dan ibu hamil.

“Hari ini kami melakukan monitoring langsung ke Kebar untuk melihat kesiapan dua SPPG. Hasilnya kami lihat memang sudah sangat siap. Kami targetkan akan beroperasi di akhir Mei atau awal Juni ini,” ujar Bertho yang diwawancarai disela-sela kegiatan.

Bertho menjelaskan, dalam agenda monitoring tersebut, pihaknya melihat secara langsung kondisi fisik bangunan dapur, kemudian melihat fasilitas yang tersedia didalamnya. Semua, sebut dia, sudah sesuai dengan standard yang diberikan Badan Gizi Nasional (BGN).

Sementara terkait tenaga kerja, ia menyebut pihak SPPG saat ini tengah melakukan perekrutan, yang dikhususkan bagi tenaga kerja lokal alias masyarakat setempat. Begitu pula dengan bahan pokok yang nanti mensupport dapur sebagian besar diambil dari pangan lokal yang sudah tersedia sangat melimpah di Kebar.

“Selain bangunan dan fasilitas pendukung, kami juga mengecek bagaimana tenaga kerjanya, kemudian bahan pokoknya dan memang semua memberdayakan potensi lokal. Tenaga kerja direkrut dari masyarakat sekitar, kemudian bahan pangan juga diambil dari masyarakat. Mungkin yang didatangkan dari luar itu hanya susu dan tambahan telur,” jelas Bertho.

Lebih jauh ia menjelaskan, kehadiran dapur MBG di wilayah Tambrauw sangat penting dan strategis karena bisa membantu masyarakat, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun pemanfaatan pangan lokal. Lebih dari itu, pemanfaatan tenaga kerja dan pangan lokal ini juga bisa memberikan garansi bagi anak-anak, dalam hal pemenuhan gizi tanpa takut akan kejadian kurang mengenakan seperti di tempat lainnya.

Pihaknya, lanjut Bertho masih terus melakukan upaya-upaya, agar semua tempat di wilayah Kabupaten Tambrauw, program MBG ini bisa segera terimplementasi. Saat ini, sebut dia baru dua SPPG yang ada di Kebar ini yang dipastikan siap beroperasi, sedangkan lainnya sama sekali belum.

“Ini akan menjadi tugas kami kedepan ditengah tantangan geografis dan keterbatasan kami. Bagaimanapun kehadiran program MBG ini sangat bermanfaat, sehingga kami mengharapkan dukungan dari semua masyarakat, agar kedepan semua wilayah di Kabupaten Tambrauw program ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2-20260501-153417-0001