Example floating
Berita

Masyarakat Raja Ampat Diajak Hadiri Ibadah Natal Gabungan di Waisai

6
×

Masyarakat Raja Ampat Diajak Hadiri Ibadah Natal Gabungan di Waisai

Sebarkan artikel ini

Waisai, Detikpapua.Net – Ketua Panitia Natal Gabungan ASN, TNI–Polri dan Masyarakat Raja Ampat, Muhiddin Tafalas, S.Hut, M.Si, mengajak seluruh masyarakat Raja Ampat untuk hadir dan mengikuti Ibadah Natal Gabungan yang akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 17.00 WIT, di Gedung Pari Convention Center Waisai.

Muhiddin Tafalas kepada media di Kotq Waisai- Raja Ampat, Selasa (6/1/2026) menyampaikan bahwa perayaan Natal Gabungan ini terbuka untuk umum dan menjadi momentum penting mempererat persaudaraan, kebersamaan, serta toleransi antarumat beragama di Kabupaten Raja Ampat.

Ibadah Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dengan subtema “Melalui Natal Kita Bangun Sinergi KORPRI, TNI, POLRI dan Masyarakat untuk Raja Ampat yang Damai dan Sejahtera.”

Perayaan Natal Gabungan akan dipimpin oleh Pastor John Bunay, Pr., serta dimeriahkan dengan pujian dan kesaksian iman oleh Viktor Hutabarat, penyanyi rohani nasional.

Kegiatan ini dijadwalkan dihadiri oleh Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, S.IP, MM, M.Ec.Dev, Wakil Bupati Raja Ampat Drs. Mansyur Syahdan, M.Si, unsur Forkopimda, ASN, TNI–Polri, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam menegaskan bahwa perayaan Natal Gabungan ini bukan hanya ruang ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan toleransi yang terus dijaga di Raja Ampat.

“Perayaan Natal Gabungan ini tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan toleransi yang terus kita jaga. Keberagaman adalah kekuatan sosial yang harus dirawat melalui kerja bersama dan saling menghormati,” ujar Orideko.

Ia menambahkan, keterlibatan lintas agama dalam struktur kepanitiaan merupakan fondasi penting dalam menjaga kedamaian sosial dan keberlanjutan pembangunan daerah.

“Ketika umat Muslim dan Nasrani dapat bekerja bersama dengan tulus, maka kedamaian akan terjaga dan pembangunan dapat berjalan dengan baik. Inilah fondasi Raja Ampat yang aman, damai, dan produktif,” katanya.

Menurut Orideko, nilai kasih dan kepedulian yang lahir dari perayaan Natal diharapkan tercermin dalam pelayanan publik dan kehidupan bermasyarakat.

“Semangat Natal harus menjadi dorongan moral untuk melayani dengan hati, bekerja dengan integritas, serta menjaga Raja Ampat sebagai rumah bersama yang sejahtera bagi semua,” pungkasnya.

Panitia berharap kehadiran masyarakat dapat semakin memperkuat harmoni sosial dan semangat persatuan dalam membangun Raja Ampat yang rukun, damai, dan sejahtera.

Penulis: Yohanes SoleEditor: Yohanes Kossay
height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *