Sorong, Detikpapua.Net – Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong memberikan apresiasi dan penghargaan atas sejumlah gebrakan pembangunan yang telah dilakukan Walikota Sorong Septinus Lobat bersama Wakilnya H. Anshar Karim. Pernyataan ini disampaikan Forum Lintas Suku berkenaan dengan momentum satu tahun kepemimpinan Septinus – Anshar di Kota Sorong pada Jumat (20/02/2026).

Ketua Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong Yehezkiel Jafri mengatakan, kepemimpinan Septinus-Anshar telah menunjukkan keseriusan dalam mengurai sejumlah persoalan mendasar bahkan akut di Kota Sorong. Ia bahkan menyebut Septinus-Anshar sangat konsisten dengan apa yang mereka sampaikan saat kampanye, yang tentunya menjadi ciri seorang pemimpin yang berkualitas.
Ia menguraikan ada sejumlah gebrakan yang cukup fundamental dan sangat terasa dampaknya oleh masyarakat Kota Sorong, yang bahkan dikerjakan hanya dalam waktu satu tahun awal kepemimpinannya. Gebrakan pertama terkait penerapan program pendidikan gratis di Kota Sorong, yang sama sekali belum pernah dilakukan oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya. Sudah puluhan tahun Kota Sorong berdiri, baru kali ini pendidikan digratiskan.

Berikutnya upaya penanggulangan banjir yang mana saat ini secara serius dikerjakan oleh pemerintah. Memang tidak serta merta Kota Sorong bebas banjir, tetapi dampak yang terasa sudah mulai berkurang. Ia pun menyampaikan intuisinya bahwa tidak menutup kemungkinan kedepan warga Kota Sorong tidak akan khawatir lagi soal banjir.
“Kita juga lihat pemerintah serius mengurai masalah sampah di Kota Sorong dengan membenahi manajemen pengelolaan serta penyediaan sarana prasarana pendukung. Menurut catatan kami, tiga masalah ini yakni pendidikan, banjir dan sampah menjadi masalah yang paling dikeluhkan oleh masyarakat bahkan berlangsung bertahun-tahun lamanya. Kami bersyukur sekaligus memberikan apresiasi kepada Walikota Septinus Lobat dan Wakil Walikota H. Anshar Karim yang telah menunjukkan keseriusan dalam mengurai sejumlah persoalan ini,” ujar Yehezkiel saat menggelar jumpa pers di Sekretariat Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong, Jumat (20/02/2026).
Selain ketiga program diatas, Yehezkiel juga menyebut kepemimpinan Septinus Lobat dan Anshar Karim juga telah banyak menghadirkan gebrakan di sejumlah sektor seperti pelayanan kesehatan, ekonomi kerakyatan, infrastruktur, stabilitas sosial politik dan sebagainya. Pihaknya, juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang cukup serius yang diberikan walikota dan wakil walikota terhadap seluruh orang asli Papua (OAP) di Kota Sorong.
“Dari kacamata Lintas Suku Asli Papua, kami melihat bapak walikota dan wakil walikota sudah sangat memberikan perhatian yang serius dan adil bagi kami, terutama dalam mengurai setiap persoalan mendasar yang dialami oleh masyarakat asli Papua. Dibalik apresiasi ini, kami juga menyatakan komitmen untuk terus mendukung kepemimpinan bapak Septinus Lobat dan bapak Anshar Karim selaku walikota dan wakil walikota Sorong,” ungkapnya.
Senada disampaikan Sekretaris Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong Roymundus Nauw yang menyebut gaya kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Sorong sangat dekat dengan rakyat. Beberapa kali walikota dan wakil walikota selalu turun ke masyarakat, melihat kebutuhan-kebutuhan masyarakat langsung dari lapangan. Selanjutnya, mereka meramu kebijakan yang juga sangat sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
Nada apresiasi juga disampaikan Roymundus atas kepemimpinan Septinus Lobat dan Anshar Karim yang terus menunjukkan tren positif dalam gebrakan pembangunan, meski saat ini diterpa oleh badai efisiensi yang sangat berdampak pada kemampuan fiskal daerah. Namun hal itu tidak menjadi alasan, tetapi justru menjadi semacam cemeti yang memompa semangat dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
“Tentu harapan kami agar masyarakat ikut memberikan dukungan kepada Walikota dan Wakil Walikota dalam merealisasikan semua program pembangunan sebagaimana visi misi mereka. Satu tahun berjalan sudah sangat baik, mari kita dukung dengan terus menjaga situasi Kamtibmas agar semua program yang ada bisa dijalankan dengan baik dan sukses,” singkat Roymundus.















