Sorong, Detikpapua.Net – Ketua Dewan Adat Suku Moi Maya Kabupaten Sorong yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Otonomi Khusus DPRD Kabupaten Sorong, Wempi Abret, menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang masuk di wilayah Kabupaten Sorong.
Menurut Wempi, pembangunan melalui PSN diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, khususnya masyarakat adat Suku Moi Maya yang berada di wilayah Kabupaten Sorong.
Ia menilai keterlibatan masyarakat lokal perlu menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan program.
«“Kami mendukung pembangunan dan Proyek Strategis Nasional yang masuk di Kabupaten Sorong. Namun, kami berharap masyarakat lokal, terutama masyarakat adat Suku Moi Maya, dapat dilibatkan dan mendapatkan manfaat secara langsung dari pembangunan tersebut,” ujar Wempi Abret.»
Wempi menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan usaha masyarakat, serta peluang bagi pelaku UMKM dan pengusaha lokal untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi yang muncul dari investasi dan pembangunan.
Menurutnya, pembangunan yang melibatkan masyarakat adat secara bermakna akan membantu menciptakan hubungan yang lebih baik antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat setempat.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sendiri dalam perencanaan pembangunan menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan yang inklusif dan partisipatif.
Sementara itu, Kabupaten Sorong memiliki sejumlah agenda pembangunan dan investasi strategis. Data pemerintah daerah sebelumnya mencatat kawasan ekonomi khusus dan sejumlah pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari agenda strategis pembangunan wilayah.
Wempi berharap keberadaan PSN dapat menjadi momentum untuk memperkuat perekonomian masyarakat adat di Kabupaten Sorong.
Ia juga mendorong agar pemerintah dan pihak terkait memperhatikan aspek sosial, budaya, lingkungan, serta hak-hak masyarakat adat dalam pelaksanaan setiap proyek pembangunan.
“Pembangunan harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Jangan sampai masyarakat lokal hanya menjadi penonton. Kami berharap anak-anak muda dan masyarakat adat dapat memperoleh kesempatan untuk bekerja, berusaha dan meningkatkan kesejahteraan melalui hadirnya pembangunan di daerah ini,” katanya.
Dengan demikian, dukungan terhadap PSN di Kabupaten Sorong, menurut Wempi, perlu berjalan seiring dengan komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat lokal dan penghormatan terhadap keberadaan masyarakat adat.












