{"id":8028,"date":"2025-10-10T15:26:38","date_gmt":"2025-10-10T15:26:38","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=8028"},"modified":"2025-10-10T15:26:39","modified_gmt":"2025-10-10T15:26:39","slug":"gpdi-shekinah-waisai-wujudkan-iman-melalui-aksi-peduli-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2025\/10\/10\/gpdi-shekinah-waisai-wujudkan-iman-melalui-aksi-peduli-lingkungan\/","title":{"rendered":"GPdI Shekinah Waisai Wujudkan Iman Melalui Aksi Peduli Lingkungan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Raja Ampat, Detikpapua.Net &#8211;<\/strong> Komitmen untuk melayani dan memberi dampak nyata bagi masyarakat terus diwujudkan oleh Jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Shekinah Waisai, Kabupaten Raja Ampat. Melalui berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan lingkungan, gereja ini menunjukkan bahwa pelayanan tidak hanya sebatas kegiatan rohaniah, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap Jumat sore, jemaat GPdI Shekinah secara rutin melaksanakan kegiatan \u201cPeduli Lingkungan\u201d di berbagai titik strategis di Kota Waisai. Pada Jumat (10\/10\/2025), aksi kerja bakti dilakukan di area Pantai WTC hingga kawasan Cottage Aska, dengan melibatkan seluruh jemaat yang membersihkan pesisir, memungut sampah, dan menata kawasan pantai.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1000429364-700x400.jpg?v=1760109874\" alt=\"\" class=\"wp-image-8029\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pendeta Yudhi Abdullah, selaku gembala jemaat kepada RajaAmpatNews menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program \u201cJumpa Berlin\u201d (Jumat Pagi Bersih Lingkungan) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, sekaligus wujud tanggung jawab moral gereja dalam menjaga keindahan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami ingin berpartisipasi menjaga kebersihan kota sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Selain mendukung program Jumpa Berlin, kegiatan ini juga bentuk dukungan kami terhadap aktivitas wisata di Kota Waisai sebagai gerbang utama pariwisata Raja Ampat,\u201d ujar Pdt. Yudhi Abdullah.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa aksi peduli lingkungan tersebut sudah dilakukan untuk ketiga kalinya bersama jemaat, dan akan terus menjadi agenda rutin.<br>\u201cIni sudah kali ketiga kami lakukan. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan rasa<br>kasih dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami percaya kebersihan adalah bagian dari kesaksian iman,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1000429361-700x400.jpg?v=1760109886\" alt=\"\" class=\"wp-image-8030\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pdt. Yudhi juga menegaskan bahwa pelayanan yang dijalankan GPdI Shekinah tidak bersifat eksklusif atau hanya berfokus pada kegiatan rohani semata, melainkan terbuka terhadap kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDalam kepelayanan, kami tidak eksklusif atau hanya monoton pada hal-hal rohaniah. Kami juga terlibat dalam kegiatan yang ada faedahnya bagi masyarakat \u2014 hadir, membantu, dan berkontribusi nyata,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia mencontohkan sejumlah kegiatan yang telah dan akan dilakukan oleh GPdI Shekinah:<br>1. 24 Agustus 2025, digelar kegiatan \u201cSemarak Kemerdekaan\u201d dengan pertandingan futsal internal antar kelompok jemaat \u2014 Bapak-bapak melawan kaum muda, Ibu-ibu melawan remaja putri, serta anak-anak Sekolah Minggu. Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Raja Ampat ini menjadi ajang kebersamaan jemaat dan bukti bahwa gereja tidak alergi terhadap kegiatan sekuler seperti olahraga.<br>2. 30 September 2025, diselenggarakan \u201cSemarak Shekinah Kreasi Sehari\u201d, sebuah ajang kreativitas jemaat dalam rangka memperingati HUT ke-77 GPdI masuk di Tanah Papua. Kegiatan ini menghadirkan pasar kuliner, penjualan suvenir dan kaos, taman mini \u201cShekinah Garden\u201d, serta lomba CCA, hafalan ayat, dan cerita Alkitab untuk anak-anak Sekolah Minggu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1000429359-700x400.jpg?v=1760109906\" alt=\"\" class=\"wp-image-8031\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><br>3. Program Shekinah Peduli Lingkungan, yang telah dilakukan sebanyak tiga kali sejak awal September, dengan fokus di area perkotaan dan pesisir Waisai \u2014 termasuk kawasan Pantai WTC, patung lumba-lumba, dan Cottage Agropora. Dalam kegiatan ini, jemaat tidak hanya mengumpulkan sampah, tetapi juga mengolah daun dan tanah menjadi pupuk kompos, sementara sampah lainnya dibuang ke TPS.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTarget kami adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat, pelaku usaha, dan stakeholder terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Saat ini masih banyak yang belum peduli terhadap sampah dan dampaknya terhadap wajah kota,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan-kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap Jumat sore, sebagai bentuk komitmen gereja untuk terus hadir dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1000429356-700x400.jpg?v=1760109918\" alt=\"\" class=\"wp-image-8032\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dengan semangat pelayanan yang terbuka dan partisipatif, GPdI Shekinah Waisai menunjukkan bahwa iman tidak hanya diukur dari ibadah, tetapi juga dari tindakan nyata dalam menjaga kebersihan, kreativitas, dan kebersamaan untuk kemajuan Raja Ampat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Raja Ampat, Detikpapua.Net &#8211; Komitmen untuk melayani dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":8033,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11,42],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-papua-barat-daya"],"aioseo_notices":[],"views":27,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8028"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8028\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8034,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8028\/revisions\/8034"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8033"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8028"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}