Example floating
Berita

Investasi Masa Depan, Bupati Orideko: Belajar Sungguh-sungguh, Jangan Biarkan Narkoba Menghancurkan

0
×

Investasi Masa Depan, Bupati Orideko: Belajar Sungguh-sungguh, Jangan Biarkan Narkoba Menghancurkan

Sebarkan artikel ini

Raja Ampat, Detikpapua.Net – Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, S.IP., MM., M.Ec.Dev. mengingatkan para pelajar untuk memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik-baiknya, menjaga disiplin, serta menjauhi narkoba dan berbagai bentuk pergaulan yang dapat merusak masa depan.

Kabag Protol dan Komunikasi Pimpinan Setda Raja Ampat, Petrus Rabu, S.Fil dalam siaran pers yang diterima media menjelaskan pesan itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan siswa-siswi SMK Bukit Zaitun Kota Waisai, Kamis (8/10/2026), di sela-sela kegiatan pembagian masker di sejumlah sekolah di Kota Waisai. Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Kapolres Raja Ampat AKBP Boma Wedhayanto Purnomo, S.E., S.I.K., M.H.

Di hadapan para siswa, Orideko menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, kepala suku dan tokoh agama telah membangun kesepakatan bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak sekolah.

Salah satu kesepakatan tersebut berkaitan dengan disiplin waktu belajar. Bupati mengingatkan bahwa aktivitas pelajar di luar lingkungan sekolah harus tetap memperhatikan ketentuan jam belajar dan ketertiban lingkungan.

“Jam belajar itu dari pukul 07.00 sampai pukul 14.00 di lingkungan sekolah. Kemudian malam hari sampai pukul 22.00 khusus untuk anak-anak sekolah. Lebih dari itu tidak boleh lagi jalan-jalan,” tegasnya.

Menurut Orideko, pengawasan akan dilakukan bersama aparat keamanan di sejumlah titik. Jika ditemukan pelajar yang berkeliaran di luar ketentuan waktu tersebut tanpa alasan yang jelas, maka akan ditindak sesuai kesepakatan dan aturan yang berlaku.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut bukan dimaksudkan untuk membatasi ruang gerak pelajar, melainkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah bersama masyarakat dan aparat keamanan terhadap masa depan generasi muda Raja Ampat.

“Kita sudah sepakat bersama. Kita semua adalah orang tua, kita bicara karena kita ingin anak-anak Raja Ampat ini maju,” ujarnya.
Sekolah Gratis, Tak Ada Alasan Berhenti Belajar
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan para siswa bahwa pemerintah telah memberikan ruang yang luas bagi anak-anak Raja Ampat untuk mendapatkan pendidikan.

Ia menegaskan, kebijakan pendidikan gratis harus dijawab para pelajar dengan kesungguhan belajar dan prestasi.

“Sekolah sudah gratis. Jadi kamu harus sekolah baik-baik. Jangan lagi ada alasan saya tidak sekolah karena tidak punya uang. Itu tidak ada alasan,” katanya.

Menurutnya, kesempatan pendidikan tidak berhenti setelah menyelesaikan sekolah menengah. Pemerintah juga menyediakan berbagai skema afirmasi, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, untuk membantu anak-anak Raja Ampat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Karena itu, Orideko mendorong para siswa agar tidak takut bermimpi melanjutkan pendidikan ke mana pun.

“Mau lanjut ke Sorong silakan. Mau ke Jayapura silakan. Mau ke Manado juga silakan. Sekolah di mana saja boleh. Yang penting belajar terus,” pesannya.

Ia menekankan, pendidikan merupakan investasi penting untuk memastikan masa depan Raja Ampat berada di tangan anak-anak daerah sendiri.

“Belajar, belajar, dan belajar. Supaya ke depan tidak ada orang lain yang datang dari luar untuk mengambil tempat kita. Kalian inilah yang nantinya menjadi pemimpin-pemimpin di sini,” tegasnya.

Jangan Biarkan Narkoba Hancurkan Masa Depan

Selain pendidikan dan disiplin, Orideko memberikan perhatian khusus terhadap ancaman narkoba yang dinilai dapat menghancurkan masa depan generasi muda.
Ia meminta para siswa tidak sekali-kali mencoba maupun terpengaruh oleh barang terlarang tersebut.

“Jangan terpengaruh dengan barang-barang itu. Narkoba akan menghancurkan masa depan, menghancurkan keluarga dan menghancurkan hubungan persaudaraan,” katanya.

Bupati bahkan menegaskan bahwa pemerintah bersama aparat keamanan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelajar yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
“Kalau polisi tahu, kami tidak bantu. Biar orang tua datang menangis, kami tidak bantu. Ingat itu,” tegas Orideko.

Menurutnya, sikap tegas tersebut justru merupakan bentuk perlindungan terhadap generasi muda. Pemerintah, kata dia, tidak ingin anak-anak Raja Ampat kehilangan masa depan hanya karena terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kalau bisa menghindar, hindari. Barang itu bisa merusak jiwa dan menghancurkan masa depan kita,” ujarnya.

Pelajar Hari Ini, Pemimpin Raja Ampat Esok
Di hadapan siswa, Bupati juga mengingatkan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan sesuatu yang pasti terjadi. Karena itu, generasi muda harus mulai mempersiapkan diri sejak sekarang.

Ia mengajak para siswa melihat dirinya dan para pejabat saat ini sebagai generasi yang suatu saat akan digantikan oleh anak-anak muda.
“Bapak-bapak ini suatu saat pensiun. Kamu yang akan menggantikan. Jadi sekolah baik-baik,” katanya.

Orideko bahkan memotivasi para siswa untuk tidak membatasi cita-cita. Menurutnya, anak-anak Raja Ampat memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin, termasuk menjadi bupati bahkan menteri.

“Kalau kamu belajar baik-baik, kamu bisa jadi Bupati. Kalau bisa lebih lagi, kamu bisa jadi Menteri,” ucapnya memotivasi para siswa.

Ia juga mengingatkan para pelajar untuk menjaga pergaulan, fokus menyelesaikan pendidikan, serta tidak terburu-buru mengambil keputusan yang dapat mengganggu masa depan.

“Kita sekolah, kuliah sampai selesai, punya pekerjaan. Itu yang kita pikirkan. Jangan sampai masa depan kita rusak karena pergaulan,” pesannya.

Pesan Bupati: Libatkan Tuhan dalam Setiap Langkah

Menutup arahannya, Orideko berpesan agar para siswa selalu melibatkan Tuhan dalam setiap perjalanan hidup.

Ia mengajak anak-anak untuk membiasakan diri berdoa sebelum keluar rumah dan dalam setiap langkah yang mereka jalani.

“Setiap keluar rumah, sebut nama Tuhan. Tuhan, tolong saya, saya mau pergi ke sekolah, saya mau pergi ke tempat-tempat. Setiap langkah, sebut nama Tuhan,” pesannya.

Dengan pendidikan, disiplin, kerja keras dan iman, Orideko berharap generasi muda Raja Ampat mampu menjadi generasi yang kuat serta mengambil peran dalam pembangunan daerah.

“Kalau kamu bisa terus belajar, suatu saat kamu bisa menggantikan kami. Bisa jadi Bupati, bisa jadi Menteri. Jadi, belajar yang baik,” pungkasnya.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *