Example floating
Berita

Zeth Kadakolo Serap Aspirasi Warga Distrik Bagun: Rumah Guru, Air Bersih, dan Jalan Jadi Prioritas

8
×

Zeth Kadakolo Serap Aspirasi Warga Distrik Bagun: Rumah Guru, Air Bersih, dan Jalan Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net – Anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya, Zeth Kadakolo, SE.,MM, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun 2026 di Distrik Bagun pada Jumat, 21 Agustus 2026. Didampingi oleh Kepala Distrik Bagun, Komandan Rayon Militer (Danramil), serta perwakilan Kepala Seksi Polisi (Kapolsek), rombongan menyambangi masyarakat untuk mendengarkan langsung harapan dan kebutuhan yang mendesak di wilayah tersebut.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga datang dari berbagai penjuru kampung di Distrik Bagun, duduk berkumpul, dan dengan tulus menyampaikan apa yang selama ini mereka rasakan dan butuhkan. Saling berbagi cerita, mereka berbicara dengan nada harap yang tulus — bahwa perhatian pemerintah akan sangat berarti bagi kemajuan daerah mereka.

Rumah Guru: Kunci Anak-Anak Bisa Belajar dengan Baik

Permintaan pertama dan paling menyentuh hati adalah pembangunan perumahan bagi tenaga pendidik di Distrik Bagun. Warga menyampaikan bahwa saat ini belum ada tempat tinggal yang layak bagi guru-guru, sehingga banyak pendidik merasa sulit untuk menetap di sana.

“Kami mohon agar pemerintah membangun rumah untuk guru-guru kami — baik guru SD maupun SMP. Kalau guru betah tinggal di sini, anak-anak kami pasti akan lebih rajin dan semangat belajar,” ujar seorang warga dengan tulus.

Penampungan Air Bersih: Sumber Ada, Belum Tersalurkan Secara Merata

Masyarakat juga menyampaikan kebutuhan mendesak akan sarana penampungan air bersih. Warga menjelaskan bahwa sebenarnya ada sumber air di wilayah tersebut, namun debitnya relatif kecil dan belum ada wadah penampungan yang memadai. Dengan adanya penampungan, air dapat dikumpulkan dan didistribusikan secara merata ke seluruh kampung, sehingga warga tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Transportasi Laut: Menghubungkan Kampung dengan Kota

Terletak di wilayah kepulauan, akses transportasi laut menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Distrik Bagun. Warga memohon dukungan pemerintah untuk menyediakan sarana transportasi yang memadai — terutama sebuah perahu khusus bagi para guru, agar mereka dapat bepergian dengan aman antara tempat tinggal dan lokasi mengajar, serta menuju Kota Sorong jika diperlukan.

Selain itu, masyarakat juga meminta ketersediaan layanan transportasi umum yang menghubungkan rute Sorong–Kelamono dan Kelamono–Bagun, agar perjalanan warga menjadi lebih terjangkau, aman, dan teratur.

Tinggal 4 Kilometer Lagi — Harapan Besar di Ujung Jalan

Salah satu harapan terbesar masyarakat adalah kelanjutan pembangunan jalan penghubung dari Moldofok menuju pusat Distrik Bagun. Warga bersemangat menyampaikan bahwa jalan tersebut sudah sebagian besar terbangun — kini tersisa sekitar 4 kilometer yang belum selesai. Jika ruas jalan ini rampung, akses darat ke kota akan terbuka lebar, membawa dampak besar bagi perekonomian dan mobilitas warga sehari-hari.

Komitmen untuk Memperjuangkan di Tingkat Provinsi

Merespons seluruh aspirasi tersebut, Zeth Kadakolo menyatakan akan menjadikan usulan-usulan ini sebagai prioritas yang diperjuangkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk mendatang.

“Saya akan sampaikan dan dorong agar pembangunan rumah guru, penampungan air bersih, dukungan sarana transportasi, dan penyelesaian jalan Moldofok–Bagun menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya,” tegas Zeth di hadapan warga Distrik Bagun.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *