KOTA SORONG, DetikPapuaNet— Umat Katolik di Stasi Stasi Santa Maria Magdalena Bambu Kuning merayakan Hari Raya Paskah dengan penuh khidmat pada Minggu (5/4/2026). Perayaan Ekaristi ini mengangkat tema “Aleluya Aleluya Kristus Jaya Aleluya” dan Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Pastor Yohanes Gregorius Arkian Wuwur, SVD.

Sejak pagi, umat memadati gereja dengan suasana penuh penghayatan. Madah pujian dilantunkan oleh ibu-ibu stasi bersama WKRI Ranting Santa Maria Magdalena, yang turut menghadirkan nuansa khidmat dalam perayaan.

Dalam khotbahnya, Pastor Gregorius mengajak umat untuk memaknai kebangkitan Kristus sebagai sumber harapan baru dalam kehidupan. Ia menggambarkan bagaimana para murid Yesus sempat mengalami kebingungan dan kehilangan harapan saat menghadapi wafatnya Yesus.
“Mereka belum memahami peristiwa kebangkitan, bahkan sempat mengira kubur yang kosong sebagai tanda pencurian. Namun melalui tanda-tanda yang ada, iman mereka mulai tumbuh,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa iman seringkali hadir lebih dahulu sebelum manusia memahami secara utuh. Karena itu, umat diajak untuk tidak terjebak dalam “kubur-kubur” kehidupan seperti keputusasaan, luka batin, egoisme, dan kemalasan.

“Paskah adalah panggilan untuk bangkit, keluar dari kegelapan, dan berjalan menuju hidup yang baru,” tambahnya.
Perayaan ini menjadi momentum bagi umat untuk memperbarui iman dan meneguhkan harapan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.













