Example floating
HUT-NKRI-81-2026
Berita

Bupati Raja Ampat Dorong Bahasa Inggris Diajarkan Sejak SD, Bekali Generasi Muda Hadapi Pariwisata Dunia

0
×

Bupati Raja Ampat Dorong Bahasa Inggris Diajarkan Sejak SD, Bekali Generasi Muda Hadapi Pariwisata Dunia

Sebarkan artikel ini

Raja Ampat, Detikpapua.Net – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mendorong penguatan kemampuan berbahasa Inggris bagi generasi muda sejak jenjang sekolah dasar. Kebijakan ini dinilai penting untuk mempersiapkan anak-anak Raja Ampat menghadapi perkembangan pariwisata daerah yang semakin terhubung dengan masyarakat internasional.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP., MM., M.Ec.Dev., saat menghadiri syukuran HUT ke-23 Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Keuskupan Manokwari-Sorong di SD Santa Maria Regina Waisai, Sabtu (22/8/2026).

1-20260801-232714-0000

Bupati mengatakan, kemampuan berbahasa Inggris tidak lagi dapat dipandang sebagai keterampilan tambahan, tetapi harus mulai dipersiapkan sebagai bagian dari bekal generasi muda Raja Ampat.

Menurutnya, posisi Raja Ampat sebagai salah satu destinasi wisata yang dikenal dunia menuntut masyarakat lokal, terutama generasi muda, memiliki kemampuan berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.

“Mulai kelas tiga sampai kelas enam, anak-anak kita harus sudah bisa mendapatkan pembelajaran bahasa Inggris,” ujar Bupati.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah tengah menjajaki kerja sama untuk menghadirkan metode pembelajaran bahasa Inggris yang sederhana dan mudah diterapkan oleh anak-anak sekolah dasar.

Program tersebut diarahkan bukan semata-mata untuk membuat siswa menguasai teori bahasa Inggris, tetapi agar mereka memiliki keberanian dan kemampuan berkomunikasi dalam situasi sehari-hari.

Bupati mencontohkan, pembelajaran dapat dilakukan secara bertahap dengan target penguasaan sejumlah kalimat sederhana yang dapat langsung digunakan dalam percakapan.

Dengan metode tersebut, anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal bahasa Inggris dari buku pelajaran, tetapi mampu menggunakannya ketika berinteraksi dengan orang asing.

Pariwisata Harus Membuka Ruang bagi Anak Raja Ampat

Bupati mengatakan, perkembangan pariwisata Raja Ampat harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat lokal. Karena itu, masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pertumbuhan industri pariwisata.

“Kalau wisatawan datang, masyarakat kita harus siap. Jangan sampai tamu datang ke Raja Ampat, tetapi anak-anak kita tidak bisa berkomunikasi dengan mereka,” katanya.

Menurut Bupati, penguasaan bahasa Inggris akan membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam berbagai bidang pariwisata, mulai dari pemandu wisata, pengelolaan homestay, transportasi laut, usaha kuliner, hingga berbagai usaha ekonomi kreatif.

Dengan demikian, pendidikan bahasa Inggris dipandang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Pendidikan Harus Menyesuaikan Potensi Daerah

Bupati menegaskan, pendidikan di Raja Ampat harus mampu menyesuaikan diri dengan karakter dan potensi daerah.

Raja Ampat, kata dia, memiliki kekayaan alam, budaya dan bahari yang menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai negara. Kondisi tersebut harus diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal.

“Pendidikan jangan hanya membuat anak-anak kita lulus sekolah. Kita harus membekali mereka dengan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujarnya.

Ia berharap sekolah-sekolah, termasuk sekolah yang dikelola YPPK, dapat mengambil bagian dalam penguatan kemampuan bahasa Inggris peserta didik.

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, sekolah, guru dan orang tua sangat diperlukan agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dari Sekolah Dasar untuk Masa Depan Raja Ampat

Bupati menilai pengenalan bahasa Inggris sejak sekolah dasar akan memberikan waktu yang cukup bagi anak-anak untuk membangun kemampuan secara bertahap.

Jika dimulai sejak kelas tiga dan dilanjutkan hingga kelas enam, siswa diharapkan sudah memiliki dasar komunikasi ketika memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Kalau sejak SD sudah mulai, nanti ketika mereka besar dan masuk ke dunia kerja, mereka sudah mampu berkomunikasi dengan baik,” pungkasnya.

Merah-dan-Putih-Modern-Selamat-Hari-Kemerdekaan-Republik-Indonesia-Banner-H-20260801-230602-0000
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2-20260805-175449-0001