{"id":6577,"date":"2025-07-31T23:57:22","date_gmt":"2025-07-31T23:57:22","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=6577"},"modified":"2025-07-31T23:57:23","modified_gmt":"2025-07-31T23:57:23","slug":"ketua-umum-bpp-kapp-ajak-semua-gerbong-bersatu-jangan-ribut-di-organisasi-nanti-orang-lain-ambil-paket-pekerjaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2025\/07\/31\/ketua-umum-bpp-kapp-ajak-semua-gerbong-bersatu-jangan-ribut-di-organisasi-nanti-orang-lain-ambil-paket-pekerjaan\/","title":{"rendered":"Ketua Umum BPP KAPP Ajak Semua Gerbong Bersatu: \u201cJangan Ribut di Organisasi, Nanti Orang Lain Ambil Paket Pekerjaan\u201d"},"content":{"rendered":"\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>&#8220;Untuk khusus Kamar Adat Pengusaha Papua di Papua Barat Daya, saya berharap mereka bersatu dengan teman-teman di pihak sebelah, yaitu Gerbong Thomas Baru, juga Tuan Hara dan teman-temannya. Jangan kita ribut di organisasi,\u201d Musa Haluk, SE.,M.M.<\/p>\n<\/blockquote>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Sorong, Detikpapua.Net\u2014 <\/strong>Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kamar Adat Pengusaha Papua (BPP KAPP), <strong>MUSA HALUK, SE., M.M., <\/strong>menyampaikan pesan penting soal persatuan dalam organisasi pengusaha adat Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya. Dalam momentum Konferensi Daerah (Konferda) I BPD KAPP Papua Barat Daya yang digelar di Hotel Luxio, Kota Sorong, Kamis, 31\/7\/2025. Musa berharap agar seluruh pihak yang masih berada di luar struktur KAPP resmi dapat bergabung dan berhenti terjebak dalam konflik internal.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>&#8220;Untuk khusus Kamar Adat Pengusaha Papua di Papua Barat Daya, saya berharap mereka bersatu dengan teman-teman di pihak sebelah, yaitu Gerbong Thomas Baru, juga Tuan Hara dan teman-temannya. Jangan kita ribut di organisasi,\u201d tegas Musa Haluk.<\/p>\n<\/blockquote>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Musa menilai, perpecahan di internal organisasi hanya akan merugikan orang asli Papua sendiri karena perhatian terpecah, sementara peluang usaha dan proyek pembangunan diambil pihak lain dari luar.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>&#8220;Kalau kita ribut soal paket pekerjaan, itu kita akui wajar dalam dunia usaha. Tapi kalau ribut di organisasi, kita tidak akan dapat apa-apa. Sementara kita sibuk konflik internal, orang luar yang ambil pekerjaan itu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Dalam pandangannya, proses pembentukan organisasi tandingan yang dilakukan oleh pihak lain tidak sah secara hukum dan prosedur. Ia pun mengajak seluruh pengusaha adat untuk kembali bersatu dan menghindari dualisme yang melemahkan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>&#8220;Apa yang mereka lakukan, dokumen dan prosesnya tidak benar semua. Kalau mereka merasa benar, silakan tempuh jalur hukum, tapi realitanya tidak bisa dipertanggungjawabkan,\u201d kata Musa menegaskan.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Musa Haluk menutup pernyataannya dengan ajakan terbuka agar para pengusaha adat dari berbagai gerbong untuk bergabung dalam wadah resmi KAPP demi mewujudkan Papua yang maju, adil, dan penuh keberpihakan kepada orang asli Papua.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>&#8220;Mari bergabung. Supaya kita kuat, supaya kita bisa berdiri sama tinggi dan tidak terus jadi penonton di tanah sendiri,\u201d tutupnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sorong, Detikpapua.Net\u2014 Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kamar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":6578,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11,34,42,31],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-6577","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah","category-papua-barat-daya","category-peristiwa"],"aioseo_notices":[],"views":351,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6577"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6577\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6580,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6577\/revisions\/6580"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6578"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6577"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=6577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}