Example floating
IMG-20260325-WA0024
BeritaHome

Menanti Geliat Industri Futsal Maybrat Ditangan Jembrison Homer

6
×

Menanti Geliat Industri Futsal Maybrat Ditangan Jembrison Homer

Sebarkan artikel ini

Maybrat, Detikpapua.Net – Potensi olahraga futsal di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, kian menjadi sorotan publik. Bukan tanpa sebab, Mabyrat dikenal sebagai kampungnya para atlet ternama yang kini bercokol di tingkat nasional bahkan internasional.

Kehadiran Brian Ick hingga Andi Kareth di kanca futsal nasional kian mengokohkan Maybrat sebagai salah satu daerah potensial yang bisa dieksplorasi dalam agenda besar pencarian bibit Futsal masa depan.

IMG-20260404-WA0034
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua Barat Daya Bartholomeus Asem, S.Pi.,MP saat menyerahkan SK kepada Plt Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten/Kota (AFK) Maybrat Jembrison Homer di Kota Sorong, Selasa (31/03/2026) Foto/Yohanes Sole

Harapan besar kini tertumpu pada sosok Jembrison Homer. Ia adalah Plt ketua Asosiasi Futsal Kabupaten/Kota (AFK) Maybrat yang baru saja resmi mendapatkan SK dari Federasi Futsal Indonesia (FFI) melalui Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua Barat Daya pada Selasa (31/03/2026).

Kehadiran Jembrison Homer, yang dikenal sebagai mantan pemain futsal ini diharapkan mampu memberikan perhatian besar terhadap dunia olahraga futsal di Maybrat. Sentuhan kepemimpinannya dalam mengelola industri futsal di Maybrat semakin dinanti-nantikan oleh khalayak, semenjak namanya mencuat sebagai nahkoda AFK di wilayah tersebut.

Saat bincang-bincang dengan Detikpapua.Net di Kota Sorong usai dirinya menerima SK beberapa waktu lalu, Jembris sapaan akrabnya mengaku selama ini, antusiasme masyarakat terhadap futsal di Maybrat terbilang sangat tinggi.

Namun, pengelolaan dan standar kompetisi masih dianggap perlu ditingkatkan agar bisa menampung bakat-bakat muda yang berpotensi. Ia berkeyakinan bahwa kehadiran dirinya bisa menjembatani kesenjangan tersebut, mulai dari perbaikan infrastruktur lapangan hingga penyelenggaraan turnamen yang lebih profesional.

“Tentunya target saya futsal Maybrat tidak hanya menjadi sekadar permainan atau hiburan, tetapi juga menjadi industri yang bisa membuka peluang ekonomi, jalur karier olahraga dan ajang mengharumkan nama daerah,” ujar Jembris.

Mimpi tersebut tentu tidak mudah diwujudkan jika tanpa efort dan kerja keras. Jembris memastikan dirinya akan menggandeng semua kekuatan yang ada dan memberdayakan semua potensi guna membesarkan futsal di Maybrat.

Pertama dirinya akan merangkul semua pegiat futsal baik yang ada di ibukota maupun di kampung-kampung untuk masuk dalam komposisi kepengurusan AFK Maybrat.

Selanjutnya, dalam misi yang sama, dirinya akan membuka ruang kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder yang ada, sehingga kedepan akan hadir venue-venue Futsal representatif dan sesuai standart di wilayah Maybrat.

Demikian juga dalam penyelenggaraan kompetensi, diharapkan bisa segera hadir tournament-tournament resmi yang sesuai dengan standart futsal Indonesia.

“Tentu kami akan menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah, karena bagaimanapun saat ini kami masih sangat terkendala dengan lapangan futsal yang sesui standart. Kami juga akan merangkul semua pegiat futsal, untuk kita sama-sama maju demi membesarkan futsal di Maybrat,” singkat Jembris.

Tidak hanya soal prestasi, harapan terbesarnya adalah lahirnya bibit-bibit unggul atlet futsal asal Maybrat yang nantinya bisa bersaing hingga tingkat nasional. Masyarakat luas kini tinggal menunggu langkah konkret dan program kerja yang akan dijalankan demi mewujudkan Maybrat sebagai salah satu kekuatan futsal di Tanah Papua.

Penulis: Yohanes SoleEditor: Yohanes Kossay
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *