Example floating
IMG-20260621-WA0028
Berita

Pagelaran QRISTAL Kasuari 2026, Wagub Ahmad Nausrau: Digitalisasi Percepat Kesejahteraan Bumi Kasuari

3
×

Pagelaran QRISTAL Kasuari 2026, Wagub Ahmad Nausrau: Digitalisasi Percepat Kesejahteraan Bumi Kasuari

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net – Wakil Gubernur Papua Barat Daya H. Ahmad Nausrau membuka secara resmi Opening Ceremony QRISTAL Kasuari, sebuah festival ekonomi dan keuangan digital yang digelar di Kota Sorong, Kamis (23/7/2026). Mengangkat tema “Harmoni Digital: Berkolaborasi Membangun Keseimbangan, Inklusi, dan Inovasi Ekonomi Digital di Bumi Kasuari”, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, dunia perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Wagub Ahmad Nausrau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia yang terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, baik dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sistem pembayaran, maupun mendorong digitalisasi ekonomi, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat UMKM.

“Digitalisasi harus kita maknai sebagai alat untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar perubahan cara pembayaran. Digitalisasi harus mampu mempertemukan petani dengan pasar, nelayan dengan pembeli, pengrajin dengan konsumen nasional, pelaku pariwisata dengan wisatawan dunia, dan UMKM dengan akses pembiayaan yang lebih luas,” tegasnya.

Wagub menyoroti peran penting QRIS sebagai fondasi transformasi ekonomi. Menurutnya, QRIS bukan sekadar teknologi pembayaran, melainkan instrumen memperluas inklusi keuangan yang membuat UMKM lebih efisien, aman, dan terpercaya. Dengan transaksi yang tercatat rapi, pelaku usaha memiliki rekam jejak yang mempermudah akses pembiayaan. Ia pun mengajak seluruh pedagang, koperasi, hingga pelaku usaha di kampung-kampung untuk menjadikan QRIS budaya usaha modern.

Pemerintah Provinsi juga berkomitmen mendukung percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pelayanan publik. Rekomendasi ETPD yang diserahkan dalam acara ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh pemerintah kabupaten/kota di Papua Barat Daya.

“Kita ingin menjadikan Papua Barat Daya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kawasan Timur Indonesia sekaligus gerbang perdagangan menuju Pasifik. Transformasi ini harus memberdayakan Orang Asli Papua — mama-mama di pasar, nelayan, petani, pengrajin, dan generasi muda harus menjadi pelaku utama, tidak boleh ada yang tertinggal,” ujar Wagub.

Ia menutup dengan optimisme bahwa sinergi seluruh elemen daerah akan menjadikan QRISTAL Kasuari sebagai gerakan memperluas transaksi digital, meningkatkan literasi keuangan, memperkuat koperasi dan UMKM, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua Barat Daya.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *