WAMENA, DETIKPAPUA.NET — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kampung Yogonima, Patris Itlay, memberikan bantuan hibah kepada empat mahasiswa Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua di Jayapura. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kampung Yogonima dalam mendukung penguatan pendidikan berbasis adat di Lembah Hugulama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (5/10/2026).

Empat mahasiswa penerima bantuan merupakan mahasiswa yang berasal dari Distrik Itlay Hisage dan Distrik Siep Kosi, Kabupaten Jayawijaya. Mereka masing-masing Holim Hisage dari Kampung Lukaken, Distrik Itlay Hisage; Felex Walilo dan Seldi Walilo dari Kampung Sekan, Distrik Siep Kosi; serta Edo Walalua dari Kampung Sekan Dalam, Distrik Siep Kosi.
Patris Itlay menjelaskan, meskipun secara administrasi keempat mahasiswa tersebut bukan berasal dari Kampung Yogonima, pihaknya tetap memberikan dukungan karena mereka memperoleh rekomendasi dari Sekolah Adat Hugulama.
Menurutnya, Sekolah Adat Hugulama memiliki keterkaitan erat dengan Kampung Yogonima sebagai salah satu tempat awal pengembangan pendidikan adat di wilayah Hugulama. Karena itu, dukungan terhadap mahasiswa tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral Pemerintah Kampung Yogonima.
“Bila dilihat dari aspek administrasi kampung, memang mereka bukan dari Yogonima, tetapi saya dukung karena mereka mendapat rekomendasi dari Sekolah Adat Hugulama. Sekolah Adat Hugulama mulai dibuka dari Kampung Yogonima, maka saya memberikan bantuan dengan tanggung jawab moral,” ujar Patris Itlay.
Ia mengatakan, orientasi pembangunan Kampung Yogonima ke depan tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan pendidikan adat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat di wilayah Hugulama.
Bantuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memenuhi komitmen kerja sama antara ISBI Tanah Papua dan Kampung Yogonima, sekaligus mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya dalam mempersiapkan SDM Papua Pegunungan yang berkualitas dan berdaya saing.
Masing-masing mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp2 juta. Bantuan tersebut diserahkan melalui utusan khusus Kepala Kampung Yogonima, Meki Hisage, di Kantor Veritas Law, Ruko Biru, di samping Caffe Sunshine and Library, Heram, Waena, Kota Jayapura, Papua.
Bantuan tersebut akan digunakan mahasiswa untuk memenuhi berbagai kebutuhan perkuliahan, seperti pembelian buku, alat tulis, pulpen, serta kebutuhan akademik lainnya.
Sementara itu, Edo Walalua yang mewakili rekan-rekannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kampung Yogonima atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut datang di tengah kebutuhan mahasiswa untuk memenuhi berbagai keperluan perkuliahan.
“Terima kasih banyak Bapak Kepala Kampung Yogonima karena kami menerima bantuan dari Bapak. Kami akan gunakan uang ini untuk membeli buku, pulpen dan kebutuhan lainnya. Kami juga akan membuat laporan penggunaan bantuan dan mengirimkannya kepada Bapak Kepala Kampung,” ujar Edo.
Ia berharap dukungan tersebut menjadi motivasi bagi mereka untuk terus menjalankan pendidikan dan membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan berbasis adat di wilayah Hugulama.












