Example floating
IMG-20260621-WA0028
BeritaHomeLingkunganPapua Barat DayaPendidikanSosial & Budaya

Akhiri Rangkaian Kunjungan Pastoral, Umat Santo Yakobus Rasul Harapkan Tak Ada Jarak antara Gembala dan Umat

0
×

Akhiri Rangkaian Kunjungan Pastoral, Umat Santo Yakobus Rasul Harapkan Tak Ada Jarak antara Gembala dan Umat

Sebarkan artikel ini

SORONG, DetikPapuaNet– Rangkaian kunjungan pastoral Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu resmi berakhir di Lingkungan Santo Yakobus Rasul, tepatnya di kediaman keluarga Yeremias Patty pada Rabu, (1/7/2026). Kunjungan yang dipimpin Pastor Kristianus Bidi, SVD bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP) tersebut menjadi penutup dari seluruh agenda kunjungan pastoral ke lingkungan-lingkungan dalam wilayah paroki. Pertemuan yang dipandu oleh Sekretaris DPP, Petrus Bolly Lamak, berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara gembala dan umat, mendengarkan aspirasi, serta mengevaluasi pelayanan pastoral.

Pastor Kristianus Bidi, SVD bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Umat Lingkungan Santo Yakobus Rasul foto bersama usai diskusi Pastoral. Rabu, (1/7/2026). Foto/Yohanes Kossay.

Dalam arahannya, Ketua DPP Yoseph Narahawarin, mengajak seluruh umat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta meningkatkan partisipasi dalam kehidupan menggereja. Ia juga mendorong keluarga-keluarga muda agar terbuka terhadap kehidupan sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan umat di lingkungan.

IMG-20260626-WA0038

“Kunjungan pastoral bukan sekadar agenda tahunan, tetapi kesempatan untuk mendengarkan suara umat, mempererat persaudaraan, dan memastikan setiap program pelayanan benar-benar menjawab kebutuhan umat di lingkungan,” ujar Ketua DPP.

Ketua DPP turut mengapresiasi keharmonisan hubungan antara umat asli Papua dan umat pendatang di Lingkungan Santo Yakobus Rasul. Menurutnya, semangat persaudaraan harus terus dipelihara agar kehidupan umat semakin kokoh. Ia juga mengingatkan pentingnya kehadiran umat dalam Perayaan Ekaristi setiap hari Minggu sebagai salah satu kewajiban umat Katolik. Para ketua lingkungan dan ketua stasi diminta terus membina serta mengingatkan umat agar tetap setia mengikuti Misa Minggu.

Sementara itu, Pastor Kristianus Bidi, SVD mengajak seluruh pengurus lingkungan untuk secara rutin mengevaluasi setiap program pastoral agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik. Ia juga mengimbau umat untuk tetap menjaga kekompakan, saling mendukung, serta segera melaporkan kepada pengurus apabila terdapat umat yang sakit maupun lanjut usia yang membutuhkan pelayanan pastoral.

Pastor Paroki Arnoldus Janssen Malanu, Pastor Kristianus Bidi, SVD (berdiri) saat menjawab pertanyaan dan keluhan umat Lingkungan Yakobus Rasul. Rabu, (1/7/2026). Foto/Yohanes Kossay.

Pastor Kris menjelaskan bahwa pelayanan Komuni Kudus bagi umat yang sakit dan tidak dapat mengikuti Perayaan Ekaristi di gereja masih dilaksanakan oleh pastor dan para suster. Namun, apabila kebutuhan pelayanan semakin meningkat, paroki akan mempertimbangkan pembentukan dan pelantikan prodiakon oleh uskup untuk membantu pelayanan Komuni Kudus di rumah-rumah umat.

“Melalui kunjungan pastoral ini, kami tidak hanya hadir untuk memberikan pembinaan, tetapi juga mendengarkan harapan umat. Semua masukan yang kami terima akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Gereja ke depan,” kata Pastor Kristianus Bidi, SVD.

Dalam sesi dialog, umat Lingkungan Santo Yakobus Rasul menyampaikan harapan agar Pastor Paroki bersama Dewan Pastoral Paroki lebih sering melakukan kunjungan ke rumah-rumah umat. Menurut mereka, kehadiran gembala secara langsung di tengah keluarga-keluarga Katolik akan semakin mempererat hubungan antara pastor dan umat, menghilangkan sekat dalam komunikasi, serta memperkuat pendampingan iman dan pelayanan pastoral.

“Kami berharap Pastor bersama Dewan Pastoral Paroki dapat lebih sering mengunjungi rumah-rumah umat. Kehadiran gembala di tengah keluarga membuat kami merasa diperhatikan dan didampingi, sehingga tidak ada lagi jarak antara gembala dan umat,” ungkap salah seorang perwakilan umat.

Sebagai tindak lanjut dari berakhirnya rangkaian kunjungan pastoral ini, Pastor Paroki bersama Dewan Pastoral Paroki dan seluruh perwakilan umat akan melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap hasil kunjungan di setiap lingkungan. Evaluasi tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai masukan, tantangan, dan kebutuhan umat sebagai dasar penyusunan program pelayanan pastoral ke depan, sekaligus memperkuat pelaksanaan program kerja Dewan Pastoral Paroki pada periode berjalan agar semakin efektif, partisipatif, dan menjawab kebutuhan umat.

Melalui rangkaian kunjungan pastoral ini, Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu menegaskan komitmennya untuk terus membangun Gereja yang hadir di tengah umat melalui pelayanan yang dekat, mendengarkan, dan berjalan bersama umat. Aspirasi yang dihimpun selama kunjungan pastoral diharapkan menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pastoral serta memperkuat peran Dewan Pastoral Paroki dalam melayani seluruh umat.

Penulis: Yohanes KossayEditor: Yohanes Sole
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260627-133308