Sorong, Detikpapua.Net – Warga Aimas Kabupaten Sorong sangat antusias mengikuti kegiatan gerakan pangan murah, yang digelar Polda Papua Barat Daya bersama Polres Sorong di Alun-alun Aimas, Minggu (10/8/2025). Kehadiran para warga ini tidak lain ingin mendapatkan beras murah, yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

Sebagaimana diketahui, kegiatan gerakan pangan murah ini diprakarsai oleh Polda Papua Barat Daya bersama Polres Sorong, dengan menggandeng sejumlah pihak, termasuk BUMN, Bulog hingga Badan Pangan Nasional. Kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80, sekaligus dalam rangka membantu masyarakat ditengah melambungnya harga pangan, khususnya beras saat ini.
Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo S.I.K.,M.A.P melalui Direktur Binmas Kombes Pol M. Erfan, S.I.K, menjelaskan dalam kegiatan gerakan pangan murah tersebut, pihaknya menyiapkan 20 ton beras merk SPHP yang dijual dengan harga Rp 60.000 per karung kecil berisi 5 kilogram.

Ia menyebut, harga yang dibanderol pihaknya tebru lebih rendah dibandingkan harga di pasaran, yang mencapai 80-an ribu per karung 5 kilogram. Sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat, ia menyebut pangan murah tersebut terbuka untuk umum dengan syarat yang tidak begitu menyulitkan masyarakat.
“Setiap warga diperbolehkan membeli maksimal dua karung. Syaratnya cukup mencatat nama dan membayar tunai,” ujar Erfan yang diwawancarai di sela-sela kegiatan.
Ia menyebut kegiatan ini akan berlanjut pada Senin (11/8/2025) di sekitar Tugu Merah, dan dilaksanakan secara bergilir di sejumlah titik hingga 17 Agustus 2025. Ia berharap agar masyarakat yang mendapatkan pangan murah tersebut, tidak kemudian memperjualbelikannya kembali.

“Kami mengimbau agar beras murah ini tidak diperjualbelikan kembali,” kata Kombes Pol Erfan, didampingi Kepala Perum Bulog Cabang Sorong, Riyadi Muslim.
Kegiatan pangan murah yang digelar Polda Papua Barat Daya bersama Polres Sorong ini mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, khususnya masyarakat penerima.
Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya beras murah yang disediakan pihak penyelenggara. Pasalnya, saat ini harga beras di pasaran sangat mahal sehingga menyulitkan masyarakat ditengah situasi perekonomian yang tidak stabil saat ini.
“Kami sangat membutuhkan karena harganya murah, apalagi sekarang harga beras melonjak tinggi. Kalau bisa jangan hanya beras, tetapi juga minyak dan gula,” ujarnya.














