Example floating
BeritaHome

Perkuat Konsolidasi di Papua Barat, FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni Resmi Dilantik

42
×

Perkuat Konsolidasi di Papua Barat, FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini

Bintuni, Detikpapua.Net – Sebagai bagian dari organisasi kemasyarakatan pemuda yang bernaung di dalam wadah Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, FGM GKI terus memperkuat jejaring dan konsolidasi diberbagai tingkatan baik garda, distrik, kabupaten kota maupun pengurus wilayah.

Sebagaimana diketahui bahwa FGM GKI di Tanah Papua merupakan wadah pembinaan pemuda GKI untuk berpolitik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, politik, HAM, lingkungan, gender dan pemerintahan. Wadah ini telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM serta Kesbangpol sebagai OKP resmi di Indonesia.

IMG-20260210-WA0021
Gambar: DPC FGM GKI Kab Teluk Bintuni Yang dilantik tanggal 19 Juli 2025

Tepat di tanggal 18- 19 Juli 2025, dilakukan pembekalan dan pelantikan pengurus DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni. Pembekalan dan orientasi pengurus berjalan dengan baik dan sukses di gedung sekolah Tiranus Jemaat GKI Via Dolorasa Bintuni. Pembekalan dilakukan pada tanggal 18 Juli 2025, dengan menghadirkan beberapa pemateri kunci dari DPW FGM GKI Papua Barat diantaranya Dr. Soleman Imbiri, SP., M.Si yang menyajikan materi organisasi dan kepemimpinan; Melianus Ajoi, SE., M.Si sebagai narasumber materi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga DPC FGM GKI di Tanah Papua’’. Peran Pemuda Gereja dalam Pengawasan Pelayanan Publik oleh Siltonus Disyan Paa, S. HI, Kepala Kesbangpol KabupaTen Teluk Bintuni.

Dinamika pembekalan dan orientasi pengurus berjalan cukup baik, diskusi yang cukup impresif sebab FGM GKI di lihat sebagai organisasi kader yang memiliki prospek strategis dalam perpolitikan di Tanah Papua maupun Indonesia, sebagaiman Press release yang di terima awak media ini.

Selanjutnya sesi akhir kegiatan ini yakni pelantikan dilakukan pada Sabtu 19 Juli 2025, dimana turut hadir dan menyaksikan upacara organisasi dan pelantikan serta memberikan sambutan antara lain : Drs. Dominggus Mandacan, M.Si selaku Ketua Umum Dewan Kurator FGM GKI Provinsi Papua Barat sekaligus Gubernur Papua Barat Periode 2025-2030; Prof. Dr. Ir. Sepus Fatem, S.Hut., M.Sc sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah FGM GKI Papua Barat; Dr Markus Waran ST., MT selaku tokoh muda GKI di Provinsi Papua Barat; Bupati Teluk Bintuni Yohanes Manibui, SH, M.SH, Dr Onasius P Matani, S.Hut., M.Si selaku Sekretaris FGM GKI Papua Barat, Tim Kerja FGM GKI Papua Barat serta Pimpinan Klasis GKI, Dewan Kurator FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni serta pengurus harian FG M GKI Kabupaten Teluk Bintuni.

Acara pelantikan dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Piter Solissa, S.Th dengan mengangkat bacaan dari kitab 5:13-16 yang menyoroti tentang Peran Pengikut Kristus Sebagai Garam dan Terang Dunia. Pesan bacaan tersebut yakni FGM harus berbuah dan mengarami dunia ditengah dinamika pembangunan. Buah kesaksian, persekutuan dan pelayanan menjadi mutlak bagi FGM GKI di Kabupaten Teluk Bintuni.

Menurut hamba Tuhan itu, peran dan karya FGM GKI akan terkonfirmasi dari lingkungan sosial. Dengan demikian publik dan lingkungan sosial termasuk gereja dan warga akan menjadi kontrol dan sumber konfirmasi dari manfaat kehadiran FGM GKI di tengah masyarakat, pungkasnya.

Setelah ibadah, dilanjutkan upacara organisasi dan pelantikan PDC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni Periode masa bhakti 2025-2028. Terpilih sebagai Ketua Umum DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni Ibu Rita Bosawer, SE sebagai ketua Umum. Dalam sambutanya, Ketua FGM GKI Teluk Bintuni menyampaikan ucapan terima kasih dan dukungan semua pihak sehingga pelantikan bisa dilakukan.

Gambar: Penyerahan Pataka FGM GKI Oleh Ketua DPW FGM GKI Papua Barat ke Rita Bosawer SE., Selaku Ketua DPC FGM GKI Teluk Bintuni.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan oleh DPW FGM GKI Provinsi Papua Barat yang diberikan kepada kami DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni dan juga pemerintah daerah kabupaten Teluk Bintuni yang mendukung kegiatan ini,” ungkap Rita Bosawer, SE mewakili jajaran pengurus FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni sebagaimana press release yang diterima media ini.

Ibadah dan acara Pelantikan berjalan lancar. Sambutan lain dalam cara tersebut disampaikan oleh Dr. Markus Waran ST. MT yang memberikan motivasi bagi pengurus FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni untuk mempersiapkan diri belajar melalui FGM GKI sebagai organisasi kader guna merebut masa depan yang jaya dan kepemimpinan. Beliau juga menekan tentang penting partipasi pemuda GKI dalam berbagai posisi dan peran di lembaga eksekutif maupun legislatif.

Gambar: Sambutan Dr. Markus Waran Sebagai Tokoh Muda GKI di Provinsi Papua Barat.

Sambutan selanjutnya oleh Ketua DPW FGM GKI Papua Barat, Prof. Dr. Sepus M Fatem, S.Hut., M.Sc, yang memulai dengan mengajak semua hadirin bersyukur atas acara pelantikan FGM GKI Kab Teluk Bintuni. Hari ini menandai FGM GKI, Pemuda GKI bangkit dan berdiri bersama semua orang, bersama gereja dan pemerintah untuk merajut kebersamaan dalam membangun kabupaten Teluk Bintuni.

“Ada 4 hal penting yang perlu saya sampaikan dalam acara pelantikan ini. Pertama kepada ibu ketua DPC dan Jajaranya selamat dan sukses atas amanah dan keperceayaan yang diberikan sebagai DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni masa bhakti 2025-2028, ingat bahwa salah satu ciri pemimpi yang sukses itu 90 persen kerjanya sebagai pendengar yang baik,” ujar Fatem.

Gambar: Pelantikan DPC FGM GKI Teluk Bintuni oleh Pengurus FGM GKI Papua Barat Didampingi Drs. D. Mandacan, M.Si sebagai ketua Dewan Kurator FGM GKI Papua Barat Sekaligus Gubernur Papua Barat.

“Jadilah pendengar atau suka mendengar saran dan masukan dari anggota dan publik dalam mengelola dan demi organisasi FGM GKI Kab Teluk Bintuni,” tambah Fatem.

Kedua, lanjut Fatem, melakukan konsolidasi organisasi, pelantikan DPC dan DPAC dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan termasuk menatap pesta politik 2030 dalam pemilu kada dan pemilu legislatif. Ketiga, Kita bertanggungjawab penuh dalam membuat FGM GKI sebagai organisasi yang tampil beda, produktif dan bermanfaat. Pembekalan dan orientasi pengurus yang dilakukan selama sehari yakni tanggal 18 Juli 2025 menunjukkan bahwa FGM GKI bukan organisasi spanduk atau organisasi baliho yang muncul berjamuran dimana2 dan temporer seperti OKP pemuda lainnya. FGM GKI adalah organisasi kader yang membangun platform bekerja berbeda dengan organisasi lainnya.

Sambungnya bahwa, Pembekalan dan orientasi pengurus memberikan makna kepada kita bahwa kita memulai menyiapkan orang sebelum melaksanakan tugas, mengenali diri dan peran dalam organisasi sebelum bekerja. Itu adalah spirit dari FGM GKI di Tanah Papua, papar ketua FGM GKI Papua Barat.

Sebelum mengakhiri sambutan, Ketua FGM GKI Papua Barat itu mengatakan bahwa agenda di internal FGM GKI ke depan yakni Raker FGM GKI Se tanah Papua pada Agustus 2025 di Provinsi Papua Selatan dan Kongres II FGM GKI di Tanah Papua yang akan dilakukan di Kabupaten Raja Ampat pada Oktober 2025.

“Ingat bahwa FGM GKI harus bermimpi menjadi organisasi politik, berubah dari ormas menuju orpol. Ini penting agar mampu membawa kepentingan masyarakat Papua dan gereja ke tingkat pusat. Memang tidak mudah karena membutuhkan SDM dan jaringan politik yang kuat ke depan, Papar Mantan Ketua PAM GKI Petrus Amban itu,” pesan Fatem.

Lebih lanjut dirinya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Drs. Dominggus Mandacan, MSi selaku Ketua Umum Dewan Kurator FGM GKI Papua Barat sekaligus Gubernur Papua Barat dan sesepuh GKI yang senantiasa memberikan dukungan perhatian bahkan bersedia hadir menyisikan waktu untuk memberikan sambutan dan motivasi bagi semua anak-anak Muda GKI dan Anak-anak di Tanah Papua, pungkasnya.

Gambar: Sambutan Ketua Umum FGM GKI Papua Barat, Prof. Dr. Sepus M. Fatem.

“Bapak adalah sumber inspirasi dan motivasi bagi kami anak-anak muda. Kefiguran dan keteladanan Bapak telah menjadi roll model dan semangat bagi lahirnya pemimpin muda, berbakat dan tokoh muda politik lainya di Tanah Papua, Papua Barat dan juga di gereja termasuk FGM GKI Papua Barat dan di tanah Papua. Dan ini yang sedang dikerjakan oleh FGM GKI. Mari kita pikirkan dan siapkan lagi replikasi dari Dominggus Mandacan jilid I, jilid II jilid III dan seterusnya di tingkat kabupaten kota dan provinsi Papua Barat,” ungkap Sepus Fatem seraya menutup sesi sambutan disambut tepuk meriah oleh tamu undangan sekalian di Aula GSM GKI Viadolorosa Bintuni.

Selanjutnya sambutan Bupati Teluk Bintuni yang memberikan apreasi dan dukungan atas pelantikan FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni. Tentunya FGM GKI akan menjadi organisasi mitra bagi pemerintah. Ditambahkannya bahwa diera kontemporer ini, tantangan yang dihadapi gereja dan dunia semakin kompleks, yang mencakup isu sosial, ekonomi, budaya, teknologi hingga lingkungan hidup. Untuk menyikapi zaman yang bergerak makin cepat dan dipenuhi dinamika ini, ia berharap pemuda gereja tidak boleh hanya aktif dalam kegiatan ibadah semata, tetapi harus mampu menjawab berbagai tantangan masa kini dengan bertransformasi menjadi agen perubahan yang memberi jawaban nyata secara kontekstual dan relevan. Panggilan zaman ini harus dijawab oleh generasi muda gereja dengan cerdas, kritis dan penuh tanggung jawab, papar Bupati Manibuy.

Sebagai usaha mendukung penguatan peran pemuda khususnya pemuda GKI di Tanah Papua sebagai bagian dari pondasi dan strategi pembangunan daerah Kabupaten Teluk Bintuni yang lebih andal dan inovatif kedepan, ia mengaku sangat menyambut baik proses pelantikan ini.

Dengan dilantiknya kepengurusan FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni ini kiranya akan menjadi daya dorong yang kuat untuk menghadirkan pembaharuan dalam berbagai bidang, antara lain: memperjuangkan kreativitas dan inovasi kewirausahaan, menjadi penggerak utama di bidang lingkungan atau eko-teologi, memperjuangkan advokasi hak asasi manusia dengan keberpihakan pada kebenaran dan keadilan.

Selanjutnya FGM juga dapat menjadi pelopor dan pemberdaya literasi digital dan sosial dengan membentuk kesadaran kritis dan tanggap terhadap isu-isu sentral di masyarakat, menjadi promotor dialog lintas iman untuk melawan radikalisme, menjadi pelopor perubahan yang membangun dan memberdayakan masyarakat lokal, dan lain sebagainya.

Gambar: Sambutan Bupati Teluk Bintuni Dalam cara Pelantikan DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni, 19 Juli 2025.

Lebih lanjut Bupati Bintuni mengatakan bahwa Dalam konteks hubungan dengan pemerintah daerah, FGM Kabupaten Teluk Bintuni saya harapkan juga dapat menjalankan fungsi kolaboratif dan kemitraan dengan baik, yakni menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pada prinsipnya, untuk seluruh program kerja FGM yang selaras dengan prinsip pembangunan yang partisipatif, berkelanjutan, dan berkeadilan pemerintah daerah selalu siap memberi dukungan dan sinergi penuh. Bergandeng tangan bersama mewujudkan masyarakat yang enerjik dan andal menuju Teluk Bintuni yang smart dan inovatif, paparnya menutup sesi sambutannya.

Dalam sambutan sebagai Ketua Umum Dewan Kurator FGM GKI Papua Barat sekaligus Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, M.Si memberikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni masa bhakti 2025-2028. Sebagai gubernur dan pribadi dan keluarga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak sehingga kembali lagi memimpin Papua barat sebagai seorang gubernur.

“Doamu, doaku, doa ibu bapak. Doa para hamba Tuhan, doa istri dan anak, kami telah terpilih dan dipercayakan kembali memimpin Provinsi Papua Barat,” ujar Mandacan.

Gambar: Drs. D. Mandacan, M.Si memberikan Sambutan Sebagai Ketua Dewan Kurator dan Gubernur Papua Barat pada acara Pelantikan DPC FGM GKI Kabupaten Teluk Bintuni.

“Segera lakukan koordinasi dan konsolidasi di internal organisasi dan mendorong banyak kader FGM untuk hadir dan berorganisasi di FGM. FGM harus menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah menyelesaikan persoalan bangsa, negara dan masyarakat adat serta gereja, ujar Ketua Umum Dewan Kurator FGM GKI papua Barat,” sambung Mandacan.

Ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat senantiasa mendukung semua kegiatan sosial kepemudaan maupun kegiatan kerohanian dalam rangka mewujudkan Papua barat yang aman, maju dan bermartabat. Sebagai Gubernur Papua Barat dan Ketua FGM GKI Papua Barat di akhir sambutan dirinya secara simbolik menyerahkan bantuan paket susu dan beberapa bahan makanan minuman kepada Pengurus FGM GKI Teluk Bintuni untuk didistribusikan kepada warga masyarakat yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni.

height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Biru-dan-Putih-Modern-Ucapan-Selamat-Menunaikan-Ibadah-Puasa-Instagram-Post-20260221-033120-0000