Example floating
IMG-20260621-WA0028
Berita

APMM Puji Revitalisasi Pasar Remu, Serukan Kondusivitas dan Kamtibmas

2
×

APMM Puji Revitalisasi Pasar Remu, Serukan Kondusivitas dan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net – Asosiasi Pengusaha Muda Malamoi (APMM) memberikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap rencana revitalisasi Pasar Remu di Kota Sorong. APMM menilai langkah pemerintah tersebut merupakan program yang sangat brilian dan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan baik bagi para pedagang maupun pembeli di Pasar Remu.

Ketua Umum APMM Septinus Lobat, SH menyampaikan dukungan penuh atas pelaksanaan revitalisasi pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kota Sorong ini. Ia meyakini, dengan pembangunan dan pembenahan infrastruktur pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, akan berdampak positif baik bagi para pedagang maupun pembeli.

“Rencana revitalisasi Pasar Remu ini adalah program yang sangat brilian. Dengan fasilitas yang lebih baik, tertata rapi, dan lingkungan yang bersih, tentu akan menarik lebih banyak pembeli dan meningkatkan omzet para pedagang. Kami sangat mendukung langkah ini,” ujar Septinus Lobat saat diwawancarai awak media di salah satu Caffe di Kota Sorong, Jumat (24/07/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Septinus juga mengajak seluruh pedagang serta masyarakat luas untuk memberikan dukungan penuh dan kebersamaan dalam pelaksanaan program ini.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran situasi (Kamtibmas) di lingkungan sekitar pasar maupun lokasi relokasi sementara, agar proses pembangunan berjalan aman tanpa gangguan.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat dan pedagang untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Mari kita jaga situasi tetap kondusif, saling menghormati, dan hindari hal-hal yang dapat memicu ketegangan, sehingga seluruh rangkaian revitalisasi berjalan tenang dan lancar,” tambahnya.

Terkait hasil akhir pembangunan, Septinus menyampaikan harapan agar Pasar Remu yang baru nantinya benar-benar mengakomodasi para pedagang asli masyarakat Moi. Pihaknya meminta pemerintah memberikan perhatian khusus dengan menetapkan kuota khusus bagi pedagang asli Moi untuk menempati los maupun lapak di dalam pasar, agar mereka tetap menjadi bagian dari roda ekonomi di wilayahnya sendiri dan tidak tergeser oleh pihak lain.

“Harapan kami pelaksanaan revitalisasi berjalan lancar sesuai jadwal, dan pemerintah senantiasa menjaga komunikasi yang baik dengan para pedagang selama proses pembangunan berlangsung, sehingga tidak ada kendala yang menghambat jalannya kegiatan ekonomi masyarakat. Kemudian perlu ada kuota khusus bagi pedagang asli Moi didalam Pasar yang nanti dibangun,” pungkasya.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *