{"id":4270,"date":"2025-04-11T05:17:31","date_gmt":"2025-04-11T05:17:31","guid":{"rendered":"https:\/\/detikpapua.net\/?p=4270"},"modified":"2025-04-11T05:17:31","modified_gmt":"2025-04-11T05:17:31","slug":"manajer-putra-doom-fc-sesalkan-kepemimpinan-wasit-saat-hadapi-persikos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/2025\/04\/11\/manajer-putra-doom-fc-sesalkan-kepemimpinan-wasit-saat-hadapi-persikos\/","title":{"rendered":"Manajer Putra Doom FC Sesalkan Kepemimpinan Wasit saat Hadapi Persikos"},"content":{"rendered":"\n<p>Sorong, Detikpapua.net \u2013 Manajer Putra Doom FC, Rinoldy Rumfeka, menyayangkan kepemimpinan wasit yang dinilainya merugikan timnya saat menjamu Persikos Kota Sorong, Kamis (10\/4\/2025), dalam laga putaran kedua Liga 4 Indonesia Regional Papua Barat Daya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Rinoldy, pertandingan antara Putra Doom dan Persikos berlangsung sengit, dengan jual beli serangan yang membuat laga berjalan menarik. Namun, ia menilai ada keputusan-keputusan wasit yang mencederai nilai sportivitas dan fair play.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya selaku manajer Putra Doom melihat pertandingan sore ini ada hal-hal yang mencederai nilai sportivitas dan fair play,\u201d kata Rinoldy kepada wartawan usai pertandingan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia mengaku kecewa karena menurutnya tim Putra Doom sudah bermain dengan pola permainan yang baik, namun harus menerima keputusan-keputusan wasit yang dianggap sangat merugikan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAnak-anak sudah bermain dengan sangat baik, pola permainan juga berjalan sesuai rencana. Tapi kami dirugikan oleh keputusan wasit yang tidak adil,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, Rinoldy berharap panitia pelaksana (Panpel), dalam hal ini Asprov PSSI Papua Barat Daya, segera melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit di Liga 4 regional ini agar menghasilkan pertandingan yang berkualitas.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/detikpapua.net\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2025-04-11-at-13.55.04-700x400.jpeg?v=1744348519\" alt=\"\" class=\"wp-image-4272\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>\u201cIni Liga 4 Indonesia, dan perdana di Papua Barat Daya. Saya harap ada evaluasi terhadap kepemimpinan wasit, agar pertandingan lebih enak ditonton dan benar-benar melahirkan tim berkualitas untuk mewakili Papua Barat Daya ke tingkat nasional,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, Rinoldy menekankan bahwa dalam Liga 4 Regional Papua Barat Daya ini, tidak boleh ada kepentingan tim tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTidak ada tuan rumah di sini. Jangan bawa kepentingan siapa pun. Ini Liga 4 Papua Barat Daya, bukan Liga 4 Kota Sorong atau Liga 4 Tambrauw. Semua kabupaten sama. Jadi saya harap wasit bisa netral dan memimpin pertandingan dengan baik agar nilai sportivitas dan fair play tetap terjaga,\u201d tandasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Senada dengan itu, Kapten Putra Doom FC, Matius Sera Maniani, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pertandingan yang menurutnya tidak mencerminkan jalannya laga.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHari ini kami bermain sangat baik. Kami sudah unggul dan seharusnya menang 1-0. Tapi keputusan wasit membuat kami kehilangan tiga poin,\u201d kata Sera dengan nada kecewa.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelatih Putra Doom, Dedy Darome, turut mengomentari jalannya pertandingan. Meski timnya tampil impresif, ia mengakui ada momen krusial yang menjadi titik balik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAnak-anak bermain luar biasa. Ada sedikit miskomunikasi di lini belakang yang menyebabkan penalti. Tapi soal keputusan wasit, saya serahkan kepada penonton untuk menilai,\u201d tutup Dedy.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sorong, Detikpapua.net \u2013 Manajer Putra Doom FC, Rinoldy&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4271,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[11,24,42],"tags":[65,64,120,119],"newstopic":[],"class_list":["post-4270","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-olahraga","category-papua-barat-daya","tag-berita-papua","tag-berita-terbaru","tag-liga-4-pssi-papua","tag-olahraga"],"aioseo_notices":[],"views":33,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4270","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4270"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4270\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4273,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4270\/revisions\/4273"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4270"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4270"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4270"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikpapua.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4270"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}