Example floating
Home

Disela-sela Perayaan HUT PGI ke-23, Wabup Sorsel Tinjau Pembangunan Sekolah dan Gereja

23
×

Disela-sela Perayaan HUT PGI ke-23, Wabup Sorsel Tinjau Pembangunan Sekolah dan Gereja

Sebarkan artikel ini

Wayer, Detikpapua.Net – Wakil Bupati Sorong Selatan Yohan Bodori, S.Sos.,M.Tr.Ap melakukan peninjauan pembangunan sekolah dan Gedung Gereja GKI Jemaat Peniel di Kampung Wardik. Peninjauan ini dilakukan Wabup disela-sela kunjungannya dalam rangka menghadiri Perayaan HUT PGI Jalan Suci ke-23, yang dipusatkan di Kampung Wardik, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Sabtu (19/04/2025).

Wakil Bupati Sorong Selatan Yohan Bodori, S.Sos.,M.Tr.Ap saat melakukan peninjauan pembangunan Gedung Gereja GKI Jemaat Peniel di Kampung Wardik, Sabtu (19/04/2025). Foto/Yohanes Sole

Dalam kegiatan tersebut, wabup meninjau langsung secara dekat kondisi fasilitas dan aktifitas pelayanan baik di sekolah maupun lokasi Gereja Peniel. Di sekolah, wabup melihat bangunan sekolah dan ketersediaan sarana penunjang lainnya. Dimana dari penilaiannya kondisi bangunan sekolah dan aktifitas pelayanan sudah sangat baik. Hanya saja masih ada beberapa kekurangan kecil, termasuk ketersediaan rumah bagi guru-guru.

IMG-20260210-WA0021

Selanjutnya di lokasi Gereja GKI Jemaat Peniel, Wabup memantau kondisi pembangunan gedung gereja yang saat ini masih dikerjakan oleh jemaat setempat. Kondisi gedung baru tersebut belum selesai dikerjakan dan masih membutuhkan banyak asupan dana untuk mencapai tahapan finishing. Wabup juga bertemu dengan para pengurus gereja guna membahas terkait kegiatan pelayanan termasuk rencana kelanjutan pembangunan gedung gereja tersebut.

Kepada awak media, Wabup menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya pemerintah dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam aspek pendidikan maupun keagamaan berjalan dengan baik. Ia menekankan bawasanya pemerintah berkewajiban hadir untuk memberikan dukungan termasuk melalui penyediaan sarana prasarana penunjang.

Papan nama Gereja GKI Jemaat Peniel, Klasis Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan. Foto/Yohanes Sole

“Jadi disela-sela kunjungan kami ke Kampung Wardik dalam rangka menghadiri Perayaan HUT PGI ke-23, kami menyempatkan diri meninjau sekolah dan gereja GKI Peniel, kami juga berdiskusi dengan guru-guru dan pengurus gereja. Intinya pelayanan berjalan baik, hanya ada beberapa kekurangan yang kemudian kami selaku pemerintah siap mengambil peran memberikan dukungan,” ujar Wabup.

Untuk fasilitas penunjang di sekolah, Wabup mengaku kedepan akan menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya terkait penyediaan rumah-rumah guru. Ia mengatakan ketersediaan rumah guru sangat penting dan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan di sekolah. Guru akan betah dan selalu berada di tempat tugas ketika disediakan rumah.

“Ini akan menjadi perhatian kami kedepan, karena bagaimanapun rumah guru ini sangat penting, supaya mereka (para guru) bisa nyaman dan betah ada di tempat tugas. Begitu juga fasilitas lain yang masih kurang akan kita benahi secara perlahan di waktu kedepan,” sebut Wabup.

Sementara terkait pembangunan gedung Gereja Peniel yang sempat ia tinjau, Wabup menyebut juga akan menjadi tanggungjawab pemerintah untuk menyelesaikannya. Hanya saja pada kesempatan itu, wabup menyebut, kedepannya mekanisme pemberian bantuan ke lembaga keagamaan termasuk gereja akan dirubah dari yang perna dijalankan sebelum-sebelumnya.

Ia menyebut, panitia lembaga keagamaan tidak lagi mengelola secara langsung anggaran yang diberikan pemerintah, melainkan diserahkan kepada pihak ketiga yang dipercayakan pemerintah. Selanjutnya panitia hanya bersifat mengarahkan dan mengawasi proses pembangunan yang berjalan dan kemudian menerima penyerahan usai pekerjaan selesai dilakukan.

Hal ini, lanjut dia, dimaksudkan agar dapat mempermudah pemerintah dalam aspek pertanggungjawaban dana, sekaligus sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tepat guna, serta mencapai asas manfaat sebagaimana tujuan bantuan tersebut diberikan. Ia mengaku konsep ini sudah disampaikan kepada jemaat dan jemaat sangat mendukung.

“Kita ingin memastikan bantuan yang diberikan itu tepat sasaran, tepat guna dan bermanfaat. Kemudian dari sisi pertanggungjawabannya juga bisa lebih akuntabel, transparan dan sesuai dengan asas-asas pengelolaan keuangan daerah yang ada. Kebetulan jemaat dan masyarakat juga sangat mendukung formula ini, jadi kita coba terapkan kedepan,” sebut Yohan.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260210-WA0085