Example floating
IMG-20260621-WA0028
Berita

Dr. Sellvyana Sangkek: Lembaga Pengembangan Noken Center Wadah Strategis Anyam Potensi Pemuda dan Ekonomi Masyarakat Adat

4
×

Dr. Sellvyana Sangkek: Lembaga Pengembangan Noken Center Wadah Strategis Anyam Potensi Pemuda dan Ekonomi Masyarakat Adat

Sebarkan artikel ini

Sorong, Detikpapua.Net – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Sellvyana Sangkek, SE., M.Si., hadir dalam acara pelantikan pengurus Lembaga Pengembangan Noken Center yang berlangsung di Hotel Kiryad, Kota Sorong, Sabtu (25/7/2026).

Diwawancarai awak media terkait kehadiran lembaga pengembangan noken center tersebut, Dr. Sellvyana menyampaikan pandangan strategis sekaligus arahan mendalam bagi pengurus yang baru saja dikukuhkan.

Dr. Sellvyana menegaskan bahwa Noken bukan sekadar tas anyaman, melainkan simbol kehidupan, tanggung jawab, dan keberlanjutan dalam budaya Papua. Sejalan dengan itu, Lembaga Pengembangan Noken Center harus menjadi wadah yang menjalankan tiga fungsi utama:

  • Menganyam kapasitas
    membekali pemuda OAP dengan keterampilan teknis, manajerial, dan kewirausahaan yang sesuai kebutuhan pasar modern tanpa mengikis identitas budaya.
  • menyimpan potensi
    menjadi inkubator ide kreatif, inovasi sosial, dan usaha mikro masyarakat adat agar tumbuh mandiri dan berkelanjutan; serta
  • memikul tanggung jawab pembangunan
    melahirkan kader pemimpin masa depan yang cerdas secara intelektual sekaligus berakar pada nilai luhur leluhur dan berintegritas moral tinggi.

Kepada para pengurus yang baru menerima mandat, Dr. Sellvyana memberikan tiga arahan pokok:

Pertama, jadikan Rapat Kerja sebagai peta jalan aksi nyata. Raker tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif. Setiap program kerja harus terukur, memiliki target jelas, dan dapat dieksekusi dalam 3–6 bulan ke depan. Fokus pada kegiatan yang langsung menyentuh pemuda di distrik-distrik, bukan hanya seremonial di kota. Libatkan tokoh adat dan mama-mama pengrajin agar perencanaan benar-benar berangkat dari bawah dan kontekstual.

Kedua, bangun kolaborasi, bukan kompetisi. Lembaga Pengembangan Noken Center tidak boleh bekerja sendiri. Sinergikan program dengan Dinas Koperindag & UKM untuk akses pasar dan pendampingan usaha, Dinas Pendidikan untuk integrasi kurikulum muatan lokal, Dekranasda untuk standardisasi produk kerajinan, serta organisasi kepemudaan seperti GAMKI maupun KNPI. Kekuatan lembaga ini ada pada kemampuannya menjadi jembatan antar pemangku kepentingan.

Ketiga, utamakan kualitas pendampingan, bukan kuantitas peserta. Lebih baik mendampingi 50 pemuda secara intensif hingga mampu berwirausaha atau memimpin komunitas, daripada melatih ratusan orang tanpa tindak lanjut. Gunakan pendekatan mentoring jangka panjang, libatkan praktisi bisnis dan tokoh sukses OAP sebagai pembina, serta bangun ekosistem di mana alumni saling mendukung.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berkomitmen penuh menjadikan Lembaga Pengembangan Noken Center sebagai mitra strategis pembangunan. Dukungan yang disiapkan meliputi penyediaan ruang kolaborasi di sentra ekonomi kreatif dan kawasan pendidikan vokasi, serta keterlibatan perwakilan lembaga ini dalam forum perencanaan pembangunan daerah agar suara pemuda OAP didengar dan diakomodasi. Meski demikian, dukungan pemerintah tidak akan bermakna tanpa integritas dan kerja keras pengurus.

“Jadilah lembaga yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada rakyat kecil. Jangan terjebak birokrasi atau politik praktis,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Dr. Sellvyana mengajak seluruh elemen untuk menyamakan tekad.

“Pelantikan hari ini adalah awal perjalanan panjang. Mari kita anyam masa depan Papua Barat Daya dengan ketekunan, kesabaran, dan cinta tanah air. Seperti noken yang kuat karena dianyam teliti, pembangunan daerah akan kokoh jika dibangun oleh tangan terampil dan hati tulus putra-putri terbaik PBD. Selamat bertugas, selamat berkarya, wujudkan Papua Barat Daya yang maju, mandiri, dan bermartabat,” pungkasnya.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *