Example floating
BeritaEkonomi & BisnisHomePapua Barat DayaPemerintahanSosial & Budaya

Pemprov Papua Barat Daya Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

6
×

Pemprov Papua Barat Daya Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Share this article

“Stok bahan pokok sampai saat ini masih tersedia dan dipastikan aman hingga menjelang Idul Fitri. Kami terus memantau distribusi dan ketersediaannya agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si. (Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya)

SORONG, DetikPapuaNet— Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memastikan ketersediaan stok bahan pokok bagi masyarakat dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah daerah terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaan pangan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Hal ini disampaikan oleh Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si., yang menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat Daya, namun dalam kesempatan tersebut berbicara dalam kapasitasnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya, pada kegiatan pasar murah di GOR Pancasila, Kota Sorong, Senin (16/3/2026).

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya Drs. Yakob Kareth, M.Si dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si., saat kegiatan pasar murah di GOR Pancasila, Kota Sorong. Senin, (16/3/2026). Foto/Istimewah.

Sellvyana menjelaskan bahwa meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang Ramadhan merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun. Meski demikian, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga tetap stabil di pasaran.

“Stok bahan pokok sampai saat ini masih tersedia dan dipastikan aman hingga menjelang Idul Fitri. Kami terus memantau distribusi dan ketersediaannya agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Sellvyana.

Ia mengakui bahwa sebagian besar pasokan bahan pangan di Papua Barat Daya masih didatangkan dari luar daerah, seperti dari Pulau Jawa serta wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. Kondisi geografis Papua Barat menjadi salah satu tantangan dalam proses distribusi bahan pangan ke wilayah ini.

Meski demikian, pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga. Sejumlah mitra distribusi yang terlibat antara lain Danantara, Bulog, PT ID Food, PT Delta, Sinarbone, dan Nusantara, yang turut membantu penyediaan berbagai komoditas bahan pokok.

“Kami bekerja sama dengan berbagai mitra distribusi untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di pasar. Laporan dari mitra kami menunjukkan stok masih cukup hingga Idul Fitri,” katanya.

Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah juga melaksanakan operasi pasar atau pasar murah sebagai langkah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Dalam program pasar murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh paket sembako bersubsidi seharga Rp100.000, yang berisi beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, telur satu ram, serta gula.

“Paket sembako ini sudah disubsidi pemerintah sehingga masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Sellvyana.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan paket sembako gratis kepada masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadhan, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Sellviana menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum menemukan adanya lonjakan harga bahan pokok yang signifikan di pasaran. Jika pun terjadi kenaikan, selisih harga masih relatif kecil dan masih dalam batas yang wajar.

“Kalau ada kenaikan seperti pada minyak goreng, selisihnya hanya sekitar dua ribu rupiah. Secara umum harga masih stabil,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panik, karena pemerintah menjamin stok bahan pokok tetap tersedia.

“Masyarakat tidak perlu khawatir atau panik. Stok bahan pokok masih aman dan pemerintah terus melakukan pengawasan agar kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri tetap terpenuhi,” pungkas Sellvyana.

height="600"/>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Biru-dan-Putih-Modern-Ucapan-Selamat-Menunaikan-Ibadah-Puasa-Instagram-Post-20260221-033120-0000