Sorong, Detikpapua.Net – Ketua Komisi I DPR Papua Barat Daya Zeth Kadakolo, SE.,MM kembali melanjutkan agenda Reses I Tahun 2026 dengan melakukan pertemuan guna menyerap aspirasi dari masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sorong.
Pada Selasa, 31 Maret 2026 Kader Partai Nasdem ini menggelar pertemuan dengan masyarakat adat Suku Moi se-Kabupaten Sorong, yang digelar di Hotel Aquarius, Unit I Aimas. Pertemuan dihadiri Bupati Sorong yang diwakili Sekwan, Ketua dan Sekretaris Dewan Adat Malamoi serta seluruh intelektual suku Moi dari berbagai Distrik di Kabupaten Sorong.

Pertemuan berlangsung aman dan lancar serta dibalut nuansa kehangatan dan kekeluargaan. Warga yang hadir sangat antusias menyampaikan segala keluhan dan aspirasi mereka dihadapan sang wakil rakyat. Mereka berharap kehadiran Anggota DPR PBD Zeth Kadakolo mampu menjawab segala persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat adat Moi.

Adapun beberapa aspirasi yang sempat terecord awak media dari para konstituen yang hadir diantaranya:
– Terkait masalah Sumber Daya Manusia (SDM) orang Moi yang membutuhkan perhatian khusus oleh pemerintah, melalui bantuan beasiswa, pendidikan gratis dan intervensi program kebijakan lainnya
– Warga juga menyampaikan keprihatinan terkait hutan adat mereka yang nyaris punah akibat geliat investasi yang tidak ramah lingkungan dan mengabaikan hak-hak masyarakat adat. Perlu ada perhatian serius dari pemerintah agar kegiatan investasi tidak merugikan masyarakat adat dan agar hutan adat serta alam di tanah Moi tetap lestari
– Perlu juga ada perhatian khusus dari pemerintah terkait posisi jabatan di pemerintahan baik di level provinsi maupun kabupaten kota agar bisa memberi ruang seluas-luasnya kepada anak-anak Moi
– Kemudian terkait dengan masalah pengusaha-pengusaha OAP yang belum mendapatkan perhatian yang adil dari pemerintah, khususnya terkait proyek-proyek pekerjaan yang ada. Pengusaha Moi juga harus diberikan akses yang muda dalam mendapatkan proyek sebagai bagian dari kebijakan afirmasi.

Selain itu, para peserta yang hadir juga turut menyampaikan keluhan terkait masalah pelayanan dasar yang hingga kini belum diperhatikan baik oleh pemerintah, khususnya di kampung dan pelosok-pelosok. Mereka meminta Anggota DPR Zeth Kadakolo segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui OPD-OPD terkait untuk dapat mengurai semua persoalan tersebut.
Dihadapan warga yang hadir, Anggota DPR Papua Barat Daya Zeth Kadakolo, SE.,MM menjelaskan bahwa Reses yang ia lakukan merupakan agenda resmi kedewanan yang dilakukan diluar ruang siang. Saat reses para wakil rakyat turun ke Dapil masing-masing guna menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus memonitoring program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah langsung di lapangan.

Ia pun menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Moi yang berkenan hadir dalam pertemuan tersebut dan telah menyampaikan semua aspirasi. Ia menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan sangat dibutuhkan untuk pembobotan program kerja pemerintah diwaktu kedepan.
“Tentunya saya juga berharap agar semua kebutuhan masyarakat yang disampaikan dalam forum ini bisa segera mendapatkan perhatian dan jawaban dari pemerintah. Karena bagaimanapun, semua aspirasi yang disampaikan masih berkutat pada kebutuhan dasar masyarakat yang menang harus dijawab segera oleh pemerintah,” ujar Zeth Kadakolo.

Namun demikian, Zeth meminta masyarakat untuk perlu memaklumi, bawasannya provinsi ini baru, sehingga butuh pembenahan, butuh penyesuaian dan perbaikan. Disisi lain, tidak semua hal menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi, tetapi ada juga tanggungjawab pemerintah kabupaten sampai ke tingkat yang paling bawah.
Ia pun memberikan garansi bahwa semua aspirasi yang telah disampaikan akan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh hingga sampai ke meja kebijakan. Dalam semangat yang sama, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kabupaten kota, agar sama-sama mencari solusi dari setiap persoalan yang ada.

“Harapan kami, masyarakat terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada pemerintah agar semua persoalan yang ada ini secara perlahan-lahan bisa kita urai,” tuntas Zeth Kadakolo.













