Example floating
IMG-20260621-WA0028
BeritaDaerahHomeLingkunganPapua Barat DayaPendidikanSosial & Budaya

Umat Stasi Santo Yoseph Freinademetz Malasilen Sambut Gembira Kebijakan Pastor Paroki tentang Administrasi Sakramen

0
×

Umat Stasi Santo Yoseph Freinademetz Malasilen Sambut Gembira Kebijakan Pastor Paroki tentang Administrasi Sakramen

Sebarkan artikel ini

KOTA SORONG, DetikaPapuaNet– Umat Stasi Santo Yoseph Freinademetz Malasilen menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kebijakan Pastor Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP) yang menetapkan biaya administrasi sakramen melalui Surat Edaran Nomor 046/A.36.5/2026.KB. Kebijakan tersebut diterbitkan setelah Pastor Paroki bersama DPP mendengarkan dan menindaklanjuti berbagai aspirasi serta keluhan umat terkait administrasi penerimaan sakramen. Surat edaran kemudian dibacakan oleh Pengurus Dewan Stasi di Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph Freinademetz Malasilen di hadapan seluruh umat pada Minggu (5/7/2026).

Pastor Paroki Pater Kristianus Bidi, SVD dan DPP Paroki Arnoldus Janssen Malanu saat mendengarkan langsung aspirasi umat di Lingkungan Santo Yakobus Rasul, Stasi Santo Yoseph Freinademetz Malasilen. Rabu (01/7/2026). Foto/Yohanes Kossay.

Perwakilan umat, Fransiskus Tupan, mengatakan keputusan tersebut menjadi jawaban atas berbagai keluhan umat yang selama ini berkaitan dengan administrasi sakramen. Menurutnya, seluruh umat menyambut kebijakan tersebut dengan penuh sukacita karena dinilai semakin membuka kesempatan bagi umat untuk menerima sakramen dan bertumbuh dalam kehidupan iman.

Fransiskus Tupan, saat diwawancarai media ini. Minggu, (5/7/2026). Foto/Yohanes Kossay.

“Seluruh umat merasa sangat gembira dan bersyukur karena keluhan kami selama ini akhirnya dijawab oleh Pastor Paroki bersama Dewan Pastoral Paroki. Kebijakan ini menjadi motivasi agar umat semakin dekat dengan Tuhan melalui penerimaan sakramen-sakramen serta semakin aktif dalam kehidupan menggereja,” ujarnya.

Fransiskus berharap seluruh umat stasi dapat memanfaatkan kebijakan tersebut dengan meningkatkan partisipasi dalam berbagai kegiatan menggereja serta menaati ketentuan yang telah ditetapkan. Ia juga berharap kebijakan tersebut dapat mengakhiri berbagai persoalan administrasi sehingga umat dapat lebih fokus pada pembinaan iman dan pelayanan di Gereja.

Senada dengan itu, Maria Marian menyampaikan terima kasih kepada Pastor Paroki bersama Dewan Pastoral Paroki yang dinilai telah meringankan beban umat. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan kejelasan mengenai administrasi penerimaan Sakramen Baptis, Perkawinan, maupun Krisma dengan tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi umat yang beragam.

Maria Marian saat menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pastor Paroki dan DPP Paroki Arnoldus Janssen Malanu. Minggu, (5/7/2026). Foto/Yohanes Kossay.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pastor Paroki bersama Dewan Pastoral Paroki yang telah mengambil keputusan untuk meringankan beban umat. Semoga kami semua tetap mengikuti kehendak Tuhan dan menjadi saksi-saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sambutan positif dari umat Stasi Santo Yoseph Freinademetz Malasilen menunjukkan bahwa kebijakan tersebut menjadi langkah nyata Gereja dalam menghadirkan pelayanan yang lebih berpihak kepada umat. Umat berharap keputusan yang telah diambil dapat semakin mempererat kebersamaan, meningkatkan partisipasi dalam kehidupan menggereja, serta memperkuat pertumbuhan iman seluruh umat di lingkungan paroki.

Penulis: Yohanes KossayEditor: Yohanes Sole
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *