Example floating
BeritaHomeKabar LegislatorLingkunganPapua PegununganPendidikanSosial & Budaya

Kunjungi STT Arastamar Wamena, Senator Arianto Kogoya Soroti Pentingnya Kampus Berkualitas di Papua Pegunungan

0
×

Kunjungi STT Arastamar Wamena, Senator Arianto Kogoya Soroti Pentingnya Kampus Berkualitas di Papua Pegunungan

Sebarkan artikel ini

WAMENA, DetikPapuaNet— Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, SE, mengunjungi kampus Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena untuk melihat secara langsung kondisi pendidikan serta aktivitas akademik mahasiswa di lembaga tersebut. Kunjungan tersebut berlangsung di Kampus STT Arastamar Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (4/3/2026).

Wakil Ketua I Bidang Akademik STT Arastamar Wamena, Dr. Drs., Edi Rantetasak, M.M., saat memberikan keterangan kepada wartawan DetikPapuaNet. Rabu,(4/3/2026). Foto/Yohanes Kossay.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STT Arastamar Wamena, Dr. Drs., Edi Rantetasak, M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Senator Arianto Kogoya yang dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan pendidikan di wilayah Papua Pegunungan.

IMG-20260210-WA0021

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Arianto Kogoya yang telah berkunjung ke kampus kami. Kunjungan ini memang terjadi secara mendadak sehingga kami tidak memiliki banyak persiapan, tetapi kami sangat bersyukur karena beliau datang untuk melihat langsung kondisi kampus, sekolah, dan mahasiswa kami,” ujar Edi.

Ia menjelaskan bahwa STT Arastamar Wamena telah berdiri sekitar 18 tahun dan menjadi salah satu lembaga pendidikan tinggi yang berkomitmen membangun sumber daya manusia Papua, khususnya di wilayah pegunungan.

Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena. Rabu,(4/3/2026). Foto/Yohanes Kossay.

Menurutnya, kampus tersebut juga memiliki jaringan pendidikan yang cukup luas di Papua dengan sekitar 17 sekolah yang tersebar di beberapa daerah, seperti Manokwari, Nabire, Timika, Asmat, dan Merauke, dengan pusat pengelolaan berada di Wamena.

Edi Rantetasak mengatakan bahwa STT Arastamar saat ini memiliki beberapa program studi, antara lain Teologi, Sosiologi, Pendidikan (S1 dan S2), serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Program-program tersebut disiapkan untuk membangun generasi muda Papua agar mampu menjadi pemimpin masa depan.

Selain itu, pihak kampus juga sedang mempersiapkan berbagai dokumen untuk meningkatkan status lembaga dari sekolah tinggi menjadi institut atau universitas, yang rencananya akan diajukan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Agama.

“Kami berharap aspirasi ini juga dapat diperjuangkan oleh perwakilan Papua di tingkat nasional, baik di DPD RI maupun DPR RI, agar kampus ini dapat berkembang dan menolong lebih banyak anak-anak Papua memperoleh pendidikan tinggi di daerahnya sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, dari sisi sumber daya manusia, STT Arastamar Wamena memiliki tenaga dosen yang cukup kompeten, dengan lebih dari 10 dosen bergelar doktor dan lebih dari 10 dosen bergelar magister, serta terus melakukan peningkatan kualifikasi pendidikan bagi para tenaga pengajar.

Sementara itu, Arianto Kogoya menilai bahwa keberadaan STT Arastamar Wamena merupakan aset penting bagi pengembangan sumber daya manusia di Papua Pegunungan.

Anggota DPD RI dari dapil Provinsi Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, SE, saat mengunjungi kampus Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena. Rabu,(4/3/2026). Foto/Yohanes Kossay.

“Kami melihat lembaga ini telah bekerja luar biasa selama kurang lebih 18 tahun dan sudah melaksanakan hampir 10 kali wisuda. Hal yang membanggakan adalah sekitar 90 persen hingga hampir 100 persen mahasiswa di kampus ini adalah Orang Asli Papua,” ujar Arianto.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi seperti STT Arastamar perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar dapat terus berkembang.

Ia berharap ke depan kampus tersebut dapat meningkatkan statusnya menjadi institut atau universitas, sehingga dapat membuka lebih banyak program studi yang dibutuhkan masyarakat Papua Pegunungan.

“Jika kampus di daerah sudah memiliki kualitas yang baik, maka anak-anak kita tidak perlu lagi keluar daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Mereka bisa belajar di daerah sendiri dengan biaya yang lebih terjangkau,” katanya.

Arianto menegaskan bahwa sebagai anggota DPD RI yang membidangi pendidikan, kesehatan, sosial budaya, dan agama, dirinya akan terus menyerap aspirasi masyarakat di daerah dan menyampaikannya kepada pemerintah pusat untuk diperjuangkan.

Penulis: Yohanes Kossay Editor: Yohanes Sole
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Biru-dan-Putih-Modern-Ucapan-Selamat-Menunaikan-Ibadah-Puasa-Instagram-Post-20260221-033120-0000