Example floating
IMG-20260621-WA0028
BeritaHome

Asosiasi Futsal Kota Sorong Serahkan Rekomendasi Penyelenggaraan Turnamen IPPM-NTT CUP VII

1
×

Asosiasi Futsal Kota Sorong Serahkan Rekomendasi Penyelenggaraan Turnamen IPPM-NTT CUP VII

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net – Pengurus Asosiasi Futsal Kota Sorong secara resmi menyerahkan surat rekomendasi pelaksanaan kepada panitia penyelenggara Turnamen Futsal IPPM-NTT CUP VII yang akan digelar pada 12-25 Juli 2026. Rekomendasi diserahkan langsung oleh Plt. Ketua AFK Kota Sorong Figo Kambu, Kamis (18/06/2026) dan diterima oleh panitia penyelenggara Tournament IPPM-NTT CUP VII.

Dalam arahannya, Plt. Ketua AFK Kota Sorong Figo Kambu, menegaskan bahwa rekomendasi yang dikeluarkan AFK merupakan syarat utama pelaksanaan tournament futsal baik di tingkat pusat maupun daerah sebagaimana Peraturan Federasi Futsal Indonesia (FFI) nomor 0191/FFl-LGUVlll-PER/2025 Tentang Tata Kelola Pemberian Rekomendasi Penyelenggaraan Kejuaraan Olahraga Futsal di Indonesia.

IMG-20260616-WA0007
Plt. Ketua AFK Kota Sorong Figo Kambu, saat menyerahkan rekomendasi kepada Panitia Penyelenggara Tournament IPPM-NTT CUP VII. Foto/Yohanes Sole

Ia menyebutkan, sesuai Peraturan FFI nomor 0191 tahun 2025, ditegaskan bahwa setiap penyelenggaraan kejuaraan futsal di seluruh wilayah Indonesia wajib mendapatkan rekomendasi tertulis dari FFI. Baik itu turnamen tingkat desa, kota, provinsi, hingga yang berskala nasional maupun internasional, tidak ada pengecualian.

“Kejuaraan yang diselenggarakan tanpa rekomendasi resmi akan dikategorikan sebagai Kompetisi Tidak Resmi atau Tarkam. Status ini membawa konsekuensi serius: seluruh hasil pertandingan, rekor, gelar juara, dan statistik tidak akan diakui, dicatat, maupun divalidasi dalam sistem data nasional FFI,” jelas Figo.

Ia pun membeberkan ancaman sanksi bagi pelanggar, pertama bagi penyelenggara: Dapat masuk daftar hitam, tidak diizinkan mengajukan izin di masa mendatang, hingga dilaporkan ke kepolisian. Berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, pelanggaran dapat diancam pidana penjara maksimal 2 tahun dan/atau denda hingga Rp 1 miliar.

Kedua, bagi pemain terdaftar: Pemain yang ikut serta dalam kompetisi tidak resmi dapat diskors mulai dari 6 bulan untuk pelanggaran pertama, hingga larangan bermain seumur hidup. Khusus pemain timnas, keikutsertaan dalam Tarkam berakibat langsung dicoret dari pemusatan latihan dan tidak dapat dipanggil kembali minimal 1 tahun. Ketiga Bagi wasit dan pelatih berlisensi: Dapat diskors atau dicabut lisensinya secara permanen. Keempat bagi klub profesional: Dapat dikenai denda, pengurangan poin, hingga larangan mengikuti kompetisi resmi.

“Peraturan ini disusun untuk menjamin standar mutu, keselamatan, dan keamanan dalam setiap pertandingan. Ini bukan untuk mempersulit, melainkan membangun jalur pembinaan yang jelas agar bakat-bakat muda bisa terdata dan berkembang secara terstruktur. Kami ingin futsal di Kota Sorong semakin profesional dan berdaya saing,” ujarnya Figo.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara tournament IPPM-NTT CUP VII yang telah proaktif mengajukan permohonan kepada AFK jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan, sehingga semua proses bisa terlaksana dengan baik. Pihaknya, lanjut dia, akan terus memberikan dukungan sehingga pelaksanaan tournament nantinya bisa berjalan aman dan sukses serta bisa menghasilkan output positif dalam pengembangan futsal di Kota Sorong.

“Asosiasi memberikan dukungan penuh dan rekomendasi ini sebagai bukti bahwa kegiatan disiapkan dengan benar, aman, dan berkelas. Kami berharap IPPM-NTT CUP VII dapat menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah menumbuhkan bakat-bakat muda di Kota Sorong,” harap Figo.

Diakhir penyampaiannya, Figo mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pecinta Futsal agar dapat mematuhi peraturan FFI tentang rekomendasi. Ia berharap agar kedepannya para penyelenggara tournament bisa mentaati semua peraturan yang ada, agar event-event tournament yang digelar bisa memberi dampak luas dalam perspektif industrialisasi futsal di Kota Sorong.

Sementara itu, perwakilan Panitia IPPM-NTT CUP VII menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan yang diberikan. Panitia menyambut rekomendasi tersebut sebagai landasan kuat agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar, adil, dan sesuai harapan masyarakat pencinta futsal.

Turnamen Futsal IPPM-NTT ini merupakan edisi ketujuh yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Nusa Tenggara Timur di Sorong. Kegiatan bertujuan mempersatukan pemuda melalui olahraga, mengembangkan kemampuan bermain, serta menjaga kedisiplinan dan sportivitas. Kegiatan direncanakan akan diikuti puluhan tim dari berbagai kelompok wilayah di Kota Sorong dan sekitarnya.

Penulis: Yohanes SoleEditor: Yohanes Kossay
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260616-WA0006