Sorong, Detikpapua.Net – Tokoh Perempuan Saireri, Laurina Raweyai, menyampaikan pesan kepada masyarakat dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026, agar bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, dan kehidupan bermasyarakat yang damai.
Laurina menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila perlu terus dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menyikapi berbagai perbedaan pandangan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat persatuan dan menjaga kehidupan yang damai. Masyarakat Papua, khususnya di Papua Barat Daya, harus bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan,” ujar Laurina.
Ia juga menyampaikan sikapnya untuk menolak paham separatisme yang mengarah pada Papua Merdeka, seraya mengajak masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan melalui cara-cara damai, dialog, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Menurutnya, perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang perlu dihormati. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu konflik maupun perpecahan.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 secara nasional mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Pemerintah juga menempatkan peringatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap persatuan, kedaulatan, dan nilai-nilai Pancasila.
Laurina mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat pentingnya menjaga persaudaraan, toleransi, ketertiban, dan persatuan, serta bersama-sama menciptakan suasana Papua Barat Daya yang aman dan kondusif.












