Sorong, Detikpapua.Net – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama Kota Sorong mengajak seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat.
Mandataris Pimpinan Cabang GP Ansor NU Kota Sorong, Ibrahim Tanebe, di Sorong, Senin (29/9/2026), mengatakan masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu maupun informasi yang berkembang di ruang publik dan media sosial.
Menurut Ibrahim, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemuda, mahasiswa, tokoh agama, tokoh adat hingga masyarakat umum.
“Kami berharap masyarakat dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang. Jangan sampai kita terlibat dalam gerakan yang justru mengganggu kehidupan bermasyarakat serta keamanan dan ketertiban di Papua Barat Daya,” ujar Ibrahim.
Ia secara khusus menyinggung berkembangnya ajakan untuk mengikuti aksi berkaitan dengan peringatan Roma Agreement yang telah beredar di media sosial. GP Ansor Kota Sorong berharap masyarakat dapat menyikapi setiap informasi secara bijaksana dan tetap mengedepankan ketertiban serta kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ansor sebagai organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul Ulama tentu berharap kita semua, baik pemuda, mahasiswa maupun masyarakat umum, bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Ibrahim menegaskan bahwa GP Ansor juga terus mengedepankan semangat persaudaraan antarsesama masyarakat Indonesia, tanpa membedakan suku, agama maupun latar belakang. Semangat tersebut dinilai penting untuk terus diperkuat, khususnya di Tanah Papua yang memiliki keberagaman masyarakat dan budaya.
Menurutnya, persaudaraan harus menjadi kekuatan bersama dalam menjaga Papua Barat Daya tetap aman, damai dan harmonis. Perbedaan yang ada tidak semestinya menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi modal sosial dalam membangun daerah.
“Papua adalah rumah kita bersama. Karena itu, persaudaraan harus terus kita rawat. Kita ingin masyarakat Papua hidup aman, saling menghargai dan bersama-sama melihat Papua semakin maju dan sejahtera,” ucap Ibrahim.
GP Ansor Kota Sorong, lanjut Ibrahim, berkomitmen untuk terus mengambil peran positif bersama berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan di Tanah Papua, khususnya Papua Barat Daya.
Ia menilai kondisi keamanan yang kondusif, persaudaraan yang kuat dan partisipasi masyarakat merupakan unsur penting agar pembangunan, pelayanan publik, pendidikan, perekonomian serta berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.
Karena itu, GP Ansor mengajak generasi muda untuk mengisi ruang-ruang sosial dengan kegiatan produktif, memperkuat dialog serta menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan di tengah masyarakat.
“Kita ingin pembangunan Papua terus bergerak menuju kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkannya dibutuhkan suasana yang aman, damai dan persaudaraan yang kuat. Mari sama-sama menjaga Papua Barat Daya sebagai rumah bersama,” tutup Ibrahim.












