Example floating
BeritaHomePapua Barat DayaPemerintahanPendidikanPeristiwa

Buka Mubes IV, Gubernur PBD Ajak Anggota Perppepmaksi Jadi Agen of Change

51
×

Buka Mubes IV, Gubernur PBD Ajak Anggota Perppepmaksi Jadi Agen of Change

Sebarkan artikel ini

“Saya percaya, Perppepmaksi memiliki potensi besar untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya cakap berorganisasi, tetapi juga mampu memberi warna positif di dunia kerja, pendidikan, pemerintahan, dan pelayanan sosial” Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si (Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat Daya)

Sorong, Detikpapua.Net – Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos meminta seluruh anggota Perkumpulan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa/i Klabra Seluruh Indonesia (Perppepmaksi) Provinsi Papua Barat Daya terus menjadi agen pemulihan, agen pembaharu dan perubahan (agen of change) di tengah masyarakat, dalam memulihkan tatanan sosial, mempererat persaudaraan dan menebarkan kasih di tanah Papua Barat Daya.

IMG-20260210-WA0021
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si mewakili gubernur dalam sambutannya, saat membuka kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) IV Perppepmaksi yang digelar di Gedung LPTQ, Aimas Unit I Kabupaten Sorong, Jumat (17/10/2025). Foto/Yohanes Sole

Hal ini disampaikan Gubernur yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat Daya Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si dalam sambutannya, saat membuka kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) IV Perppepmaksi yang digelar di Gedung LPTQ, Aimas Unit I Kabupaten Sorong, Jumat (17/10/2025).

Dalam penyampaiannya Dr. Sellvyana pertama-tama menaikan syukur kepada Tuhan, atas perkenan-Nya, sehingga kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan suasana penuh sukacita, semangat persaudaraan dan pengharapan. Ia pun mengutip pesan Pemazmur yang menjerit kepada Tuhan, memohon pemulihan atas bangsa yang terluka, tercerai-berai, dan kehilangan arah rohaninya. Seruan itu tidak sekadar doa, tetapi juga panggilan untuk bertobat, memperbaiki diri, dan menegakkan kembali nilai-nilai iman, kasih, persekutuan dalam kebersamaan dan juga keadilan.

Konteks ini sangat dekat dengan realitas masyarakat di Papua Barat Daya, yang baru melewati berbagai ujian, baik dalam kehidupan sosial, politik, maupun spiritual. Namun, belajar dari masa-masa sulit itu bahwa pemulihan bangsa, pemulihan daerah dan pemulihan hati hanya dapat terjadi bila kita menempatkan Tuhan sebagai pusat dari seluruh perjuangan.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si foto bersama peserta Mubes IV Perppepmaksi saat acara pembukaan yang digelar di Gedung LPTQ, Aimas Unit I Kabupaten Sorong, Jumat (17/10/2025). Foto/Yohanes Sole

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh kader dan anggota Perppepmaksi untuk menjadi agen pemulihan, pembawa terang Kristus/Agen pembaharu dan perubahan di tengah masyarakat, serta pelaku nyata dalam memulihkan tatanan sosial, mempererat persaudaraan, dan menebarkan kasih di tanah Papua Barat Daya ini,” ujar Dr. Sellvyana.

Ia melanjutkan, dunia saat ini bergerak cepat, tantangan digital, perubahan sosial, isu lingkungan dan gesekan identitas menuntut masyarakat, terutama generasi muda Perppepmaksi, untuk hadir dengan gagasan, integritas dan karya nyata.

Kepemimpinan transformatif berarti kepemimpinan yang membawa perubahan dari dalam yang berangkat dari hati yang melayani, pikiran yang terbuka dan semangat yang membangun. Sedangkan kepemimpinan inovatif menuntut kemampuan untuk berpikir kreatif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menggunakan teknologi dan ilmu pengetahuan untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Saya percaya, Perppepmaksi memiliki potensi besar untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya cakap berorganisasi, tetapi juga mampu memberi warna positif di dunia kerja, pendidikan, pemerintahan, dan pelayanan sosial,” sebut Dr. Sellvyana.

Lebih jauh ia menyebut, Papua Barat Daya adalah rumah bersama. Rumah yang indah ini dibangun atas dasar keberagaman suku, agama, budaya dan tradisi. Didalamnya, harmoni menjadi fondasi utama yang harus dijaga bersama. Beberapa waktu lalu sempat ada dinamika sosial dan politik. Namun, puji syukur, masyarakat tetap memilih damai. Ini adalah bukti bahwa semangat toleransi dan persaudaraan di Papua Barat Daya masih hidup dan kuat.

“Sebagai generasi muda Kristen, tugas kalian adalah menjadi penjaga damai (peacekeeper) di mana pun kalian berada. Jangan mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian, hoaks, atau isu yang dapat memecah belah masyarakat. Sebaliknya, jadilah jembatan yang menyatukan, bukan dinding yang memisahkan. Jadilah pelita yang menuntun masyarakat untuk tetap berjalan dalam kasih dan kebenaran,” ucap Dr. Sellvyana.

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memandang Perppepmaksi sebagai mitra strategis dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yaitu “Masyarakat Papua Barat Daya yang Maju, Mandiri dan Sejahtera Berbasis Pertumbuhan Ekonomi Lokal Sebagai Upaya Pembangunan yang Berkesinambungan dan Berkelanjutan.”

Perppepmaksi bukan hanya wadah pembinaan iman dan kaderisasi pemuda Kristen, tetapi juga kekuatan moral dan sosial yang dapat berperan aktif dalam memperkuat karakter, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, dalam semangat tersebut, pemerintah berharap agar Perppepmaksi menjadi mitra kolaboratif yang ikut menggerakkan perubahan positif di masyarakat, menanamkan nilai-nilai kasih, toleransi, dan solidaritas, serta berperan nyata dalam membangun Papua Barat Daya dari kampung hingga kota dengan dasar iman, integritas, dan semangat pelayanan untuk kesejahteraan bersama.

“Kita ingin melihat pemuda Perppepmaksi terlibat aktif dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Jadikan setiap program dan pelayanan sebagai bentuk nyata dari kasih Kristus yang bekerja melalui tangan-tangan kalian,” pesan Dr. Sellvyana.

Diakhir penyampaiannya, ia berharap melalui Mubes II Perppepmaksi Papua Barat Daya ini, akan lahir pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas, yang mampu membawa organisasi ini semakin maju, solid dan berdampak. Ia juga berharap Konferda ini menjadi ruang persekutuan yang menguatkan iman, memperkokoh solidaritas dan meneguhkan panggilan pelayanan bagi seluruh kader Perppepmaksi.

“Sebagaimana tertulis dalam Mazmur 80:19, ‘Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat’. Biarlah doa ini menjadi semangat dan arah perjuangan kita bersama, agar Papua Barat Daya yang kita cintai senantiasa diberkati, dipulihkan, dan menjadi tanah damai yang penuh kasih bagi semua,” tutup Dr. Sellvyana.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Biru-dan-Putih-Modern-Ucapan-Selamat-Menunaikan-Ibadah-Puasa-Instagram-Post-20260221-033120-0000