“Tentu semua aspirasi yang sudah disampaikan kami catat dan akan menjadi tanggungjawab moril bagi saya untuk secara sungguh-sungguh saya perjuangan melalui forum resmi di DPR” Esterlita Ethy Sagrim (Anggota DPR Papua Barat Daya)
Sorong, Detikpapua.Net – Anggota DPR Papua Barat Daya Esterlita Ethy Sagrim menggelar tatap muka bersama masyarakat dalam rangka pelaksanaan kegiatan Reses I tahun 2026. Pada momentum reses kali ini Ethy Sagrim menyambangi warga di dua distrik sekaligus yakni di Distrik Salawati dan Distrik Mariat, Kabupaten Sorong.
Dalam kegiatan di dua titik yang digelar pada bulan Maret 2026 ini, diawali pemaparan singkat oleh Legislator Esterlita Ethy Sagrim, terkait maksud dan tujuan kehadiran dirinya bersama masyarakat, baik yang berada di Distrik Salawati maupun Mariat, yang tidak lain adalah dalam rangka menunaikan Reses I di tahun 2026.

Selanjutnya, Ethy pun mempersilahkan warga yang hadir untuk berdialog dan menyampaikan kebutuhan-kebutuhan, aspirasi maupun saran kepada pemerintah, yang perlu dikerjakan dalam waktu singkat maupun dalam jangka panjang kedepan.
Usai menyampaikan pemaparan singkat, ia pun menampung sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat. Secara bergantian warga yang hadir pun menyampaikan ragam kebutuhan dan keluhan kepada sang wakil rakyat. Tercatat keluhan yang disampaikan masyarakat sebagaian besar masih di seputaran pelayanan dasar, yang memang sampai saat ini belum diperhatikan secara baik di wilayah tersebut.

Adapun sejumlah keluhan yang disampaikan masyarakat Distrik Salawati diantaranya terkait dengan kebutuhan listrik, yang mana saat ini warga masih menggunakan listrik yang bersumber dari tenaga surya (Solar cell). Warga mengeluh karena pasokan listrik tidak cukup memenuhi kebutuhan mereka selama 1×24 jam. Bahkan, jika hujan turun listrik tidak bisa menyala sama sekali.
Selain itu, warga Salawati tepatnya di Kampung Walian yang nota bene berprofesi sebagai nelayan, meminta agar pemerintah bisa memberikan bantuan perahu viber kepada masyarakat, agar mempermudah mereka dalam aktivitas pencarian nafkah di tengah laut. Warga juga menyampaikan keluhan lain seperti masalah air bersih, beasiswa pendidikan bagi anak-anak, pelayanan kesehatan dan lain sebagainya.
Keluhan yang sama juga disampaikan oleh masyarakat di Wilayah Distrik Mariat yang meminta agar pemerintah bisa memperhatikan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan serta ekonomi kerakyatan. Mereka meminta adanya beasiswa bagi anak-anak dengan mekanisme penyaluran yang adil dan merata.

Selain itu, warga juga meminta agar pemerintah bisa memperhatikan anak-anak lulus kuliah dan yang saat ini belum mendapatkan pekerjaan. Perlu adanya upaya dari pemerintah dalam penyediaan lapangan kerja serta adanya perhatian melalui bantuan guna mendongkrak geliat perekonomian masyarakat.
Warga berharap, kehadiran Anggota DPR Papua Barat Daya Esterlita Ethy Sagrim bisa menjadi jembatan yang akan mengantarkan dan memperjuangkan semua aspirasi mereka, sehingga bisa sampai kepada meja kebijakan untuk kemudian dijawab melalui program nyata dari pemerintah.
Dihadapan para konstituen, Kader PDIP yang kini duduk di Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan ini menjelaskan kegiatan reses yang ia lakukan merupakan agenda resmi kedewanan yang dilakukan diluar ruang sidang/kantor. Para wakil rakyat, sebut Ethy turun ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing, guna melihat dan mendengarkan secara langsung kebutuhan maupun aspirasi masyarakat.
Disamping itu, melalui kegiatan reses anggota DPR juga melakukan monitoring, dalam rangka pengawasan terhadap implementasi program pembangunan maupun pelayanan pemerintah di tengah masyarakat.
“Jadi kehadiran saya disini tentu untuk melihat dan mendengarkan secara langsung, apa yang menjadi kebutuhan ataupun aspirasi masyarakat. Tentu semua aspirasi yang sudah disampaikan kami catat dan akan menjadi tanggungjawab moril bagi saya untuk secara sungguh-sungguh saya perjuangan melalui forum resmi di DPR,” ujar Ethy.
Terkait permintaan masyarakat akan kebutuhan air bersih, layanan kesehatan, pendidikan dan ekonomi kerakyatan, Ethy menyebut tentu hal itu merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus diperhatikan pemerintah. Pihaknya, sebut dia melalui fungsi yang melekat akan mengawal aspirasi tersebut.
“Semua aspirasi yang disampaikan sudah kami catat dan akan menjadi tugas kami untuk mengawal sampai ke meja kebijakan. Tentunya kita berharap kedepan tidak ada lagi keluhan yang disampaikan masyarakat, khususnya dibidang kebutuhan dasar,” ucap Ethy sembari berpesan kepada masyarakat untuk terus mendukung pemerintah dalam pembangunan.
Dalam momen pertemuan reses tersebut, Legislator Ethy Sagrim menyempatkan diri membagikan bantuan talih asih kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung aman dan tertib serta dibalut nuansa keakraban dan kekeluargaan.












