Example floating
IMG-20260325-WA0024
BeritaHomeLingkunganSosial & Budaya

Dari Hosana Menuju Salib: Umat Stasi Santo Yosef Freinademetz Hayati Misa Minggu Palma

0
×

Dari Hosana Menuju Salib: Umat Stasi Santo Yosef Freinademetz Hayati Misa Minggu Palma

Sebarkan artikel ini

SORONG, DetikPapuaNet—Perayaan Minggu Palma di Stasi Santo Yosef Freinademetz, Kota Sorong, berlangsung khidmat dan penuh penghayatan pada Minggu (29/3/2026), dimulai pukul 08.10 WIT. Ratusan umat Katolik memadati gereja untuk mengikuti misa yang menandai awal Pekan Suci. Bertempat di Gereja Katolik Stasi Santo Yosef Freinademetz, Kota Sorong.

Umat Katolik Stasi Santo Yosef Freinademetz, Kota Sorong, mengikuti prosesi daun palma dalam perayaan Minggu Palma, Perayaan ini menjadi tanda dimulainya Pekan Suci dengan ajakan untuk membaharui iman dan kerendahan hati. Minggu (29/3/2026), Foto/Yohanes Kossay.

Perayaan Minggu Palma tahun ini mengusung tema: “Hosana Bagi Putra Daud, Diberkatilah Dia yang Datang Dalam Nama Tuhan” (Matius 21:9).

Misa dipimpin sekaligus disampaikan khotbah oleh Pastor Yosef Ola Sabhe, SVD., Perayaan diawali dengan prosesi daun palma sebagai simbol kemenangan Kristus saat memasuki Yerusalem. Umat membawa daun palma sambil melantunkan puji-pujian, menciptakan suasana iman yang mendalam dan penuh kekhusyukan.

Dalam homilinya, Pastor Yosef mengajak umat untuk merenungkan perjalanan iman Yesus, termasuk saat menghadapi pencobaan di padang gurun. Ia kemudian mengajukan pertanyaan reflektif yang menggugah:
Sejauh mana kita berada dalam diri Yesus?”

Menurutnya, Minggu Palma menjadi momentum penting untuk membaharui diri secara rohani.

“Hari ini kita merias kembali diri kita untuk memasuki kota Yerusalem. Hiasi kembali diri kita dengan iman, kerendahan hati, dan kasih,” pesannya.

Ia juga menyampaikan ajakan yang sarat makna spiritual:
“Marilah kita menjadi seperti keledai yang dipakai untuk menunggangi Yesus menuju Yerusalem.”

Ajakan-ajakan tersebut menegaskan bahwa setiap umat dipanggil untuk merendahkan diri, setia, dan siap menjadi sarana dalam karya keselamatan Tuhan.

Perayaan berlangsung dengan partisipasi aktif umat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, orang muda, hingga orang tua, yang bersama-sama menghayati makna Minggu Palma sebagai awal perjalanan iman menuju sengsara dan kebangkitan Kristus.

Melalui perayaan ini, umat Stasi Santo Yosef Freinademetz di Kota Sorong diharapkan semakin mempersiapkan diri dalam memasuki Pekan Suci, dengan hati yang diperbarui serta komitmen iman yang semakin kuat.

Penulis: Yohanes KossayEditor: Yohanes Sole
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *