Example floating
IMG-20260325-WA0024
Berita

Terima SK Plt Ketua AFK, Santy Assem Siap Rangkul Semua Pegiat Futsal di Kabupaten Sorong

0
×

Terima SK Plt Ketua AFK, Santy Assem Siap Rangkul Semua Pegiat Futsal di Kabupaten Sorong

Sebarkan artikel ini

“Kita akan rangkul mereka semua untuk masuk dalam kepengurusan, sehingga kedepan kita bisa berjalan bersama, berkolaborasi dalam mengelola dan memajukan futsal di Kabupaten Sorong” Vincentia Santy Assem (Plt Ketua AFK Kabupaten Sorong)

Sorong, Detikpapua.Net – Vincentia Santy Assem menjadi satu-satunya perempuan dari 6 Plt Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten/Kota (AFK) se-Provinsi Papua Barat Daya yang mendapatkan SK resmi dari Pengurus Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua Barat Daya yang digelar di Kota Sorong pada Selasa (31/03/2026). Oleh Pengurus AFP PBD, Santy dimandatkan untuk menahkodai AFK Kabupaten Sorong.

Kepada awak media, Santy pertama-tama menyampaikan terimakasih kepada pengurus AFP Papua Barat Daya juga pengurus Federasi Futsal Indonesia (FFI), atas mandat dan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia pun menegaskan komitmennya untuk menjalankan mandat organisasi secara baik dan penuh tanggungjawab, demi kemajuan industri Futsal di Kabupaten Sorong.

“Pertama saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas mandat yang diberikan kepada saya menjadi Plt ketua AFK Kabupaten Sorong. Tentunya mandat yang diberikan ini menjadi tanggungjawab moril bagi saya untuk melaksanakan tugas dengan baik dan sungguh-sungguh,” ujar Santy saat diwawancarai usai acara penyerahan SK di Sorong Caffe, Kota Sorong, Selasa (31/03/2026).

Ia mengungkapkan, dalam acara penyerahan SK Plt, dirinya bersama sejumlah Plt ketua AFK lainnya mendapat sejumlah arahan yang disampaikan oleh Plt Ketua dan Sekretaris AFP Papua Barat Daya, khususnya terkait program kerja prioritas yang harus segera dilaksanakan di waktu kedepan.

Adapun sejumlah program kerja prioritas tersebut diantara segera melakukan konsolidasi dalam rangka melengkapi struktur kepengurusan di tingkat Kabupaten Sorong. Selain itu, pihaknya juga diminta untuk segera melakukan audiens dengan pemerintah daerah dalam rangka menjalin kemitraan, serta melakukan sosialisasi dan mendata semua club futsal di wilayah masing-masing.

Dalam hal kelengkapan struktur kepengurusan, Santy menegaskan bahwa dirinya akan membuka ruang seluas-luasnya kepada semua pegiat futsal di Kabupaten Sorong untuk turut ambil bagian dalam kepengurusan. Hal ini, sebut dia, penting agar melalui kolaborasi bersama, industri futsal di Kabupaten Sorong bisa berkembang dengan baik.

“Setelah ini kami akan mengundang semua pegiat futsal khususnya club-club futsal yang ada di Kabupaten Sorong. Kita akan rangkul mereka semua untuk masuk dalam kepengurusan, sehingga kedepan kita bisa berjalan bersama, berkolaborasi dalam mengelola dan memajukan futsal di Kabupaten Sorong,” ucap Santy.

Lebih jauh ia menerangkan, animo masyarakat di bidang olahraga futsal di wilayah Kabupaten Sorong sangat tinggi. Dari pengamatan pihaknya, Kabupaten Sorong juga menyimpan banyak sekali talenta futsal yang jika dikelola dan dikembangkan dengan baik, bisa melahirkan atlet-atlet futsal profesional, yang bisa mengharumkan nama daerah.

Pihaknya, lanjut dia, akan terus melakukan upaya-upaya dalam rangka kemajuan industri futsal di wilayah tersebut, dengan terus menjalin kolaborasi dan koordinasi bersama pemerintah daerah dan stakeholder yang lain. Dimana, salah satu kebutuhan utama saat ini adalah penyediaan fasilitas khususnya lapangan futsal yang representatif dan sesuai standart.

“Saya pikir di Kabupaten Sorog itu futsal peminatnya banyak, baik putra maupun putri. Jadi harapan saya kedepan mungkin akan ada koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Sorong untuk mendukung dan segera kita bisa menghadirkan lapangan futsal yang representatif dan sesuai standar,” ungkapnya.

Diakhir penyampaiannya, Santy kembali mengajak seluruh pecinta futsal di Kabupaten Sorong agar bersama-sama bergandengan tangan dalam upaya pengembangan olahraga futsal di wilayah tersebut. Sehingga kedepan event-event tournamen futsal tidak hanya digelar dalam rangka euforia atau hiburan semata, tetapi bisa menjadi ajang menjaring bibit atlet profesional dalam karier olahraga.

“Jadi kedepan kita adakan sebuah tournamen misalnya tidak hanya untuk hiburan atau euforia semata, tetapi bisa menjadi ajang untuk penjaringan bakat, yang kemudian bisa diorbitkan ke tingkat yang lebih tinggi. Tentunya ini akan menjadi pekerjaan kami yang akan segera dilakukan untuk bagaimana kita satukan komitmen dalam upaya pengembangan industri futsal di Kabupaten Sorong,” pungkasnya.

Penulis: Yohanes SoleEditor: Yohanes Kossay
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *