Sorong, Detikpapua.Net – Semangat optimisme dan kebersamaan menyelimuti ruang Media Centre Provinsi Papua Barat Daya, seiring resmi ditetapkannya para peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi dalam rangka Seleksi Terbuka calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya.
Sebanyak 11 kandidat berkualitas dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak melaju ke tahap seleksi selanjutnya, yaitu:
1. George Yarangga
2. Jhoni Way
3. Ferdinandus Taa
4. Origenes Ijie
5. Sellvyana Sangkek
6. Julian Kelly Kambu
7. Suardi Thamal
8. Suprijono
9. Viktor Fransiskus Salossa
10. Halassonso Fransisco Sinurat
11. Adolf Kambuaya
Di antara sebelas nama tersebut, sosok Dr. Sellvyana Sangkek, S.E., M.Si. tampil sebagai satu-satunya perempuan yang berhasil menembus tahap seleksi administrasi ini.

Kehadiran Dr. Sellvyana menjadi catatan istimewa sekaligus bukti nyata semakin terbukanya ruang dan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk memimpin di tingkat birokrasi tertinggi daerah.
Saat ini Dr. Sellvyana menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Provinsi Papua Barat Daya, sekaligus merangkap sebagai Ketua Harian DEKRANASDA Papua Barat Daya.
Ia dikenal luas sebagai tokoh yang aktif mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan kearifan lokal, serta penguatan peran perempuan dan UMKM di tanah Papua Barat Daya.
Dalam perspektif kesetaraan gender, kehadiran Dr. Sellvyana membawa pesan kuat: perempuan sudah saatnya diberi ruang seluas-luasnya untuk berkontribusi, terutama pada jabatan strategis seperti Sekda yang lebih berorientasi pada pelayanan publik, koordinasi kebijakan, dan penguatan birokrasi pemerintahan.

Visi dan komitmennya adalah mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah agar bergerak selaras mendukung visi, misi, dan kebijakan pembangunan daerah demi kemajuan Papua Barat Daya.
Para kandidat berkumpul dalam suasana yang penuh keakraban dan sportivitas. Bersama-sama mereka menegaskan komitmen untuk berkompetisi secara terbuka, objektif, dan sehat.
“Kompetisi ini bukan soal siapa menang dan siapa kalah, melainkan proses mencari pemimpin terbaik untuk melayani masyarakat Papua Barat Daya. Siapapun yang terpilih, itu adalah kemenangan kita semua,” demikian tekad bulat yang disampaikan bersama para kandidat.
Seleksi ini merupakan langkah penting mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berdedikasi tinggi di Provinsi Papua Barat Daya yang baru saja berdiri.
Seluruh tahapan ke depan akan berjalan transparan dan akuntabel, mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semoga proses ini melahirkan pemimpin birokrasi terbaik yang siap membawa Papua Barat Daya semakin maju dan sejahtera.












