Jakarta, Detikpapua.Net – Dalam upaya mempercepat pengembangan sektor industri di wilayah Papua Barat Daya (PBD), Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya Dr. Sellvyana Sangkek, SE.,M.Si melaksanakan audiensi strategis dengan Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Dirjen IKMA) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, beserta jajarannya.

Pertemuan yang berlangsung pada Senin (24/08/2026) di Ruang Rapat Dirjen IKMA, Gedung Kementerian Perindustrian RI, Jakarta ini membahas sejumlah isu strategis terkait pengembangan beberapa sentra industri unggulan di Papua Barat Daya.
Fokus utama pembahasan meliputi:
Pemetaan Potensi Sentra Industri: Identifikasi komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi dikembangkan secara massal.

Peningkatan Kapasitas Produksi: Kebutuhan bantuan mesin, alat produksi, dan pelatihan SDM bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP).
Akses Pasar dan Sertifikasi: Strategi fasilitasi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), Halal, serta integrasi produk lokal ke dalam rantai pasok nasional melalui program P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri).

Infrastruktur Pendukung: Diskusi mengenai kebutuhan infrastruktur kawasan industri atau sentra kerajinan yang memadai di wilayah PBD.
Dirjen IKMA menyambut positif inisiatif Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Pihaknya menegaskan komitmen Kementerian Perindustrian untuk terus mendukung pemberdayaan IKM di daerah, termasuk di wilayah timur Indonesia, melalui berbagai program pembinaan teknis dan bantuan fasilitas.

“Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif Disperindag PBD. Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat adalah kunci untuk mengangkat potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi nasional,” ujar Dirjen IKMA dalam sambutannya.

Plt. Kadis Perindag PBD menyampaikan terima kasih atas keterbukaan dan dukungan penuh dari Direktorat Jenderal IKMA. Hasil dari audiensi ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan program nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan pelaku usaha di Papua Barat Daya.

















